Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

Bocoran Respon Pemerintah Pasca Demo Ojol Hari Ini, Bakal Ada Kebijakan Baru?

M Nurhadi

Selasa, 20 Mei 2025 | 21:44 WIB
Bocoran Respon Pemerintah Pasca Demo Ojol Hari Ini, Bakal Ada Kebijakan Baru?
Sejumlah pengemudi ojek daring berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (20/5/2025). [ANTARA FOTO/Jasmine Nadhya Thanaya/rwa]

Suara.com - Aksi unjuk rasa pengemudi ojek online (ojol) di Patung Kuda, Jakarta, pada Senin (19/5) berakhir setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerap langsung aspirasi para perwakilan massa.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, memimpin audiensi yang difasilitasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) di sela-sela demonstrasi yang berlangsung.

Audiensi ini digelar sekitar pukul 16.00 WIB, mempertemukan perwakilan pengemudi ojol dari berbagai asosiasi dengan pihak Kemenhub. Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan penting yang selama ini menjadi keluhan para mitra pengemudi.

Dirjen Hubdat Aan Suhanan menjelaskan bahwa inti dari pertemuan tersebut adalah untuk menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan oleh mitra pengemudi ojol secara langsung. Aspirasi ini kemudian akan dibahas lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

"Intinya kita menyerap aspirasi mereka, teman-teman dari mitra, kita serap. Tentu kita akan bahas berikutnya," kata Aan seusai audiensi, dikutip dari Antara.

Beberapa tuntutan utama yang diangkat oleh para perwakilan ojol mencakup:

  1. Permintaan penyesuaian tarif ojek online yang dianggap sudah tidak sesuai dengan biaya operasional dan inflasi.
  2. Pemotongan maksimal 10 persen oleh aplikator, yang saat ini seringkali melebihi angka tersebut dan memberatkan pengemudi.
  3. Kenaikan tarif untuk layanan pengantaran barang dan kurir, mengingat beban kerja dan risiko yang sama tingginya dengan layanan transportasi penumpang.

Menanggapi permintaan-permintaan tersebut, Aan Suhanan menyatakan bahwa semua tuntutan akan dibahas secara mendalam. Hal ini karena menyangkut banyak variabel yang harus dikaji dan dipertimbangkan secara matang sebelum pemerintah dapat mengambil keputusan final.

Ia juga mengisyaratkan kemungkinan Kemenhub akan hadir sebagai pendamping dalam rapat dengar pendapat yang akan digelar Komisi V DPR RI. Rapat ini direncanakan akan mengundang pihak aplikator dan perwakilan ojol dalam forum lanjutan untuk membahas tuntutan para pengemudi secara menyeluruh.

Suasana audiensi sendiri, menurut Aan, berlangsung sangat cair dan terbuka. Bahkan, pertemuan tersebut sempat diselingi tawa dan senyum antara perwakilan Kemenhub, aparat kepolisian, dan perwakilan massa ojol, menunjukkan adanya komunikasi yang konstruktif.

baca juga

Di lokasi yang sama, Deputi Bidang Koordinator Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenkopolkam, Asep Jenal Ahmadi, menegaskan dukungan penuh terhadap penyelesaian komprehensif berbagai persoalan yang disampaikan oleh massa ojol. Asep menyatakan bahwa suasana audiensi berlangsung kondusif, dan seluruh aspirasi dari 23 elemen, termasuk perwakilan dari berbagai daerah, telah dicatat oleh Dirjen Perhubungan Darat untuk dibahas lebih teknis oleh Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat.

Asep berharap Kemenko Polhukam dapat terus mengoordinasikan dan mendorong langkah-langkah penyelesaian, sekaligus memastikan bahwa unjuk rasa berjalan damai dan aspirasi ditindaklanjuti secara konstruktif oleh semua pihak. Ia menambahkan bahwa beberapa tuntutan ojol telah menjadi perhatian serius bagi Kemenhub, dan seluruh pihak terkait, termasuk aplikator dan perwakilan mitra pengemudi, dijadwalkan akan hadir dalam rapat penting bersama Komisi V DPR RI pada Rabu (21/5).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Serikat Perusahaan Online Indonesia (Sepoi), Einstein Dialektika, mengungkapkan bahwa hasil audiensi menyepakati perlunya revisi regulasi yang ada, seperti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) PM Nomor 12 Tahun 2019.

Menurut Einstein, pembahasan ke depan akan mencakup tiga poin krusial:

  • Revisi Permenhub PM Nomor 12 Tahun 2019 yang menjadi payung hukum transportasi online.
  • Pembahasan ulang tentang tarif yang berlaku saat ini.
  • Peninjauan ulang dan kemungkinan pembuatan regulasi baru terkait transportasi daring secara keseluruhan.

Usai audiensi yang dinilai berjalan positif, perwakilan massa aksi kembali menemui rekan-rekan mereka. Sekitar pukul 17.45 WIB, para pengemudi ojek online yang berunjuk rasa secara berangsur-angsur mulai meninggalkan kawasan Patung Kuda Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diklaim Ratusan Ribu Ojol Demo, Faktanya Cuma Ratusan, Ini Alasannya!

Diklaim Ratusan Ribu Ojol Demo, Faktanya Cuma Ratusan, Ini Alasannya!

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 20:14 WIB

Terima Perwakilan Demonstran Audiensi, Kemenhub Disebut Tebar Janji Ini ke Massa Ojol

Terima Perwakilan Demonstran Audiensi, Kemenhub Disebut Tebar Janji Ini ke Massa Ojol

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 20:10 WIB

Core Indonesia: Hadapi Tarif AS, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Domestik

Core Indonesia: Hadapi Tarif AS, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Domestik

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:13 WIB

Di Balik Demo Ojol di Jakarta: Kisah Pelik Buyung Terjerat Kemiskinan hingga Pasrah Diceraikan Istri

Di Balik Demo Ojol di Jakarta: Kisah Pelik Buyung Terjerat Kemiskinan hingga Pasrah Diceraikan Istri

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:12 WIB

Janji Bakal Kawal RDP Bareng DPR Besok, Massa Aksi Ojol Bubarkan Diri: Mari Kita Pulang

Janji Bakal Kawal RDP Bareng DPR Besok, Massa Aksi Ojol Bubarkan Diri: Mari Kita Pulang

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 18:51 WIB

Kalimantan Timur Memanas: Ratusan Ojol Mogok Massal, Ini Penyebabnya!

Kalimantan Timur Memanas: Ratusan Ojol Mogok Massal, Ini Penyebabnya!

Video | Selasa, 20 Mei 2025 | 18:28 WIB

Terkini

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama

Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak

Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:40 WIB

×