Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Menkeu Sri Mulyani Ungkapkan Rasa Kecewa

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 15 Mei 2025 | 16:23 WIB
Menkeu Sri Mulyani Ungkapkan Rasa Kecewa
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (18/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya representasi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di panggung kerja internasional, khususnya dalam institusi keuangan Islam global.

Hal ini ia sampaikan dalam acara Sarasehan Ekonom Islam Indonesia: Refleksi Peran IAEI dalam Pembangunan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Kamis (15/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani memberikan contoh konkret, yaitu minimnya warga negara Indonesia yang menduduki posisi penting di Islamic Development Bank (IsDB), sebuah lembaga keuangan Islam internasional terkemuka. Padahal, Indonesia merupakan salah satu pemegang saham terbesar di IsDB, menduduki posisi ketiga tertinggi.  

"SDM-nya tidak ada satupun Vice President dari Islamic Development Bank dari Indonesia yang merupakan negara muslim terbesar di dunia tidak ada di dalam senior management profesional," ujar Sri Mulyani. 

Sri Mulyani menekankan bahwa permasalahan ini bukan sekadar soal kurangnya kesempatan, tetapi lebih kepada kualitas SDM Indonesia yang belum mampu bersaing secara global. Ia menyoroti beberapa faktor krusial yang menjadi penghambat, antara lain kompetensi teknis yang belum memadai, kemampuan berbahasa Arab yang minim, dan jaringan (networking) internasional yang lemah.  

"Banyak tantangan kita dan ini harus menjadi PR bagi kita apakah kompetensi, apakah kemampuan berbahasa Arab, apakah kemampuan networking," tuturnya.

Ia membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara lain, seperti Pakistan dan India, yang berhasil menempatkan warganya di posisi strategis dalam IsDB, meskipun banyak dari mereka yang tidak menguasai bahasa Arab. Sri Mulyani mencontohkan salah satu koleganya, Muhtar, yang mampu menduduki posisi penting di IsDB meskipun tidak fasih berbahasa Arab.  

"Tapi yang saya lihat secara nyata di semua forum-forum dunia senior management itu banyak diisi oleh teman-teman kita yang berasal dari Pakistan, India Dan ini menjadi salah satu pembelajaran bagi kita semua. Teman saya Muhtar itu tidak bisa bahasa Arab Tapi dia bisa menduduki," jelasnya.  

Sri Mulyani menekankan bahwa penguasaan bahasa Arab bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan di kancah internasional. Namun, kemampuan ini dapat menjadi nilai tambah yang signifikan, terutama dalam konteks institusi keuangan Islam. Ia juga menyoroti pentingnya kompetensi teknis yang relevan dengan bidang pekerjaan, serta kemampuan membangun jaringan internasional yang luas.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengajak seluruh pihak terkait, termasuk lembaga pendidikan, organisasi profesi, dan pemerintah, untuk bekerja sama dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Ia menekankan perlunya investasi dalam pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja global, serta upaya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Arab.

"Ini adalah pekerjaan rumah besar bagi kita semua. Kita harus berbenah dan meningkatkan kualitas SDM kita agar mampu bersaing di panggung internasional," tegasnya.

Sri Mulyani juga mendorong para ahli ekonomi Islam Indonesia untuk berperan aktif dalam mengembangkan SDM yang kompeten di bidang keuangan Islam. Ia berharap, IAEI dapat menjadi wadah bagi para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang keuangan Islam.

"IAEI memiliki peran strategis dalam mengembangkan SDM yang kompeten di bidang keuangan Islam. Saya berharap, IAEI dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem keuangan Islam yang kuat dan berdaya saing global," ujarnya.

Pernyataan Sri Mulyani ini menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang pengembangan SDM Indonesia. Minimnya representasi SDM Indonesia di panggung kerja internasional, khususnya di institusi keuangan Islam, menunjukkan adanya tantangan besar yang perlu diatasi. Diperlukan upaya bersama dari seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar mampu bersaing secara global dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Perusahaan Asing Dongkrak Daya Saing SDM Lokal

Cara Perusahaan Asing Dongkrak Daya Saing SDM Lokal

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 06:42 WIB

Salurkan Bantuan ke SMPN 6 Lombok Utara, BRI Dukung Pemerataan Teknologi Pendidikan di Wilayah 3T

Salurkan Bantuan ke SMPN 6 Lombok Utara, BRI Dukung Pemerataan Teknologi Pendidikan di Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:20 WIB

IWIP Sebut Investasi SDM Strategis Bisa Dongkrak Produktivitas Ekonomi

IWIP Sebut Investasi SDM Strategis Bisa Dongkrak Produktivitas Ekonomi

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 15:46 WIB

Terkini

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB