Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya

Achmad Fauzi

Senin, 19 Mei 2025 | 13:55 WIB
Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Pi Network/(Dok X).

Suara.com - Harga aset kripto Pi Network (PI) terus menurun tajam hingga menuju level terendah. Hal ini mencerminkan kekhawatiran serius pasar terhadap struktur dan risiko fundamental proyek ini.

Seperti dilansir dari Cryptonews, Senin, 19 Mei 2025, kekinian, koin Pi diperdagangkan di level USD0,7040, setelah merosot lebih dari 57 persen dari titik tertingginya dalam seminggu terakhir di USD 1,6673.

Penurunan ini membuat turunnya kapitalisasi pasar Pi sekitar USD 6 miliar, yang sebelumnya berada di kisaran USD 11 miliar dan kini hanya tersisa sekitar USD 5 miliar.

Penurunan tajam ini terjadi di tengah volume perdagangan yang cukup besar, menandakan tekanan jual yang kuat dan meningkatnya ketidakpastian di antara para pemegang koin.

Secara teknikal, grafik delapan jam menunjukkan bahwa Pi Coin telah menembus level support utama di USD 0,7760 level yang sebelumnya terbentuk sebagai ayunan tertinggi pada 12 April. Tekanan jual yang berlanjut menghapus potensi pembentukan pola bullish break-and-retest yang diantisipasi sebelumnya.

Selain itu, indikator teknikal seperti rata-rata pergerakan periode 25 menunjukkan tren bearish yang semakin menguat. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) juga bergerak turun dan berada di bawah level 50, memperkuat sinyal negatif yang membayangi harga Pi saat ini.

Salah satu risiko utama yang membebani Pi Network adalah masalah sentralisasi yang signifikan. Data dari CoinMarketCap mengungkapkan bahwa Pi memiliki total pasokan maksimum 100 miliar koin, dengan 7,15 miliar koin yang saat ini beredar.

Ilustrasi Pi Network/(Instagram).
Ilustrasi Pi Network/(Instagram).

Namun, semua 100 miliar koin tersebut telah ditambang sebelumnya (pre-mined) dan disimpan dalam dompet yang dikontrol sepenuhnya oleh Pi Foundation.

Situasi ini menciptakan risiko besar bagi komunitas karena mayoritas koin berada dalam kontrol entitas tunggal, tanpa pengawasan eksternal. Masalah diperparah oleh kurangnya transparansi, keanggotaan Pi Foundation belum dipublikasikan secara terbuka, dan tidak ada perwakilan komunitas yang memiliki masukan dalam pengambilan keputusan.

baca juga

Ada pula kekhawatiran bahwa jika seorang peretas atau orang dalam berhasil mengakses dompet utama Pi Foundation, mereka dapat membuang token secara besar-besaran ke pasar.

Selain itu, hingga kini, Pi Foundation tidak tunduk pada audit independen yang dapat memverifikasi jumlah koin yang diklaim dimilikinya yang diperkirakan bernilai USD 70 miliar.

Kekhawatiran terhadap sentralisasi dan kurangnya transparansi ini menjadi alasan utama mengapa bursa-bursa kripto besar seperti Binance dan Coinbase masih menolak mencantumkan Pi Network, meskipun sudah tiga bulan berlalu sejak peluncuran mainnet-nya.

Selain itu, tekanan harga juga datang dari jadwal distribusi token yang agresif. Saat ini, jutaan token Pi terus diluncurkan ke pasar setiap bulan.

Diperkirakan sebanyak 1,48 miliar token akan dibuka dalam 12 bulan ke depan, dengan miliaran lainnya akan menyusul dalam beberapa tahun ke depan. Aliran token yang konstan ini menambah tekanan jual dan memperparah ketidakstabilan harga di pasar sekunder.

Analisis teknikal menunjukkan bahwa tren harga Pi Network masih negatif. Setelah gagal mempertahankan level support di USD 0,7760 dan saat ini berada di sekitar USD 0,6980, para analis memperkirakan harga bisa turun lebih lanjut ke level support di USD 0,6.

Level ini bertepatan dengan garis tren naik yang menghubungkan ayunan terendah sejak 7 April.

Jika harga menembus di bawah USD 0,6, maka target berikutnya adalah USD 0,40, yang akan menandai penurunan signifikan lainnya dan menghapus lebih banyak nilai dari kapitalisasi pasar Pi Network.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pi Network Meluncur Turun yang Kini di Bawah USD 1

Harga Pi Network Meluncur Turun yang Kini di Bawah USD 1

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 14:26 WIB

Langkah Besar Pi Network, Luncurkan Dana Ventura Guyur Startup Hingga Rp1,6 Triliun

Langkah Besar Pi Network, Luncurkan Dana Ventura Guyur Startup Hingga Rp1,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 12:44 WIB

Siap-siap, Pi Network Bakal Umumkan Langkah Besar dalam Sejarah Aset Kripto

Siap-siap, Pi Network Bakal Umumkan Langkah Besar dalam Sejarah Aset Kripto

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Belajar Arti Keluarga, Mimpi, dan Kehidupan dari Novel Gadis-Gadis Kecil

Belajar Arti Keluarga, Mimpi, dan Kehidupan dari Novel Gadis-Gadis Kecil

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Polemik Ijazah Palsu Buat Elektabilitas Gibran Tergerus? SMRC: Besok Kita Rilis Datanya

Polemik Ijazah Palsu Buat Elektabilitas Gibran Tergerus? SMRC: Besok Kita Rilis Datanya

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Dear Jakmania, Jangan Aneh-aneh! Persija Ultimatum Pendukungnya Jelang Lawan Dewa United

Dear Jakmania, Jangan Aneh-aneh! Persija Ultimatum Pendukungnya Jelang Lawan Dewa United

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Promo Spesial BRI Berikan Cashback Hingga Rp1 Juta dan Cicilan 0% untuk Belanja Perhiasan di HALA

Promo Spesial BRI Berikan Cashback Hingga Rp1 Juta dan Cicilan 0% untuk Belanja Perhiasan di HALA

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Belanja Pemerintah Tembus Rp929 T, Jadi Rebutan Pengusaha hingga UMKM

Belanja Pemerintah Tembus Rp929 T, Jadi Rebutan Pengusaha hingga UMKM

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Ojol di Bali Jual Bensin Eceran ke Bule Rp200 Ribu Per Botol Diburu Polisi

Ojol di Bali Jual Bensin Eceran ke Bule Rp200 Ribu Per Botol Diburu Polisi

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Review Ghosthing: Hantu Cerewet yang Mengacaukan Misteri Kematian

Review Ghosthing: Hantu Cerewet yang Mengacaukan Misteri Kematian

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Soal Rotasi Maruli dan Tandyo Jadi Sinyal Pergantian Panglima TNI? DPR: Tunggu 2 Bulan ke Depan

Soal Rotasi Maruli dan Tandyo Jadi Sinyal Pergantian Panglima TNI? DPR: Tunggu 2 Bulan ke Depan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Jadi Wakil Panglima TNI, Maruli Rangkap Jabatan Kepala Badan Pengelola Perbatasan

Jadi Wakil Panglima TNI, Maruli Rangkap Jabatan Kepala Badan Pengelola Perbatasan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Partikel PM2.5 Kabut Asap Indonesia Ancam Timor Leste, Warga Diminta Tutup Pintu dan Jendela

Partikel PM2.5 Kabut Asap Indonesia Ancam Timor Leste, Warga Diminta Tutup Pintu dan Jendela

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:14 WIB

×