Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pi Network Kini Mudah Diakses Lewat Bursa Kripto, Momentum Menuju Harga US$ 1?

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:38 WIB
Pi Network Kini Mudah Diakses Lewat Bursa Kripto, Momentum Menuju Harga US$ 1?
Pi Network

Suara.com - Pi Network, proyek mata uang kripto yang unik dengan pendekatan penambangan melalui perangkat seluler, kembali mencatatkan perkembangan signifikan dalam ekosistemnya.

Banxa, penyedia layanan pembayaran kripto terkemuka yang sebelumnya sempat menghentikan sementara aktivitas perdagangan Pi, kini secara resmi mengantongi persetujuan Know Your Business (KYB). Langkah krusial ini membuka jalan bagi transaksi Pi Network untuk menjangkau lebih dari seratus negara di berbagai penjuru dunia.

Informasi mengenai persetujuan KYB Banxa ini pertama kali dibagikan oleh analis kripto terkemuka, Dr. Altcoin, dalam pembaruan terbarunya. Pengumuman ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan Pi Network, menandakan keseriusan proyek dalam memenuhi standar regulasi internasional dan memperluas adopsi globalnya.

Dengan diperolehnya lampu hijau KYB dari Banxa, pengguna Pi Network di berbagai negara kini memiliki opsi yang lebih terpercaya dan teregulasi untuk melakukan pembelian Pi menggunakan mata uang fiat secara langsung melalui platform Banxa.

Sebelumnya, sempat terjadi penangguhan sementara perdagangan Pi oleh Banxa, yang diyakini banyak pihak terkait dengan proses perolehan kepastian regulasi terkait prosedur KYB yang komprehensif. Persetujuan yang kini didapatkan mengindikasikan bahwa Banxa telah berhasil memenuhi persyaratan verifikasi bisnis yang ketat, sehingga memungkinkan mereka untuk kembali memfasilitasi transaksi Pi secara legal dan aman di berbagai yurisdiksi.

Lebih lanjut, sinyal positif bagi ekosistem Pi Network juga datang dari indikasi ketertarikan platform perdagangan kripto lainnya. Beberapa bursa aset digital terkemuka, seperti BitMart dan HTX, dilaporkan tengah dalam tahap pengajuan proses serupa untuk mendapatkan persetujuan KYB. Analis memprediksi bahwa kedua platform ini berpotensi mendapatkan lampu hijau dalam kurun waktu sepuluh hari mendatang. Perkembangan ini mengisyaratkan adanya peningkatan minat dan dukungan institusional yang signifikan terhadap proyek Pi Network, yang semakin memperkuat validitas dan potensi pertumbuhan jangka panjangnya.

Penting untuk dicatat bahwa persyaratan KYB ini secara khusus berlaku bagi entitas bisnis yang ingin memperdagangkan dan menggunakan token Pi dalam kapasitas komersial. Sementara itu, bagi pengguna individu yang berpartisipasi dalam transaksi peer-to-peer (P2P), proses verifikasi Know Your Customer (KYC) dan penggunaan dompet non-kustodian tetap menjadi persyaratan utama untuk memastikan keamanan dan kepatuhan dalam setiap transaksi.

Momentum Pemulihan Harga Pi: Menuju Target Psikologis $1?

Selain perkembangan positif dari sisi regulasi dan adopsi platform, Pi Network juga menunjukkan tren pemulihan harga yang menarik. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, nilai tukar token $PI tercatat mengalami kenaikan sebesar 2,5%, dan saat ini diperdagangkan di kisaran $0,60.

Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan jual yang sempat melanda pasar menyusul proses pembukaan token secara bertahap kepada para pionir Pi Network.

Namun, para analis memperkirakan bahwa tekanan jual ini akan cenderung mereda setelah pertengahan bulan Mei, seiring dengan melambatnya laju distribusi token baru ke pasar. Jika momentum pemulihan harga ini terus berlanjut dan mampu menembus level resistensi di angka $0,70, maka target jangka pendek menuju angka psikologis $1 semakin terbuka lebar. Pencapaian level $1 diyakini akan semakin memperkuat sentimen positif pasar terhadap prospek masa depan proyek Pi Network dan berpotensi menarik minat investor baru.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa investasi dan perdagangan aset kripto melibatkan risiko yang tinggi. Setiap keputusan investasi yang diambil oleh individu berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi yang tersedia sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang secara langsung bertanggung jawab atas potensi risiko investasi dalam aset kripto.

Oleh karena itu, para calon investor disarankan untuk melakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) dan memahami sepenuhnya risiko yang terlibat sebelum membuat keputusan investasi dalam Pi Network maupun aset kripto lainnya. Perkembangan persetujuan KYB Banxa menjadi langkah positif, namun volatilitas pasar kripto tetap menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dengan matang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya

Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:24 WIB

Orang Berbondong-bondong Antre, Benarkah World App Bisa Menghasilkan Uang?

Orang Berbondong-bondong Antre, Benarkah World App Bisa Menghasilkan Uang?

Tekno | Kamis, 08 Mei 2025 | 16:56 WIB

Investor Kawakan Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Lebih Berharga dari Emas Hingga Minyak

Investor Kawakan Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Lebih Berharga dari Emas Hingga Minyak

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 15:29 WIB

2 Alasan Harga Aset Kripto Pi Network Bisa Kembali Melonjak

2 Alasan Harga Aset Kripto Pi Network Bisa Kembali Melonjak

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 14:23 WIB

Meski Harga Turun, Pi Network Masuk Deretan Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Meski Harga Turun, Pi Network Masuk Deretan Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 14:10 WIB

Jumlah Trader Aset Kripto Terus Naik, di Pintu Tumbuh Lebih Dari 340 Persen

Jumlah Trader Aset Kripto Terus Naik, di Pintu Tumbuh Lebih Dari 340 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Skema Bantuan Perumahan Diminta Tak Disamakan dengan Tender Pemerintah

Skema Bantuan Perumahan Diminta Tak Disamakan dengan Tender Pemerintah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:27 WIB

Harga Minyak Premium Naik, Mendag Sebut Dipicu Lonjakan CPO Dunia

Harga Minyak Premium Naik, Mendag Sebut Dipicu Lonjakan CPO Dunia

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:11 WIB

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB