Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

IHSG Optimis Menguat Hari Ini, Cek Saham-saham Paling Banyak Diborong Investor

M Nurhadi

Senin, 19 Mei 2025 | 08:04 WIB
IHSG Optimis Menguat Hari Ini, Cek Saham-saham Paling Banyak Diborong Investor
Bursa Efek Indonesia

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren positif dengan ditutup menguat sebesar 0,94% pada perdagangan terakhir pekan lalu. Penguatan ini sejalan dengan sentimen positif yang melanda bursa global, terutama Wall Street, yang mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang pekan.

Optimisme pasar dipicu oleh meredanya kekhawatiran akan eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, meskipun investor juga mencermati data ekonomi regional yang bervariasi.

Kinerja positif IHSG pada penutupan perdagangan Jumat (17/5/2025) juga didukung oleh aliran dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia. Tercatat, net buy asing mencapai sekitar Rp810 miliar, dengan saham-saham perbankan dan teknologi menjadi incaran utama investor asing.

Saham-saham seperti BMRI, GOTO, ANTM, TLKM, dan BBCA menjadi yang paling banyak diborong oleh investor asing pada sesi perdagangan tersebut.

Analis harian BNI Sekuritas memprediksi bahwa IHSG berpotensi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (19/5/2025), dengan target resisten awal berada di level 7.150. Optimisme ini didorong oleh sentimen positif dari global, terutama harapan akan perbaikan pertumbuhan ekonomi di China yang dapat memberikan katalis positif bagi pasar saham kawasan, termasuk Indonesia.

Meskipun demikian, investor juga perlu mencermati level support IHSG yang berada di kisaran 7.000-7.050 sebagai area pantulan jika terjadi koreksi pasar. Sementara itu, level resisten selanjutnya yang perlu diperhatikan jika IHSG berhasil menembus 7.150 adalah area 7.200.

Beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati pada perdagangan hari ini oleh analis pasar antara lain adalah BUMI, CUAN, BRPT, BRIS, RAJA, dan CTRA. Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal dan potensi pergerakan harga saham-saham tersebut dalam jangka pendek.

Wall Street Melesat Didukung Sektor Teknologi

Kinerja positif IHSG tidak terlepas dari sentimen kuat yang datang dari Wall Street. Pada perdagangan Jumat pekan lalu (16/5), indeks-indeks utama AS mencatatkan kenaikan signifikan, dengan S&P 500 bahkan mencatat kenaikan selama lima hari berturut-turut. S&P 500 ditutup menguat 0,70%, Nasdaq Composite naik 0,52%, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,78%.

Sepanjang pekan lalu, indeks Nasdaq Composite mencatatkan kenaikan terbesar di antara indeks utama, yaitu sebesar 7,2%. Penguatan ini didorong oleh kinerja impresif saham-saham teknologi raksasa. Saham Nvidia melonjak sekitar 16% dalam sepekan, diikuti oleh Meta Platforms yang naik 8%, Apple menguat 6%, dan Microsoft naik 3%. Kinerja positif sektor teknologi ini memberikan sentimen positif bagi pasar global, termasuk IHSG yang memiliki sejumlah saham teknologi dengan kapitalisasi besar.

Meskipun demikian, kenaikan Wall Street terjadi di tengah rilis data sentimen konsumen dari University of Michigan yang menunjukkan pelemahan. Indeks sentimen konsumen berada di posisi terendah kedua dalam sejarah. Selain itu, konsumen juga memproyeksikan kenaikan inflasi menjadi 7,3% dalam setahun ke depan, meningkat dari 6,5% pada bulan sebelumnya. Data ini memberikan sinyal bahwa meskipun pasar saham menguat, kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi dan inflasi di AS masih membayangi.

Investor kini juga menanti kejelasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan perdagangan AS. Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa pemerintahannya akan mengirimkan surat kepada sejumlah negara dalam dua hingga tiga pekan ke depan untuk menetapkan tarif baru, menggantikan proses negosiasi dagang yang dianggap terlalu lambat. Perkembangan kebijakan perdagangan AS ini akan terus menjadi perhatian pasar global.

Bursa Asia Bervariasi Ditengah Data Ekonomi Jepang yang Kontraksi:

Sementara itu, pergerakan bursa saham Asia-Pasifik pada Jumat (17/5/2025) menunjukkan variasi. Investor di kawasan mencermati data terbaru produk domestik bruto (PDB) Jepang yang kurang menggembirakan serta menanti sejumlah rilis data ekonomi penting lainnya dari kawasan.

Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup stagnan 0,0%, sementara indeks Topix naik tipis 0,05%. Pergerakan ini terjadi setelah data menunjukkan bahwa ekonomi Jepang mengalami kontraksi sebesar 0,2% quarter-on-quarter (QoQ) pada periode Januari-Maret. Angka ini lebih buruk dari ekspektasi pasar yang memperkirakan kontraksi sebesar 0,1%. Data ini muncul di tengah berlangsungnya negosiasi perdagangan antara Jepang dan AS.

Di sisi lain, beberapa bursa Asia lainnya mencatatkan kenaikan. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,56%, Kospi Korea Selatan menguat 0,21%, dan Taiex Taiwan naik 0,52%. Namun, indeks Kosdaq Korea Selatan justru melemah 1,11%, Hang Seng Hong Kong turun 0,46%, dan CSI 300 China juga terkoreksi 0,46%. Selain itu, Hong Kong dan Malaysia dijadwalkan untuk melaporkan data PDB mereka di kemudian hari, yang akan menjadi fokus perhatian investor regional.

Variasi kinerja bursa Asia menunjukkan bahwa sentimen investor di kawasan dipengaruhi oleh kombinasi faktor, termasuk data ekonomi spesifik negara dan perkembangan sentimen global. Kontraksi ekonomi Jepang menjadi perhatian tersendiri, sementara pasar juga menantikan data ekonomi penting lainnya untuk mengukur momentum pertumbuhan di kawasan Asia-Pasifik.

Secara keseluruhan, sentimen positif dari Wall Street dan harapan akan pemulihan ekonomi global memberikan dorongan bagi IHSG. Namun, investor juga perlu tetap waspada terhadap potensi volatilitas pasar dan mencermati perkembangan data ekonomi regional serta kebijakan perdagangan global yang dapat mempengaruhi arah pergerakan pasar saham dalam beberapa waktu ke depan. Rekomendasi saham dari analis dapat menjadi panduan bagi investor dalam mengambil keputusan perdagangan hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bakal Terus Melanjutkan Penguatan, Target Level Hari Ini di 7.150

IHSG Bakal Terus Melanjutkan Penguatan, Target Level Hari Ini di 7.150

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 07:47 WIB

Saham SMGR Masuk Daftar Indeks IDX ESG Leaders, Satu-Satunya dari Industri Bahan Bangunan

Saham SMGR Masuk Daftar Indeks IDX ESG Leaders, Satu-Satunya dari Industri Bahan Bangunan

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 09:29 WIB

IHSG Berhasil Tembus Level 7.100 Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Cek Saham yang Cuan

IHSG Berhasil Tembus Level 7.100 Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:38 WIB

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:10 WIB

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:59 WIB

Sunarso Jadi Kandidat Kuat Dirut BSI, Sore Ini Dikukuhkan

Sunarso Jadi Kandidat Kuat Dirut BSI, Sore Ini Dikukuhkan

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:21 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB