Perusahaan Pengiriman Paket PHK 20 Ribu Karyawan, Apa Penyebabnya?

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Rabu, 30 April 2025 | 07:26 WIB
Perusahaan Pengiriman Paket PHK 20 Ribu Karyawan, Apa Penyebabnya?
Perusahaan pengiriman paket phk 20 ribu karyawan, apa penyebabnya?

Suara.com - Laba kuartal pertama United Parcel Service turun drastis. Tentunya estimasi pasar dan raksasa pengiriman paket itu segera melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya.

Sebanyak 20.000 pekerjaan bakal dipangkas untuk menurunkan biaya dalam ekonomi yang tidak menentu dan mengantisipasi volume yang lemah dari pelanggan terbesarnya, Amazon. Perusahaan tersebut bakal menghemat 3,5 miliar dollae pada tahun 2025 dari pemutusan hubungan kerja.

Lalu menutup 73 gedung sewa dan milik sendiri pada akhir Juni. Hal ini disebabkan tarif yang luas oleh Presiden AS Donald Trump telah memperlambat perdagangan dan menyebabkan perusahaan mengurangi biaya untuk mengantisipasi penurunan permintaan. Bagi perusahaan pengiriman paket, perlambatan tersebut kemungkinan akan mengurangi kebutuhan akan layanan pengiriman antarperusahaan.

“Tindakan yang kami ambil untuk mengkonfigurasi ulang jaringan kami dan mengurangi biaya di seluruh bisnis kami tidak bisa lebih tepat waktu,” kata CEO Carol Tome dilansir CNBC International, Rabu (30/4/2025).

Sementara itu, UPS mengatakan tidak memberikan informasi terbaru mengenai prospek tahun penuhnya karena ketidakpastian ekonomi, meskipun perusahaan tersebut menurunkan biaya melalui pemutusan hubungan kerja, penutupan gudang, peningkatan otomatisasi, dan penjualan aset.

“Penghapusan panduan 2025 kemungkinan akan menciptakan berbagai hasil yang mungkin sulit untuk ditanggung tanpa kejelasan makro yang lebih baik,” kata analis Evercore ISI Jonathan Chappell.

Tahun lalu perusahaan tersebut mengatakan telah memangkas 12.000 pekerjanya. Perusahaan tersebut memperkirakan pengeluaran antara 400 juta dollar hingga 600 juta dollae selama tahun 2025, terkait dengan tunjangan pemutusan hubungan kerja dan biaya terkait sewa.

Perusahaan pengiriman paket yang berkantor pusat di Atlanta itu pada bulan Januari memperingatkan bahwa mereka akan mempercepat rencananya untuk memangkas jutaan pengiriman untuk pelanggan terbesarnya, Amazon.com, yang menyumbang 11,8% dari total pendapatannya pada tahun 2024.

UPS juga menghadapi penurunan tajam dalam volume dari penjual e-commerce murah yang terkait dengan Tiongkok, Temu PDD.O dan Shein, setelah AS memutuskan bahwa mulai 2 Mei, mereka akan memungut tarif atas barang-barang yang bebas bea hingga $800 per penjualan individu. Pendapatan kuartal pertama UPS turun sedikit menjadi 21,5 miliar dollar AS tetapi mengalahkan ekspektasi Wall Street sebesar 21,05 miliar dollar AS. Hal ii  menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.

baca juga

Lalu, pendapatan segmen domestik AS tumbuh 1,4% menjadi 14,46 miliar dollar AS pada kuartal pertama, didorong oleh peningkatan kargo udara dan peningkatan pendapatan per potong, bahkan ketika volume menurun.
UPS membukukan laba per saham yang disesuaikan sebesar $1,49 dibandingkan dengan ekspektasi sebesar $1,38. Perusahaan pengiriman paket terbesar di dunia pada bulan Januari memperkirakan pendapatan tahunan sebesar $89 miliar dan margin operasi sekitar 10,8%.

Sementara itu, berapa perusahaan swasta telah melakukannya. Salah satunya adalah Coty mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya. Perusahaan akan memangkas sekitar 700 karyawan di seluruh dunia.

Keputusan PHK ini sebagai bagian dari inisiatif pemotongan biaya yang ditingkatkan, yang akan mewakili sekitar 5 persen dari total tenaga kerjanya. Kepala eksekutif Coty Sue Nabi menyoroti peraturan tarif, lanskap geopolitik baru, dan perubahan perilaku konsumen sebagai faktor yang memengaruhi keputusan tersebut.

Menurut pesan yang dikirimkan email iti , pemutusan hubungan kerja akan mulai dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini tentu membuat karyawan menjadi cemas atas pengumuman phk tersebut. Rencana tersebut juga mencakup perombakan organisasi di kantor regionalnya yang dikatakan akan memungkinkan pengambilan keputusan dan pelaksanaan yang lebih cepat, sistem perencanaan permintaan bertenaga AI, dan peningkatan jalur inovasinya.

Dalam pernyataan tersebut, perusahaan mengatakan rencana awal, yang dimulai pada tahun 2021, telah berhasil, dengan sekitar 700 juta dollar AS yang dihemat sejauh ini. Saham Coty telah turun sekitar 35 persen dalam enam bulan terakhir, karena perusahaan gagal mencapai estimasi triwulanan pada bulan Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:58 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Bidik Pasar Kerja Jerman hingga Jepang, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pelatihan Bahasa Asing Gratis

Bidik Pasar Kerja Jerman hingga Jepang, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pelatihan Bahasa Asing Gratis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Cak Imin Siapkan Kurikulum Pemberdayaan, Lulusan Madrasah dan Pesantren Ditargetkan Siap Kerja

Cak Imin Siapkan Kurikulum Pemberdayaan, Lulusan Madrasah dan Pesantren Ditargetkan Siap Kerja

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:02 WIB

The Ordinary Jackpot: Apa yang Berubah saat Karyawan Biasa Menang Lotre?

The Ordinary Jackpot: Apa yang Berubah saat Karyawan Biasa Menang Lotre?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Asing Kabur dari Big Bank RI, Saham BMRI Paling Banyak Dilepas!

Asing Kabur dari Big Bank RI, Saham BMRI Paling Banyak Dilepas!

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Hangat, Maskulin, dan Berkelas: 5 Parfum Aroma Spicy Woody yang Wajib Coba

Hangat, Maskulin, dan Berkelas: 5 Parfum Aroma Spicy Woody yang Wajib Coba

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Nyanyian dan Posko Makanan Gratis Ibu Hangatkan Bundaran HI Jelang Aksi Mahasiswa

Nyanyian dan Posko Makanan Gratis Ibu Hangatkan Bundaran HI Jelang Aksi Mahasiswa

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan

850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

7 Cara Daftar Kuota Antrean Aplikasi M-Paspor, Apa Saja Dokumennya?

7 Cara Daftar Kuota Antrean Aplikasi M-Paspor, Apa Saja Dokumennya?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Pembalut Kena PPN, Perempuan Harus Bayar Lebih untuk Kebutuhan Biologisnya?

Pembalut Kena PPN, Perempuan Harus Bayar Lebih untuk Kebutuhan Biologisnya?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Peugeot Motorcycles Akui Pede Bersaing di Segmen Skutik Premium dengan Mesin 125 cc

Peugeot Motorcycles Akui Pede Bersaing di Segmen Skutik Premium dengan Mesin 125 cc

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Memugar Bilik Retak Peradaban: 2 Tahun Kerja Prabowo-Gibran untuk Pendidikan

Memugar Bilik Retak Peradaban: 2 Tahun Kerja Prabowo-Gibran untuk Pendidikan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×