Emiten AREA Gandeng Korika Kembangkan AI Canggih untuk Perangi Malaria Akibat Perubahan Iklim!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 06 Mei 2025 | 11:34 WIB
Emiten AREA Gandeng Korika Kembangkan AI Canggih untuk Perangi Malaria Akibat Perubahan Iklim!
PT Dunia Virtual Online Tbk. (AREA), yang dikenal dengan brand Area31, menunjukkan komitmennya untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) demi kemaslahatan masyarakat.

Suara.com - PT Dunia Virtual Online Tbk. (AREA), yang dikenal dengan brand Area31, menunjukkan komitmennya untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) demi kemaslahatan masyarakat.

Perusahaan teknologi ini menggandeng Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) untuk mengembangkan solusi AI inovatif di sektor kesehatan, dengan fokus utama memerangi penyakit sensitif terhadap iklim seperti malaria yang kasusnya melonjak akibat perubahan iklim.

Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk memperkuat early warning and response system (EWARS) atau sistem peringatan dini yang lebih canggih dan responsif. Langkah ini menjadi krusial mengingat data yang mencengangkan, di mana lebih dari 100.000 kasus malaria tercatat akibat dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Presiden Direktur Area31, Michael Alifen, menegaskan bahwa perubahan iklim telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, terutama dengan peningkatan kasus malaria. Menyikapi hal tersebut, Area31 berinisiatif untuk menyediakan infrastruktur teknologi pendukung yang mumpuni guna memitigasi dampak buruk tersebut.

“Area31 berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur pendukung ekosistem AI [artificial intelligence] yang memungkinkan mitigasi cepat melalui sistem peringatan dini berbasis data,” ujar Michael dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (6/5/2025).

Lebih lanjut, Michael menjelaskan bahwa inisiatif ini juga akan menjadi landasan penting bagi lima bidang prioritas dalam Strategi Nasional AI Indonesia 2045, yaitu kesehatan, reformasi birokrasi, pendidikan dan riset, ketahanan pangan, serta mobilitas atau smart city. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya fokus pada satu isu kesehatan, tetapi juga memiliki potensi untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi kemajuan AI di berbagai sektor strategis nasional.

Senada dengan hal tersebut, Presiden Korika, Hammam Riza, menyambut baik kolaborasi ini dan melihatnya sebagai strategi jitu untuk mempercepat adopsi AI di sektor kesehatan. Menurutnya, sinergi antara teknologi AI dan kebijakan kesehatan akan memungkinkan pendekatan yang lebih adaptif dan efektif dalam menghadapi tantangan kesehatan global. Solusi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya responsif terhadap lonjakan kasus penyakit, tetapi juga preventif dalam mencegah penyebarannya.

Inti dari kolaborasi Korika dan Area31 adalah pengembangan infrastruktur teknologi canggih yang mampu menangani analisis data berskala besar untuk sistem peringatan dini penyakit menular. Dengan kemampuan menganalisis pola penyebaran penyakit, faktor-faktor lingkungan, dan data kesehatan lainnya secara real-time, sistem EWARS yang diperkuat AI ini diharapkan dapat memberikan peringatan dini yang lebih akurat dan memungkinkan tindakan pencegahan yang lebih efektif.

“Membangun pusat keunggulan dalam kesehatan iklim adalah langkah krusial menuju ketahanan kesehatan masyarakat berbasis data,” pungkas Hammam Riza, menekankan visi jangka panjang dari kemitraan ini.

Dengan menggabungkan keahlian Area31 dalam penyediaan infrastruktur teknologi dan visi Korika dalam mendorong adopsi AI untuk kemajuan bangsa, kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi inovatif yang tidak hanya efektif dalam menekan angka kasus malaria, tetapi juga dapat direplikasi untuk penanganan penyakit lain yang dipengaruhi oleh perubahan iklim.

Sebagai informasi tambahan, kemitraan inovatif antara Area31 dan Korika ini merupakan bagian dari inisiatif Climatesmart Indonesia, sebuah program ambisius yang dikembangkan oleh Korika bersama dengan Kementerian Kesehatan, BMKG, IMACS, MBZUAI, serta berbagai institusi terkemuka lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan solusi AI untuk kesehatan iklim ini merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak dengan keahlian dan sumber daya yang berbeda, demi mencapai tujuan yang lebih besar: ketahanan kesehatan masyarakat di tengah tantangan perubahan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dominasi Konten Video Pendek dalam Aktivitas Digital Gen-Z

Dominasi Konten Video Pendek dalam Aktivitas Digital Gen-Z

Your Say | Selasa, 06 Mei 2025 | 11:18 WIB

Layanan Purna Jual Jadi Kunci Pertahankan Pelanggan, BigBox AI Telkom Bisa jadi Andalan

Layanan Purna Jual Jadi Kunci Pertahankan Pelanggan, BigBox AI Telkom Bisa jadi Andalan

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 10:36 WIB

Chatbot Layanan Publik: Solusi Digital atau Sumber Frustrasi Baru?

Chatbot Layanan Publik: Solusi Digital atau Sumber Frustrasi Baru?

Your Say | Selasa, 06 Mei 2025 | 10:24 WIB

Terkini

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:42 WIB

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:40 WIB

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:23 WIB

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB