Suruh Wartawan Keluar, Prabowo Tunjuk Para Bos BUMN Malas dan Koruptif: Saya Minta Ganti!

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 29 April 2025 | 16:33 WIB
Suruh Wartawan Keluar, Prabowo Tunjuk Para Bos BUMN Malas dan Koruptif: Saya Minta Ganti!
Presiden Prabowo Subianto, mengultimatum para petinggi bos Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) saat town hall meeting BPI Danantara. Foto-Suara.com.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto, mengultimatum para petinggi bos Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) saat town hall meeting BPI Danantara yang digelar tertutup di Jakarta International Convention Center (JCC) pada Senin (28/4/2025), Prabowo tanpa tedeng aling-aling melontarkan teguran keras kepada jajaran direksi BUMN dan pengurus Danantara.  

"Ya (arahan dibuat) tertutup karena saya banyak negur juga direksi-direksi," ungkap Prabowo kepada awak media usai acara, mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut diwarnai dengan kritik tajam terhadap kinerja dan integritas para pejabat BUMN.  

Awalnya, acara tersebut dibuka untuk liputan media, termasuk saat CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, memberikan sambutannya. Namun, ketika giliran Prabowo menyampaikan arahannya, para awak media diminta untuk meninggalkan ruangan, menandakan bahwa pembicaraan yang akan disampaikan bersifat sensitif dan membutuhkan ruang privat.  

Ketertutupan acara ini semakin menguatkan dugaan bahwa Prabowo ingin menyampaikan pesan yang tegas dan lugas tanpa tekanan dari publik. Ketika ditanya secara spesifik mengenai isi teguran dan kepada siapa ditujukan, Prabowo hanya menjawab singkat, "Kan enggak enak kalau ditegur depan kalian (awak media)."  

Namun, Prabowo memberikan sedikit bocoran mengenai salah satu poin penting yang ia sampaikan, yaitu permintaan agar seluruh direksi BUMN dievaluasi secara menyeluruh, mencakup aspek kinerja, watak, dan akhlak. Ultimatum pun dilayangkan: direksi yang tidak berprestasi, malas, dan terlibat dalam praktik-praktik penyalahgunaan wewenang akan diganti tanpa ampun.  

"Kalau dia tidak berprestasi, kalau dia malas-malasan, kalau dia lakukan praktik-praktik yang enggak benar, menyalahgunakan wewenang, menyalahgunakan fasilitas, saya minta diganti," tegas Prabowo, menunjukkan komitmennya untuk menciptakan BUMN yang bersih dan profesional.  

Prabowo juga menekankan pentingnya meninggalkan praktik-praktik zaman dulu yang dinilai kurang efisien dan berpotensi menimbulkan praktik-praktik koruptif. Ia menginginkan adanya perubahan paradigma dalam pengelolaan BUMN, di mana efisiensi dan transparansi menjadi prioritas utama.  

"Tinggalkan praktik-praktik zaman dulu mungkin yang kurang efisien, atau ada praktik-praktik yang enggak benar harus ditinggalkan," ujarnya, mengisyaratkan bahwa BUMN di bawah kepemimpinannya akan mengalami transformasi besar-besaran.

Lebih lanjut, Prabowo meminta agar pegawai BUMN yang berprestasi diberikan kesempatan untuk promosi tanpa pandang bulu. Ia menolak adanya praktik pilih kasih atau nepotisme dalam internal BUMN.

baca juga

"Yang baik dari bawah dari dalam, kalau bisa dipromosikan, kalau tidak, cari ahli yang baik. Tapi tidak boleh yang tidak profesional," kata Prabowo, menekankan pentingnya meritokrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia di BUMN.

Prabowo juga menegaskan bahwa BUMN dan Danantara harus dikelola oleh anak-anak bangsa yang kompeten, tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, atau afiliasi politik. Ia ingin menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan profesional, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Ya saya bilang jangan memilih atas dasar suku, agama, ras, latar belakang atau atas dasar partai politik, tidak," ucap Ketua Umum Partai Gerindra itu, menegaskan bahwa BUMN harus menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, bukan kelompok tertentu.

Teguran keras Prabowo ini mengirimkan sinyal kuat bahwa ia akan mengambil tindakan tegas terhadap BUMN yang tidak berkinerja baik dan terlibat dalam praktik-praktik koruptif. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan BUMN, serta menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Prabowo tampaknya ingin membangun sebuah paradigma baru bagi BUMN, yang berlandaskan pada profesionalisme, integritas, dan pelayanan kepada rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evaluasi Direksi BUMN, Prabowo Ajak Muzani-Dasco Makan Siang di Istana

Evaluasi Direksi BUMN, Prabowo Ajak Muzani-Dasco Makan Siang di Istana

News | Selasa, 29 April 2025 | 15:32 WIB

Ngaku Ikhlas Mundur, Hasan Nasbi Siap Bantu Proses Transisi Kepala PCO Baru: Dengan Senang Hati

Ngaku Ikhlas Mundur, Hasan Nasbi Siap Bantu Proses Transisi Kepala PCO Baru: Dengan Senang Hati

News | Selasa, 29 April 2025 | 14:28 WIB

Danantara Kelola Kawasan GBK, Menteri Rosan: Itu Aset Besar

Danantara Kelola Kawasan GBK, Menteri Rosan: Itu Aset Besar

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 14:24 WIB

Terkini

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:52 WIB

×