Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

AHY Sebut Pemerintah Fokus Tingkatkan Daya Saing Industri Maritim, Mulai dari Pelaut

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 27 Mei 2025 | 13:43 WIB
AHY Sebut Pemerintah Fokus Tingkatkan Daya Saing Industri Maritim, Mulai dari Pelaut
AHY dalam Indonesia Maritime Week 2025 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pemerintah fokus untuk meningkatkan daya saing industri maritim. Salah satunya, dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di industri maritim, seperti pelaut.

AHY bilang, pelaut perlu diberikan pelatihan dan pengembangan, serta sertifikasi yang sesuai dengan aturan pelayaran internasional.

"Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia pelaut nasional, termasuk melalui pelatihan yang lebih komprehensif serta sertifikasi yang sesuai dengan standar internasional," ujar AHY dalam Indonesia Maritime Week 2025 di Jakarta Convention Center, Jakarta yang ditulis Selasa (27/5/2025).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Dominguez menekankan, pentingnya peningkatan konektivitas maritim nasional. Dia menyebut, konektivitas dan keberlanjutan adalah fondasi masa depan industri maritim global.

"Forum seperti IMW penting untuk mendorong kolaborasi dan inovasi lintas negara," imbuh dia.

Menanggapi tantangan peningkatan kualitas SDM pelaut nasional, PT Pertamina International Shipping (PIS) memulai program terhadap pengembangan berbagai aspek dari industri maritim nasional.

Salah satu fokus utama PIS adalah memperkenalkan langkah diversifikasi kargo dan perluasan rute pelayaran internasional ke lebih dari 65 negara, termasuk penguatan kehadiran global lewat kantor cabang di Singapura, Dubai, dan London.

Keseluruhan inisiatif ini merefleksikan misi PIS dalam menciptakan ekosistem industri maritim yang tidak hanya mengedepankan strategi bisnis tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan industri maritim nasional yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

"PIS berharap dapat memperluas kerja sama strategis, menarik investasi, serta berbagi praktik terbaik guna membangun ekosistem pelayaran yang tangguh dan berkelanjutan di kawasan Asia," kata Plt Direktur Utama PIS Surya Tri Harto.

Selain itu, PIS juga menunjukkan inovasi teknologi ramah lingkungan dan transformasi digital dalam operasional kapal pada booth yang dapat dikunjungi yang ditujukan untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri.

"Melalui IMW 2025, PIS ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi poros maritim dunia dengan mengedepankan konektivitas, keberlanjutan, dan transformasi digital," imbuh Surya.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi maritim yang luar biasa. Lebih dari 17.000 pulau yang membentang dari Sabang hingga Merauke menyimpan kekayaan alam yang tak ternilai, serta jalur strategis yang menghubungkan berbagai belahan dunia.

Pemerintah Indonesia menyadari pentingnya sektor maritim sebagai tulang punggung perekonomian dan keamanan nasional.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengembangkan potensi ini, mulai dari peningkatan infrastruktur pelabuhan, modernisasi armada perikanan, hingga penguatan pertahanan laut.

Sektor perikanan menjadi salah satu andalan, dengan potensi sumber daya yang melimpah. Namun, pengelolaan yang berkelanjutan menjadi kunci agar kekayaan ini dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Selain itu, sektor pariwisata bahari juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan, menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk menikmati keindahan bawah laut dan pantai-pantai eksotis Indonesia.

Namun, tantangan juga menghadang. Illegal fishing, pencemaran laut, dan perubahan iklim menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut Indonesia.

Oleh karena itu, diperlukan kerjasama lintas sektor dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian laut.

Indonesia memiliki visi untuk menjadi poros maritim dunia, dan dengan pengelolaan yang tepat, potensi maritim ini dapat menjadi motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan bangsa.

Investasi dalam teknologi kelautan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penegakan hukum yang tegas akan menjadi kunci untuk mewujudkan visi tersebut.

Masa depan Indonesia sangat erat kaitannya dengan laut, dan laut harus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalur MRT Thamrin-Monas Beroperasi 2027, Biaya Proyek Capai Rp45,4 Triliun

Jalur MRT Thamrin-Monas Beroperasi 2027, Biaya Proyek Capai Rp45,4 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 18:59 WIB

Indonesia Siap Jadi Raja Pariwisata Maritim Global! Pelindo Ungkap Strategi di Bali Benoa Marina

Indonesia Siap Jadi Raja Pariwisata Maritim Global! Pelindo Ungkap Strategi di Bali Benoa Marina

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 11:18 WIB

Emiten Perkapalan HUMI Beberkan Strategi untuk Capai Target Kinerja 2025

Emiten Perkapalan HUMI Beberkan Strategi untuk Capai Target Kinerja 2025

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 08:03 WIB

Terkini

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:55 WIB