Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bocoran Respon Pemerintah Pasca Demo Ojol Hari Ini, Bakal Ada Kebijakan Baru?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 20 Mei 2025 | 21:44 WIB
Bocoran Respon Pemerintah Pasca Demo Ojol Hari Ini, Bakal Ada Kebijakan Baru?
Sejumlah pengemudi ojek daring berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (20/5/2025). [ANTARA FOTO/Jasmine Nadhya Thanaya/rwa]

Suara.com - Aksi unjuk rasa pengemudi ojek online (ojol) di Patung Kuda, Jakarta, pada Senin (19/5) berakhir setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerap langsung aspirasi para perwakilan massa.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, memimpin audiensi yang difasilitasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) di sela-sela demonstrasi yang berlangsung.

Audiensi ini digelar sekitar pukul 16.00 WIB, mempertemukan perwakilan pengemudi ojol dari berbagai asosiasi dengan pihak Kemenhub. Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan penting yang selama ini menjadi keluhan para mitra pengemudi.

Dirjen Hubdat Aan Suhanan menjelaskan bahwa inti dari pertemuan tersebut adalah untuk menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan oleh mitra pengemudi ojol secara langsung. Aspirasi ini kemudian akan dibahas lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

"Intinya kita menyerap aspirasi mereka, teman-teman dari mitra, kita serap. Tentu kita akan bahas berikutnya," kata Aan seusai audiensi, dikutip dari Antara.

Beberapa tuntutan utama yang diangkat oleh para perwakilan ojol mencakup:

  1. Permintaan penyesuaian tarif ojek online yang dianggap sudah tidak sesuai dengan biaya operasional dan inflasi.
  2. Pemotongan maksimal 10 persen oleh aplikator, yang saat ini seringkali melebihi angka tersebut dan memberatkan pengemudi.
  3. Kenaikan tarif untuk layanan pengantaran barang dan kurir, mengingat beban kerja dan risiko yang sama tingginya dengan layanan transportasi penumpang.

Menanggapi permintaan-permintaan tersebut, Aan Suhanan menyatakan bahwa semua tuntutan akan dibahas secara mendalam. Hal ini karena menyangkut banyak variabel yang harus dikaji dan dipertimbangkan secara matang sebelum pemerintah dapat mengambil keputusan final.

Ia juga mengisyaratkan kemungkinan Kemenhub akan hadir sebagai pendamping dalam rapat dengar pendapat yang akan digelar Komisi V DPR RI. Rapat ini direncanakan akan mengundang pihak aplikator dan perwakilan ojol dalam forum lanjutan untuk membahas tuntutan para pengemudi secara menyeluruh.

Suasana audiensi sendiri, menurut Aan, berlangsung sangat cair dan terbuka. Bahkan, pertemuan tersebut sempat diselingi tawa dan senyum antara perwakilan Kemenhub, aparat kepolisian, dan perwakilan massa ojol, menunjukkan adanya komunikasi yang konstruktif.

Di lokasi yang sama, Deputi Bidang Koordinator Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenkopolkam, Asep Jenal Ahmadi, menegaskan dukungan penuh terhadap penyelesaian komprehensif berbagai persoalan yang disampaikan oleh massa ojol. Asep menyatakan bahwa suasana audiensi berlangsung kondusif, dan seluruh aspirasi dari 23 elemen, termasuk perwakilan dari berbagai daerah, telah dicatat oleh Dirjen Perhubungan Darat untuk dibahas lebih teknis oleh Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat.

Asep berharap Kemenko Polhukam dapat terus mengoordinasikan dan mendorong langkah-langkah penyelesaian, sekaligus memastikan bahwa unjuk rasa berjalan damai dan aspirasi ditindaklanjuti secara konstruktif oleh semua pihak. Ia menambahkan bahwa beberapa tuntutan ojol telah menjadi perhatian serius bagi Kemenhub, dan seluruh pihak terkait, termasuk aplikator dan perwakilan mitra pengemudi, dijadwalkan akan hadir dalam rapat penting bersama Komisi V DPR RI pada Rabu (21/5).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Serikat Perusahaan Online Indonesia (Sepoi), Einstein Dialektika, mengungkapkan bahwa hasil audiensi menyepakati perlunya revisi regulasi yang ada, seperti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) PM Nomor 12 Tahun 2019.

Menurut Einstein, pembahasan ke depan akan mencakup tiga poin krusial:

  • Revisi Permenhub PM Nomor 12 Tahun 2019 yang menjadi payung hukum transportasi online.
  • Pembahasan ulang tentang tarif yang berlaku saat ini.
  • Peninjauan ulang dan kemungkinan pembuatan regulasi baru terkait transportasi daring secara keseluruhan.

Usai audiensi yang dinilai berjalan positif, perwakilan massa aksi kembali menemui rekan-rekan mereka. Sekitar pukul 17.45 WIB, para pengemudi ojek online yang berunjuk rasa secara berangsur-angsur mulai meninggalkan kawasan Patung Kuda Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diklaim Ratusan Ribu Ojol Demo, Faktanya Cuma Ratusan, Ini Alasannya!

Diklaim Ratusan Ribu Ojol Demo, Faktanya Cuma Ratusan, Ini Alasannya!

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 20:14 WIB

Terima Perwakilan Demonstran Audiensi, Kemenhub Disebut Tebar Janji Ini ke Massa Ojol

Terima Perwakilan Demonstran Audiensi, Kemenhub Disebut Tebar Janji Ini ke Massa Ojol

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 20:10 WIB

Core Indonesia: Hadapi Tarif AS, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Domestik

Core Indonesia: Hadapi Tarif AS, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Domestik

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:13 WIB

Di Balik Demo Ojol di Jakarta: Kisah Pelik Buyung Terjerat Kemiskinan hingga Pasrah Diceraikan Istri

Di Balik Demo Ojol di Jakarta: Kisah Pelik Buyung Terjerat Kemiskinan hingga Pasrah Diceraikan Istri

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:12 WIB

Janji Bakal Kawal RDP Bareng DPR Besok, Massa Aksi Ojol Bubarkan Diri: Mari Kita Pulang

Janji Bakal Kawal RDP Bareng DPR Besok, Massa Aksi Ojol Bubarkan Diri: Mari Kita Pulang

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 18:51 WIB

Kalimantan Timur Memanas: Ratusan Ojol Mogok Massal, Ini Penyebabnya!

Kalimantan Timur Memanas: Ratusan Ojol Mogok Massal, Ini Penyebabnya!

Video | Selasa, 20 Mei 2025 | 18:28 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB