Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:55 WIB
PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga
Klaster kelapa sawit, tambang emas dan industri kertas dinilai turut memperparah banjir Sumatera Utara. Foto: Permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sabtu (29/11) sebanyak 43 korban meninggal dunia di wilayahnya akibat banjir bandang pada Selasa (25/11/2025). [Antara]
baca 10 detik
  • Kementerian PU fokus memulihkan infrastruktur SDA Sumatera Utara dengan normalisasi Sungai Aek Doras di Sibolga pascabencana.
  • Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung pada Jumat (23/1/2026) untuk memastikan pengerukan sedimen berjalan optimal.
  • BBWS Sumatera II Medan menangani paralel sungai lain seperti Aek Habil, Aek Tukka, Aek Hajoran, Aek Garoga, dan Batang Toru.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot pemulihan infrastruktur sumber daya air (SDA) pascabencana di Sumatera Utara. Salah satu fokus penanganan dilakukan melalui normalisasi sedimentasi dan pembukaan kembali alur Sungai Aek Doras di Kota Sibolga.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari mitigasi risiko banjir sekaligus upaya memulihkan fungsi sungai yang terdampak material sedimen akibat bencana. Pendangkalan di Sungai Aek Doras dinilai cukup signifikan sehingga mengurangi kapasitas tampung alur sungai.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan limpasan air ke kawasan permukiman warga, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Karena itu, percepatan penanganan terus dilakukan agar risiko banjir dapat ditekan.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung proses penanganan sedimentasi Sungai Aek Doras di Sibolga, Jumat (23/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan upaya normalisasi sungai pascabencana berjalan optimal.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau lokasi penanganan banjir di Sungai Aek Garoga, Sumut. [Humas Kementerian PU]
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau lokasi penanganan banjir di Sungai Aek Garoga, Sumut. [Humas Kementerian PU]

"Sedimentasi yang menumpuk harus segera ditangani agar fungsi sungai kembali normal. Normalisasi ini penting untuk menurunkan risiko banjir dan memberikan rasa aman bagi masyarakat," kata Dody.

Kegiatan normalisasi Sungai Aek Doras dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan. Penanganan dilakukan melalui pengerukan sedimen, penataan ulang alur sungai, serta pengangkutan material hasil pengerukan agar penampang sungai kembali optimal.

Langkah tersebut ditujukan untuk memperlancar aliran air, menekan potensi genangan, serta memulihkan fungsi sungai sebagai pengendali banjir alami di wilayah tersebut.

Untuk mempercepat pekerjaan di lapangan, BBWS Sumatera II Medan memobilisasi sejumlah peralatan berat. Peralatan tersebut terdiri dari lima unit excavator PC 200, satu unit excavator PC 75, dua unit excavator long arm, satu unit bulldozer, satu unit backhoe loader, serta delapan unit dump truck.

Dalam kunjungannya, Dody juga menginstruksikan agar pelaksanaan normalisasi sungai dikawal secara berkelanjutan. Pengawalan tersebut dinilai penting agar hasil penanganan dapat bertahan dalam jangka menengah sambil menyiapkan langkah pengendalian sungai yang lebih menyeluruh ke depan.

baca juga

Kementerian PU menegaskan komitmen untuk mempercepat penanganan sungai-sungai terdampak bencana di Sumatera Utara. Langkah tersebut menjadi bagian dari respons tanggap darurat sekaligus mitigasi risiko bencana dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan teknis, dan keselamatan masyarakat.

Selain Sungai Aek Doras, Kementerian PU melalui BBWS Sumatera II Medan juga melakukan penanganan secara paralel pada sejumlah sungai lain di wilayah terdampak. Sungai Aek Habil ditangani melalui normalisasi sedimentasi dengan dukungan dua unit excavator PC 200.

Kemudian Sungai Aek Tukka ditangani dengan empat unit excavator PC 200. Sementara Sungai Aek Hajoran dilakukan normalisasi serta pembersihan kayu menggunakan satu unit excavator PC 200, dua unit excavator long arm, dan satu unit excavator capit.

Penanganan juga dilakukan di Sungai Aek Garoga dengan dukungan delapan unit excavator PC 200, dua unit excavator long arm, dan satu unit excavator capit. Adapun Sungai Batang Toru ditangani menggunakan tiga unit excavator PC 200 dan satu unit excavator long arm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:34 WIB

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:22 WIB

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam

Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:08 WIB

Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya

Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:00 WIB

Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta

Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:59 WIB

Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?

Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:58 WIB

Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar

Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:55 WIB

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Sport | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:55 WIB

Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI

Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:54 WIB

Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib

Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:53 WIB

Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa

Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa

Health | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:53 WIB

Promo Khusus Nasabah BRI di RS Abdi Waluyo, Dapatkan Cashback Langsung!

Promo Khusus Nasabah BRI di RS Abdi Waluyo, Dapatkan Cashback Langsung!

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:49 WIB

×