Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$100.000, Sentimen Trump-China Jadi Penentu

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 10 Mei 2025 | 13:52 WIB
Harga Bitcoin Kembali Tembus US$100.000, Sentimen Trump-China Jadi Penentu
Ilustrasi Bitcoin. (Unsplash)

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) mencatatkan pencapaian gemilang dengan berhasil menembus level psikologis US$100.000. Kenaikan signifikan ini terjadi di tengah sentimen positif dari pasar keuangan global, yang salah satunya dipicu oleh pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait potensi kesepakatan dagang dengan Inggris dan sinyal pelonggaran tarif terhadap China.

Berdasarkan data dari CoinMarketcap pada Sabtu (10/5/2025) siang hari, Bitcoin terpantau mengalami kenaikan sebesar 0,17% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada kisaran US$103.118 atau setara dengan Rp1,69 miliar (dengan asumsi kurs saat ini). Kenaikan ini diyakini sebagian besar dipengaruhi oleh pernyataan Trump yang mengindikasikan pertimbangan untuk mengurangi tarif impor dari China jika pembicaraan dagang menunjukkan perkembangan yang substansial.

Sebelumnya, kebijakan tarif yang diterapkan oleh pemerintahan Trump sempat memberikan tekanan pada pasar mata uang kripto. Bitcoin bahkan mengalami penurunan lebih dari 32% dari level tertinggi sepanjang masanya, menyentuh angka US$75.000. Namun, sentimen pasar kini berbalik positif menyusul perkembangan terbaru dalam kebijakan perdagangan AS.

Bitcoin sebelumnya mencatatkan rekor tertinggi di US$109.241 pada bulan Januari. Momentum tersebut didorong oleh gelombang optimisme terhadap agenda pro-kripto Donald Trump. Presiden AS tersebut, yang dulunya dikenal skeptis terhadap industri aset digital, kini menunjukkan dukungan yang lebih antusias selama masa kampanyenya dan telah mendorong regulasi yang dianggap mendukung perkembangan sektor ini selama masa kepresidenannya.

Kinerja positif Bitcoin turut menyeret kenaikan pada sejumlah aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar lainnya. Ethereum (ETH) menjadi salah satu yang mencatatkan kenaikan paling signifikan, melonjak sebesar 18,88% dalam 24 jam terakhir dan menguat 24,81% dalam sepekan, mencapai harga US$2.270,04.

Bitcoin sendiri, setelah mencatatkan kenaikan 4,14% dalam 24 jam dan 7,72% dalam sepekan, terus menunjukkan momentum positif. Pergerakannya berhasil melampaui level US$100.000 dan mengincar level resistance potensial terdekat di US$105.000, terpantau pada grafik 1 menit pada pukul 14.30 WIB.

Dogecoin (DOGE), aset kripto yang seringkali dikaitkan dengan Elon Musk, juga menunjukkan tren penguatan. DOGE mencatatkan kenaikan positif sebesar 8,86% dalam 24 jam menjadi US$0,1965, dengan kenaikan mingguan mencapai 10,02%.

Solana (SOL) juga mengikuti tren positif dengan kenaikan sebesar 8,66% dalam 24 jam menjadi US$163,53, serta mencatatkan kenaikan 9,91% dalam sepekan.

Senada dengan aset kripto lainnya, XRP juga mengalami kenaikan sebesar 6,22% dalam 24 jam menjadi US$2,30, dan menguat 4,25% dalam sepekan.

Sejumlah faktor pendukung telah mendorong kenaikan harga aset kripto belakangan ini. Secara umum, pergerakan aset kripto juga sejalan dengan aset berisiko lainnya seperti saham, seiring dengan meredanya volatilitas pasar yang signifikan pada bulan April akibat ketidakpastian tarif.

Kabar mengenai kesepakatan dagang antara Gedung Putih dan Inggris pada hari Selasa lalu juga memberikan dorongan positif bagi pasar, termasuk aset kripto. Kesepakatan ini dipandang sebagai sinyal positif yang dapat membantu meredakan ketidakpastian tarif yang terjadi bulan lalu dan memicu kembali selera risiko di kalangan investor.

Analis juga berpendapat bahwa gejolak perdagangan pada bulan April berpotensi memposisikan Bitcoin untuk naik lebih tinggi, karena tarif dapat mengurangi daya tarik aset safe haven tradisional seperti Dolar AS dan obligasi pemerintah AS.

Standard Chartered melaporkan bahwa arus dana masuk ke Exchange-Traded Funds (ETF) Bitcoin spot telah melonjak hingga US$5,3 miliar dalam tiga minggu terakhir, mengindikasikan peningkatan permintaan yang signifikan sejak pertengahan April.

Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]
Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]

Sementara itu, langkah yang diambil oleh negara bagian New Hampshire dan Arizona dalam memperkenalkan cadangan kripto pertama di AS juga memberikan sentimen positif bagi para bull kripto. Namun, menurut Zack Shapiro, Kepala Kebijakan di Bitcoin Policy Institute, dampak dari cadangan kripto negara bagian kemungkinan kecil dibandingkan dengan meningkatnya minat dari Wall Street.

Minat institusional dinilai turut mendorong kenaikan harga Bitcoin, dengan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam "perlombaan" untuk mengakuisisi kepemilikan yang signifikan. Standard Chartered mencatat bahwa MicroStrategy, salah satu perusahaan terdepan dalam upaya ini, kini mendanai rencana untuk membelanjakan US$84 miliar lagi untuk akuisisi Bitcoin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mana Lebih Tinggi Transaksi Judol atau Kripto?

Mana Lebih Tinggi Transaksi Judol atau Kripto?

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 13:26 WIB

OJK Ungkap Jaringan Kripto Indonesia Terafiliasi Asing, Siapa Saja?

OJK Ungkap Jaringan Kripto Indonesia Terafiliasi Asing, Siapa Saja?

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:29 WIB

Pi Network Kini Mudah Diakses Lewat Bursa Kripto, Momentum Menuju Harga US$ 1?

Pi Network Kini Mudah Diakses Lewat Bursa Kripto, Momentum Menuju Harga US$ 1?

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:38 WIB

Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya

Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:24 WIB

Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Bisa Jadi Penolong Masa Krisis Saat Perang Dagang

Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Bisa Jadi Penolong Masa Krisis Saat Perang Dagang

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 11:39 WIB

Orang Berbondong-bondong Antre, Benarkah World App Bisa Menghasilkan Uang?

Orang Berbondong-bondong Antre, Benarkah World App Bisa Menghasilkan Uang?

Tekno | Kamis, 08 Mei 2025 | 16:56 WIB

Terkini

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:42 WIB

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:34 WIB

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB