Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ekonomi Tahun Pertama Prabowo dengan Bayang-bayang Tarif Trump

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 06 Mei 2025 | 11:55 WIB
Ekonomi Tahun Pertama Prabowo dengan Bayang-bayang Tarif Trump
Tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto dihadapkan pada tantangan kompleks, di mana optimisme pertumbuhan ekonomi domestik berpadu dengan ketidakpastian global.

Suara.com - Tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto dihadapkan pada tantangan kompleks, di mana optimisme pertumbuhan ekonomi domestik berpadu dengan ketidakpastian global yang dipicu oleh potensi kebijakan tarif dari Amerika Serikat (AS).

Di tengah dinamika ini, data terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia masih menunjukkan resiliensi, dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan I 2025 yang cukup solid.  

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa dari sisi pengeluaran, PDB triwulan I 2025 ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 4,89 persen (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat yang meningkat selama periode libur tahun baru dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri. Momentum perayaan dan tradisi mudik memberikan stimulus signifikan bagi belanja masyarakat.  

Selain itu, ekspor juga menjadi motor penggerak pertumbuhan dengan mencatatkan angka 6,78 persen (yoy). Kinerja ekspor yang positif ini didukung oleh permintaan dari mitra dagang utama Indonesia serta pertumbuhan ekspor jasa seiring dengan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Sektor pariwisata yang mulai pulih memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara.

Meskipun demikian, investasi tercatat tumbuh lebih moderat sebesar 2,12 persen (yoy). Pertumbuhan ini sejalan dengan realisasi penanaman modal yang secara keseluruhan masih positif, namun perlu dicermati trennya ke depan mengingat ketidakpastian global.

Sebaliknya, konsumsi pemerintah mengalami kontraksi sebesar 1,38 persen (yoy). Hal ini wajar terjadi seiring dengan normalisasi belanja pemerintah pasca tingginya anggaran yang dialokasikan pada triwulan I 2024 untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu). Sementara itu, konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 3,07 persen (yoy).

Dari sisi lapangan usaha (LU), pertumbuhan PDB triwulan I 2025 dipengaruhi oleh kinerja apik di beberapa sektor utama. Industri pengolahan dan perdagangan menjadi kontributor signifikan, didukung oleh permintaan domestik yang kuat selama Ramadan dan HBKN Idul Fitri. Selain itu, sektor transportasi dan pergudangan juga mencatatkan pertumbuhan positif seiring dengan peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi.

Sektor pertanian juga patut diapresiasi karena mampu tumbuh positif berkat panen raya padi dan jagung. Kinerja sektor ini penting dalam menjaga ketahanan pangan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian di daerah.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2025 menunjukkan pemerataan yang cukup baik. Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mencatatkan pertumbuhan tertinggi secara tahunan, diikuti oleh Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra).

baca juga

"Hal ini mengindikasikan bahwa geliat ekonomi tidak hanya terpusat di Pulau Jawa," sebut laporan Bank Indonesia, Selasa (6/5/2025).

Meskipun data pertumbuhan triwulan I 2025 memberikan angin segar, tantangan besar membayangi perekonomian Indonesia di tahun pertama pemerintahan Prabowo. Potensi pengenaan tarif dagang oleh AS di bawah kepemimpinan Donald Trump menjadi momok yang dapat merusak kinerja ekspor dan investasi.

Langkah-langkah antisipatif dan diplomasi ekonomi yang kuat akan menjadi kunci bagi pemerintahan Prabowo dalam menghadapi tantangan ini. Upaya untuk diversifikasi pasar ekspor, meningkatkan daya saing produk dalam negeri, serta memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara lain menjadi krusial untuk memitigasi dampak negatif dari kebijakan perdagangan AS.

Data PDB triwulan I 2025 memberikan landasan yang cukup kuat bagi pemerintahan Prabowo untuk melangkah. Namun, kemampuan untuk menavigasi ketidakpastian global, terutama ancaman tarif Trump, akan menjadi ujian sesungguhnya dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan. Sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan perdagangan yang tepat sasaran akan menjadi penentu keberhasilan ekonomi Indonesia di tahun-tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Siap Hadiri Acara Halalbihalal Purnawirawan TNI AD Sore Ini, Bakal Ada Kejutan?

Prabowo Siap Hadiri Acara Halalbihalal Purnawirawan TNI AD Sore Ini, Bakal Ada Kejutan?

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 11:28 WIB

Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ini Daftarnya

Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ini Daftarnya

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 11:23 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Anjlok, BI Salahkan Kebijakkan Tarif AS

Pertumbuhan Ekonomi RI Anjlok, BI Salahkan Kebijakkan Tarif AS

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 11:25 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB