Kepercayaan Industri Awal 2026 Menguat, IKI Lebih Tinggi Dibanding Januari Tahun Lalu

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:57 WIB
Kepercayaan Industri Awal 2026 Menguat, IKI Lebih Tinggi Dibanding Januari Tahun Lalu
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
  • Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Januari 2026 mencapai 54,12, tertinggi sejak peluncuran November 2022.
  • Peningkatan IKI didukung stabilitas makroekonomi, termasuk suku bunga acuan BI-Rate tetap 4,75 persen.
  • Pelaku industri meningkatkan produksi karena antisipasi permintaan menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 2026.

Suara.com - Kepercayaan pelaku industri nasional menguat pada awal 2026. Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Januari 2026 tercatat sebesar 54,12, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menandai penguatan sentimen usaha di awal tahun.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Febri Hendri Antoni Arief, mengatakan capaian IKI Januari 2026 meningkat 1,02 poin dibandingkan Januari 2025. Kondisi tersebut mencerminkan perbaikan persepsi pelaku industri terhadap prospek usaha.

“Capaian ini juga lebih tinggi 1,02 poin dibandingkan Januari 2025, yang menandakan penguatan kepercayaan pelaku industri terhadap prospek usaha di awal tahun,” ujar Febri dalam rilis IKI Januari 2026 di Jakarta, dikutip Jumat (30/1/2026).

Selain mencatat peningkatan tahunan, IKI Januari 2026 juga naik 2,22 poin dibandingkan Desember 2025. 

Angka tersebut sekaligus menjadi capaian tertinggi sejak IKI pertama kali diluncurkan pada November 2022.

Penguatan kepercayaan industri pada awal tahun ini tidak terlepas dari kondisi makroekonomi yang relatif stabil. 

Kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75 persen dinilai memberikan kepastian bagi dunia usaha.

Stabilitas moneter tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah menjaga nilai tukar rupiah serta konsistensi pencapaian sasaran inflasi nasional periode 2026–2027. 

Ilustrasi Inflasi (Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi Inflasi (Pexels/Karolina Grabowska)

Di tengah tantangan global, arah kebijakan tersebut dinilai membantu pelaku industri dalam merencanakan kegiatan usaha.

Dari sisi aktivitas riil, kinerja manufaktur nasional masih berada pada fase ekspansi. 

Indeks PMI S&P Global Manufaktur Indonesia pada Desember 2025 tercatat sebesar 51,2 dan menandai ekspansi selama lima bulan berturut-turut.

Sejalan dengan itu, Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia pada Triwulan IV 2025 juga meningkat menjadi 51,86 persen dan diproyeksikan terus menguat pada Triwulan I 2026. 

Kondisi ini memperkuat sinyal positif terhadap keberlanjutan pertumbuhan industri.

Struktur IKI Januari 2026 menunjukkan perbaikan yang cukup merata. Dari 23 subsektor industri pengolahan, sebanyak 20 subsektor berada pada fase ekspansi dan hanya tiga subsektor yang masih mengalami kontraksi.

Subsektor yang berada di zona ekspansi tersebut memberikan kontribusi sebesar 94,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto industri pengolahan nonmigas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin: Kuasai 79% Pasar, Industri Pati Ubi Kayu Masih Terjepit Impor

Menperin: Kuasai 79% Pasar, Industri Pati Ubi Kayu Masih Terjepit Impor

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:11 WIB

Rp101,4 Triliun untuk BUMN Tekstil Baru, Saham-saham Ini Terbang!

Rp101,4 Triliun untuk BUMN Tekstil Baru, Saham-saham Ini Terbang!

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 15:15 WIB

Utilisasi Baru 43%, Kemenperin Pacu Industrialisasi Pati Ubi Kayu Nasional

Utilisasi Baru 43%, Kemenperin Pacu Industrialisasi Pati Ubi Kayu Nasional

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 13:28 WIB

Ekonom Sebut Kawasan Industri Pupuk Papua Ciptakan Transformasi Ekonomi Indonesia Timur

Ekonom Sebut Kawasan Industri Pupuk Papua Ciptakan Transformasi Ekonomi Indonesia Timur

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:51 WIB

Menperin Janji RUU Kawasan Industri Bisa Disahkan Dalam Waktu Dekat

Menperin Janji RUU Kawasan Industri Bisa Disahkan Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 10:16 WIB

Menperin: BUMN Tekstil Disiapkan, Dana Rp 100 Triliun Akan Digelontorkan

Menperin: BUMN Tekstil Disiapkan, Dana Rp 100 Triliun Akan Digelontorkan

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:39 WIB

Terkini

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:19 WIB

AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons

AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:48 WIB

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45 WIB

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:31 WIB

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:30 WIB

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:00 WIB

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB