Harga Pi Coin Tertekan, Mampukah Bangkit dari Tekanan Jual dan Unlocks Token?

M Nurhadi

Jum'at, 30 Mei 2025 | 10:55 WIB
Harga Pi Coin Tertekan, Mampukah Bangkit dari Tekanan Jual dan Unlocks Token?
Pi Network dan Pi Coin mencuri perhatian lagi

Suara.com - Pi Network, salah satu proyek mata uang kripto yang banyak menarik perhatian, kembali menjadi sorotan setelah pencatatannya di bursa kripto MEXC baru-baru ini dan serangkaian aksi jual yang memengaruhi harga serta sentimen pasar. Di tengah pengawasan ketat dari komunitas kripto Pi, muncul pertanyaan krusial: mampukah Pi Coin bangkit dari keterpurukan dan kembali meraih momentum positif?

Bursa kripto MEXC baru-baru ini secara resmi menambahkan pasangan perdagangan Pi Coin (PI) dengan stablecoin USD1 yang baru diluncurkan. Pencatatan ini, yang mulai berlaku efektif pada 27 Mei 2025, bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan legitimasi Pi Network Coin dengan memungkinkan pengguna untuk memperdagangkannya terhadap mata uang stabil yang didukung aset.

Sebagai langkah insentif, MEXC bahkan menawarkan biaya perdagangan nol untuk pasangan PI/USD1 hingga 26 Juni 2025, guna mendorong aktivitas perdagangan. Perkenalan USD1, yang didukung oleh US Treasuries dan uang tunai serta terkait dengan kepentingan bisnis keluarga Trump, menambahkan dimensi unik berupa keterkaitan aset dunia nyata terhadap nilai kripto Pi. Ini merupakan upaya untuk memberikan fondasi nilai yang lebih konkret di tengah volatilitas pasar kripto.

Namun demikian, di balik optimisme pencatatan ini, harga Pi Network Coin masih berjuang untuk bertahan di atas level $0,70, dengan harga perdagangan baru-baru ini mendekati $0,74. Para analis memperingatkan bahwa Pi Coin menghadapi resistensi kuat di sekitar level $1, yang merupakan hambatan psikologis signifikan bagi investor.

Optimisme yang muncul pasca pencatatan di MEXC sedikit terhambat oleh aksi jual signifikan di kalangan pemegang Pi Network. Data menunjukkan bahwa sejak awal Mei, nilai Pi Network telah kehilangan sekitar 40% dari level tertinggi bulanan, yang sebagian besar didorong oleh eksodus investor yang konsisten.

Kepergian para pemegang Pi Coin ini mengisyaratkan melemahnya kepercayaan terhadap prospek jangka pendek Pi cryptocurrency. Indikator teknis seperti Relative Strength Index (RSI) telah turun di bawah angka netral 50, menunjukkan peningkatan momentum bearish (penurunan harga).

Apabila Pi Network Coin gagal bertahan di atas level support kritis mendekati $0,71, proyeksi menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut menuju $0,61. Penurunan seperti itu akan menggarisbawahi sentimen negatif yang berlaku saat ini dan meningkatkan kekhawatiran akan tekanan jual yang lebih dalam. Sebaliknya, jika harga kripto Pi berhasil bertahan di atas $0,71, rebound menuju $0,87 dapat memicu kembali minat investor dan berpotensi membalikkan tren penurunan

Menambah kerumitan pada prospek harga, Pi Network juga tengah bersiap menghadapi gelombang pembukaan kunci token (token unlocks). Secara historis, peristiwa semacam ini cenderung meningkatkan pasokan yang beredar dan memicu tekanan jual tambahan di pasar.

Data on-chain terbaru menunjukkan jutaan token Pi mulai memasuki sirkulasi, dengan pembukaan kunci terbesar dalam satu hari dijadwalkan pada 28 Mei, melibatkan 15 juta token. Gelombang pembukaan kunci lebih lanjut diproyeksikan terjadi dalam beberapa bulan mendatang, termasuk ratusan juta token yang direncanakan untuk Juni, Juli, dan Agustus.

baca juga

Banyak pemegang Pi Coin yang mentransfer token mereka ke bursa terpusat, sebuah indikasi niat untuk menjual. Tren ini meningkatkan risiko pasokan yang melampaui permintaan, sehingga menekan harga token Pi lebih lanjut ke bawah.

Aktivitas Pasar dan Sinyal Teknis Menunjukkan Sentimen Campuran

Volume perdagangan Pi Network menunjukkan peningkatan yang moderat, mengindikasikan permintaan pasar yang berkelanjutan namun tetap hati-hati. Volume dalam 24 jam terakhir naik lebih dari 16%, mencapai $145 juta, sementara pergerakan harga masih dalam kisaran sempit antara $0,74 dan $0,86.

Secara teknis, Pi Coin bergerak dalam saluran Bollinger Band yang ketat, dengan volatilitas rendah yang mengisyaratkan kemungkinan breakout (penembusan harga) yang akan segera terjadi, namun arahnya masih belum pasti. Indikator momentum seperti MACD (Moving Average Convergence Divergence) menunjukkan kecenderungan bearish, sementara Stochastic RSI mengisyaratkan kondisi oversold dalam jangka pendek.

Rata-rata pergerakan harga (moving averages) masih berada di atas harga saat ini, berfungsi sebagai level resistensi. Penembusan harga di atas $0,85 dapat berpotensi mendorong harga menuju level $1,00 dan $1,15.

Meskipun menghadapi tantangan jangka pendek, Pi Network tetap berupaya menciptakan nilai jangka panjang melalui berbagai inisiatif. Salah satunya adalah peluncuran dana Pi Network Ventures senilai $100 juta. Dana ini bertujuan untuk mendukung startup di bidang AI, gaming, fintech, dan e-commerce, dengan tujuan utama mengembangkan aplikasi dunia nyata untuk Pi cryptocurrency.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Game Penghasil Uang Kripto, Langsung Cair Plus Keuntungan Melimpah

15 Game Penghasil Uang Kripto, Langsung Cair Plus Keuntungan Melimpah

Tekno | Minggu, 25 Mei 2025 | 12:02 WIB

Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat

Bos Indodax Pengin Aset Kripto Jadi Alat Bayar: Perputaran Ekonomi Bisa Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:31 WIB

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Cara Jual Pi Coin di Platform Kripto dan Penarikan Dana Hasil Transaksi

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:14 WIB

Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?

Status Mainnet Pi Coin Terbaru, Bagaimana Statusnya di Indonesia?

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 14:02 WIB

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

William Sutanto Resmi Jadi CEO Indodax

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:34 WIB

Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya

Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

×