Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Kawasan Industri Jababeka Tambah Zona Inovasi, Perkuat Wisata Industri?

Iwan Supriyatna

Rabu, 30 April 2025 | 17:52 WIB
Kawasan Industri Jababeka Tambah Zona Inovasi, Perkuat Wisata Industri?
Direktur Utama PT Jababeka Tbk, S.D. Darmono, menyambut baik IndiaTechZone yang saat ini masih dalam tahap penjajakan.

Suara.com - Kawasan Industri Jababeka terus memperkuat perannya sebagai destinasi wisata industri yang edukatif di Cikarang seperti yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Setelah telah jadi lokasi kunjungan pelajar dan mahasiswa untuk belajar mengenai infrastruktur dan fasilitas dalam pengelolaan kawasan industri berkelanjutan, Kawasan Industri Jababeka juga berencana menambah fasilitas dengan membuat pusat inovasi industri terbesar di Indonesia bernama IndiaTechZone. Benarkah?

IndiaTechZone, kolaborasi Indonesia-India

Ya, rencana pendirian IndiaTechZone diumumkan dalam forum “The Innovation Edge: Kolaborasi India–Indonesia Menuju Ekonomi Masa Depan yang Siap Hadapi Tantangan”. Adapun proyek IndiaTechZone akan dikembangkan melalui kemitraan strategis dengan PT Jababeka Tbk. IndiaTechZone diharapkan menjadi pusat inovasi industri terbesar di Indonesia yang akan mengintegrasikan hingga 30 teknologi unggulan dari India dan berfungsi sebagai platform inovasi terbuka untuk kolaborasi industri.

IndiaTechZone akan menjadi pusat inovasi industri di mana perusahaan rintisan (startup) dan perusahaan teknologi asal India bisa menguji dan mengimplementasikan solusi konkret di lingkungan industri. Zona ini juga akan menyediakan ruang kolaborasi antara startup India dan Indonesia dengan pelaku industri lokal, mendorong sinergi lintas negara dalam pengembangan solusi industri.

Tak hanya sebagai pusat inovasi, IndiaTechZone juga akan dilengkapi fasilitas pelatihan teknis berupa kursus jangka pendek dan program sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri masa depan.

Lokasi ini juga akan menjadi bagian dari program wisata industri yang telah berjalan di Kawasan Industri Jababeka dan terbuka bagi pelajar, mahasiswa, manajer pabrik, hingga wirausahawan.

Tujuannya tak lain adalah memperluas pembelajaran lintas budaya dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan industri masa depan.

Respons positif dari pihak terkait

Direktur Utama PT Jababeka Tbk, S.D. Darmono, menyambut baik IndiaTechZone yang saat ini masih dalam tahap penjajakan. Menurutnya, jika kelak terwujud, proyek ini bisa menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

"Zona ini bukan semata tentang infrastruktur fisik. Ini adalah platform untuk memberdayakan masyarakat, generasi muda, dan para wirausahawan. Kita harus berpikir besar dan memulai dari yang kecil, tetapi bergerak dengan cepat. Kita harus fokus pada satu wilayah kecil— seperti saat kami memulai pada tahun 1989, tiga puluh enam tahun yang lalu, dengan prinsip bahwa 'kecil itu indah'. Setelah itu, kita harus membangun ekosistem di wilayah tersebut," urai Darmono, begitu biasa disapa.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan, “IndiaTechZone tidak hanya dirancang sebagai ajang unjuk teknologi namun juga sebagai wujud nyata komitmen India terhadap transformasi industri Indonesia. Ini akan menjadi pusat permanen pertama di dunia yang menampilkan teknologi India dalam skala industri.” 

Duta Besar Sandeep menekankan pentingnya IndiaTechZone dalam memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong pembangunan ekonomi kedua negara. Ia menambahkan, “Begitu saya menyebutkan inisiatif ini kepada perusahaan dan investor, mereka langsung menunjukkan antusiasme yang luar biasa.”

Dalam acara yang dihadiri oleh pihak Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM) sendiri, Duta Besar Sandeep juga mengusulkan kemungkinan pembentukan Mekanisme Jalur Cepat untuk Investasi (Fast-Track Mechanism), yang akan memungkinkan pertemuan berkala antar kementerian yang dipimpin oleh BKPM untuk memperlancar arus investasi antara kedua negara.

Gabungkan kekuatan, dorong pertumbuhan

Menanggapi hal itu, Darmono menerangkan bahwa banyak masyarakat Indonesia sebenarnya menyadari kemajuan pesat yang telah dicapai oleh India. 

“Dengan menggabungkan kekuatan kedua negara—keunggulan teknologi dan modal India dengan potensi pasar dan ambisi industrialisasi Indonesia—kemitraan ini diproyeksikan akan mendorong pembangunan berkelanjutan, stabilitas kawasan, dan pertumbuhan yang inklusif. Mari kita mulai dari hal kecil, namun jangan pernah takut untuk berpikir besar,” tutup Darmono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Mengaspal, Jababeka dan Commuter Anak Bangsa Hadirkan Transportasi Modern di Kota Jababeka

Resmi Mengaspal, Jababeka dan Commuter Anak Bangsa Hadirkan Transportasi Modern di Kota Jababeka

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:08 WIB

Jababeka Bizpark Resmikan Groundbreaking: Investasi Bisnis Multiguna di Jantung Cikarang

Jababeka Bizpark Resmikan Groundbreaking: Investasi Bisnis Multiguna di Jantung Cikarang

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2025 | 17:13 WIB

Mau Jadi Juragan Kost? Cukup Modal 10 Juta Sudah Punya Bisnis Kost Sendiri

Mau Jadi Juragan Kost? Cukup Modal 10 Juta Sudah Punya Bisnis Kost Sendiri

Bisnis | Minggu, 26 Januari 2025 | 14:38 WIB

Terkini

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB