Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gandeng Kemnaker, KRAS Beri Kesempatan Disabilitas Jadi Karyawan

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 19 Mei 2025 | 11:57 WIB
Gandeng Kemnaker, KRAS Beri Kesempatan Disabilitas Jadi Karyawan
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli bersama Direktur Utama Krakatau Steel Muhamad Akbar Djohan.

Suara.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Salah satunya dengan menempatkan tenaga kerja disabilitas sebagai karyawan.

Upaya ini diawali dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Promosi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas di Provinsi Banten.

Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ini bertempat di Gedung Pusdiklat PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Cilegon dan dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli, beserta jajaran, Gubernur Provinsi Banten Andra Soni, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon, serta Direktur Utama Krakatau Steel Muhamad Akbar Djohan beserta jajaran manajemen Krakatau Steel Group.

Akbar Djohan menjelaskan Krakatau Steel berkomitmen untuk selalu melakukan penyerapan tenaga kerja dan penopang perekonomian nasional.

Hilirisasi industri yang berkelanjutan disertai dengan pendekatan multipihak penting sebagai fondasi bagi pembangunan berkelanjutan yang inklusif di Indonesia sekaligus mendukung pencapaian asta cita Presiden RI Prabowo Subianto.

"Krakatau Steel berkomitmen memastikan setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan menikmati hasil pembangunan," ujar Akbar seperti dikutip, Senin (19/5/2025).

Akbar meneruskan, keberlanjutan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan semangat kolaborasi, setiap pihak memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kebijakan dan program yang dihasilkan benar-benar responsif terhadap kebutuhan semua kelompok, terutama mereka yang selama ini menghadapi hambatan dalam mengakses hak dan kesempatan yang setara.

Akbar berharap kolaborasi antara Krakatau Steel dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga kerja nasional.

Asah Skil SDM

Selain itu. KRAS berupaya terus meningkatkan keahlian Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satunya, secara serentak melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Short Course on Strategic Management & Leadership Krakatau Steel Group untuk Top Management.

Gelaran ini diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia dan Group I Kopassus.

Akbar Djohan mengatakan, peserta dalam program tersebut mulai dari direksi Krakatau Steel bersama total 100 peserta Top Management Krakatau Steel Group.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari beberapa Anggota Direksi kami, termasuk saya yang telah mengikuti Executive Course on Strategic Management and Leadership Cohort-5, sehingga kami ingin mendapatkan wawasan mengenai leadership tidak berhenti di peserta kegiatan sebelumnya tapi juga seluruh jajaran manajemen di Krakatau Steel Group," imbuh dia.

Akbar Djohan menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan implementasi kami dalam mendukung Asta Cita Bapak Presiden, yakni asta cita ke 4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

"Krakatau Steel sebagai salah satu objek vital nasional, saat ini tidak lagi hanya berfokus pada bisnis baja, melainkan fokus kami adalah bagaimana kami dapat mengembangkan industri hilir kami, antara lain industri pelabuhan, properti, pengembangan kawasan, pengolahan air industri hingga jasa teknologi informasi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Resmi Hasil Tes Rekrutmen BUMN Reguler dan Disabilitas: Syarat dan Jadwal

Link Resmi Hasil Tes Rekrutmen BUMN Reguler dan Disabilitas: Syarat dan Jadwal

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 08:45 WIB

Jangan Anggap Beban! Stafsus Investasi Ungkap Potensi Ekonomi Besar dari Penyandang Disabilitas

Jangan Anggap Beban! Stafsus Investasi Ungkap Potensi Ekonomi Besar dari Penyandang Disabilitas

Bisnis | Senin, 12 Mei 2025 | 12:01 WIB

Hari Pendidikan Nasional 2025 Telkom Dorong Inovasi Digital melalui Innovillage

Hari Pendidikan Nasional 2025 Telkom Dorong Inovasi Digital melalui Innovillage

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 10:31 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB