Meski Pasar Global Lesu, RI Diyakini Bisa Kebanjiran Investor Industri Kendaraan Listrik

Achmad Fauzi

Selasa, 29 April 2025 | 19:55 WIB
Meski Pasar Global Lesu, RI Diyakini Bisa Kebanjiran Investor Industri Kendaraan Listrik
harga kendaraan listrik BYD M6 (Dok BYD)

Suara.com - Indonesia masih memiliki peluang menjadi pemain utama kendaraan listrik (EV) di dunia. Meskipun kekinian, adanya penurunan ermintaan kendaraan listrik secara global.

Anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin. Indonesia memiliki sejumlah keunggulan strategis yang mendukung ambisi tersebut. Salah satunya adalah kekayaan sumber daya alam yang sangat mendukung ekosistem kendaraan listrik, terutama untuk produksi baterai.

"Langkah hilirisasi ini mendorong tumbuhnya industri lokal yang tidak hanya mengekspor bahan mentah, tapi juga memproduksi komponen bernilai tinggi, termasuk baterai dan sistem penggerak kendaraan listrik," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Indonesia merupakan negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, mineral utama dalam pembuatan baterai EV. Tak hanya nikel, Indonesia juga memiliki cadangan tembaga, mangan, dan kobalt yang menjadi komponen penting dalam kendaraan listrik.

Kebijakan hilirisasi dan pelarangan ekspor bahan mentah yang diterapkan pemerintah juga memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok global.

Selain kekayaan sumber daya alam dan kebijakan hilirisasi, Mukhtarudin juga menyoroti posisi geografis Indonesia yang strategis di kawasan Asia Tenggara serta pasar domestik yang besar dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa.

Menurutnya, hal ini menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial dan pusat logistik regional untuk kendaraan listrik.

Masuknya berbagai investor asing juga menjadi bukti kepercayaan dunia internasional terhadap prospek industri kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu yang terbaru adalah investasi perusahaan asal China, Zhejiang Huayou Cobalt, dalam sektor baterai EV.

Meski begitu, Mukhtarudin mengingatkan pentingnya langkah konkret dari pemerintah untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Ia menekankan tiga hal utama, regulasi yang konsisten, percepatan pembangunan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya dan logistik, serta pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi.

baca juga

"Kami di Fraksi Golkar berkomitmen mendukung kebijakan yang berpihak pada penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional, demi mendorong kemandirian industri dan menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda," kata dia.

Tetap Berjalan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut hengkangnya LG dari proyek baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tak terlalu berpengaruh rencana pemerintah dalam skema “Indonesia Grand Package”.

Proyek ini mencakup pengembangan rantai pasok baterai EV secara terintegrasi, mulai dari penambangan hingga produksi baterai.

Sebagai bagian dari komitmen investasi tersebut, pada 3 Juli 2024, Presiden ke-7 Joko Widodo meresmikan pabrik sel baterai EV pertama di Indonesia yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini adalah hasil kerja sama antara Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution melalui PT HLI Green Power dan telah beroperasi dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 10 Gigawatt hour (GWh).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa secara keseluruhan proyek tidak mengalami perubahan mendasar. Yang terjadi adalah penyesuaian mitra investasi dalam struktur joint venture (JV).

"Secara konsep, pembangunan dari Grand Package ini tidak ada yang berubah. Infrastruktur dan rencana produksi tetap sesuai dengan peta jalan awal. Perubahan hanya terjadi pada level investor, di mana LG tidak lagi melanjutkan keterlibatannya pada JV 1, 2, dan 3 yang baru, dan telah digantikan oleh mitra strategis dari China, yaitu Huayou, bersama BUMN kita," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Rabu (23/4/2025).

Bahlil mengakui, ada kekhawatiran publik terkait dampak ketegangan geopolitik dan kondisi ekonomi global terhadap kelangsungan proyek.

"Perlu kami sampaikan bahwa proyek ini tidak terpengaruh oleh dinamika global seperti perang atau ketidakpastian ekonomi. Investasi senilai hampir USD8 miliar untuk pengembangan tahap berikutnya tetap berjalan. Groundbreaking tahap lanjutan direncanakan dilakukan dalam tahun ini, sehingga tidak ada penghentian atau pembatalan investasi sebagaimana yang mungkin dikhawatirkan masyarakat," beber dia.

Secara keseluruhan, Pemerintah kembali menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesinambungan proyek hilirisasi baterai kendaraan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Batalkan Proyek Baterai EV Indonesia, Investasi Lebih dari Rp300 T Lenyap

Investor Batalkan Proyek Baterai EV Indonesia, Investasi Lebih dari Rp300 T Lenyap

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 11:27 WIB

Proyek Baterai EV Tetap Jalan Meski LG Hengkang, Bahlil Ungkap Investor Pengganti

Proyek Baterai EV Tetap Jalan Meski LG Hengkang, Bahlil Ungkap Investor Pengganti

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 14:37 WIB

LG Batal Investasi Rp130 T Gara-gara Kebijakan RUU TNI, Adik Kandung Prabowo Bungkam

LG Batal Investasi Rp130 T Gara-gara Kebijakan RUU TNI, Adik Kandung Prabowo Bungkam

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 10:27 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×