Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?

Vania Rossa

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:21 WIB
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
Analis politik sekaligus Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan di Podcast Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyebut adanya pihak asing yang merugikan kekayaan negara saat pidato Hari Koperasi Nasional 2026.
  • Pengamat politik Syahganda Nainggolan menafsirkan pernyataan tersebut sebagai kritik terhadap pengusaha batu bara yang tidak mematuhi aturan DMO.
  • Pemerintah didesak segera menindak tegas pelaku pelanggaran aturan demi mengamankan kepentingan nasional dan pasokan listrik dalam negeri.

Suara.com - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia kedatangan "tamu tak diundang" yang kerap mengambil kekayaan bangsa menjadi perbincangan publik. Dalam pidatonya, Prabowo tidak menjelaskan secara spesifik siapa pihak yang dimaksud.

Pengamat politik Syahganda Nainggolan menilai istilah "tamu tak diundang" yang disampaikan Presiden mengarah pada kelompok oligarki yang dinilai lebih mengutamakan kepentingan pribadi.

Menurut Ketua Dewan Direktur Great Institute itu, pihak yang dimaksud bisa saja merupakan pengusaha di sektor batu bara yang dinilai tidak mematuhi kewajiban memenuhi kebutuhan batu bara dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) untuk mendukung pasokan listrik PLN.

"Presiden melihat itu banyak orang-orang (pengusaha) yang sebenarnya tadinya bukan orang Indonesia. Beberapa jadi WNI, menguasai batu bara kita. Atau pemain asingnya yang datang. Sebagai tamu istilah Prabowo," kata Syahganda, dikutip dari kanal YouTube Bambang Widjojanto, Kamis (16/7/2026).

Meski menyampaikan analisis tersebut, Syahganda tidak menyebut nama atau pihak tertentu yang dimaksud.

Ia juga menilai Presiden Prabowo perlu bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

"Sebelum dua tahun dia harus bersihkan benar. Karena rakyat sudah gelisah," ujarnya.

Selain itu, Syahganda meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia lebih cermat mengawasi pemenuhan kewajiban pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri. Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh perusahaan batu bara mematuhi ketentuan DMO.

"Jangan PLN saja yang dituding. PLN kan hanya sebagai eksekutif pelaksana. Dia kan enggak punya batu bara," tambahnya.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa ada sejumlah "tamu tak diundang" yang justru merugikan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan pidato dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional 2026.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Lawan Isu 'Dalang Kerusuhan' Demo Agustus, PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik ke PN Jaksel

Lawan Isu 'Dalang Kerusuhan' Demo Agustus, PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik ke PN Jaksel

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:27 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×