Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Jepang dan Singapura Tertarik Caplok Perbankan Indonesia

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 05 Juni 2025 | 08:43 WIB
Jepang dan Singapura Tertarik Caplok Perbankan Indonesia
Ilustrasi perbankan. (freepik)

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa investor asing banyak tertarik untuk investasi di sektor perbankan Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya melihat ada ketertarikan dari para investor asing terhadap perbankan Tanah Air. Apalagi, populasi masyarakat Indonesia serta peluang inovasi digital banking dan fintech yang berkembang pesat.

"Saya lihat appetite dari investor asing itu masih ada, mereka hanya menunggu timing. Beberapa sudah menyatakan niat mengakuisisi bank-bank tertentu. Tapi eksekusinya tergantung situasi pasar dan ekonomi global," kata Ediana Rae dalam bincang-bincang bersama Media, Selasa (4/6/025).

Beberapa investor asing seperti Malaysia dan Jepang sangat tertarik dengan perbankan Indonesia. Apalagi, pengembangan bisnis perbankan Indonesia cukup berpotensi besar.

"Tapi kalau kita lihat, Indonesia masih cukup menarik. Bahkan mungkin tertinggi secara return di dunia. Populasi besar, potensi hilirisasi, pengembangan bisnis ritel, dan sebagainya. Saya tangkap itu dari pertemuan dengan bank-bank dari Singapura, Jepang, Malaysia, dan lainnya," katanya.

Untuk itu, OJK terus memantau ketat bank-bank yang tingkat kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR)-nya mendekati batas minimum 10%. Serta meminta bank-bank tersebut untuk segera melakukan penambahan modal dari pemegang saham pengendali atau investor strategis.

“Fluktuasi rasio permodalan dianggap lumrah, namun tetap dalam pengawasan OJK untuk menjaga kesehatan sektor perbankan,”bebernya.

Sebagai informasi, kepemilikan investor asing atas obligasi atau sukuk korporasi di Indonesia sebesar Rp 6,22 triliun per 27 Mei 2025.

Angka ini setara dengan 1,18 persen dari total outstanding obligasi atau sukuk korporasi yang mencapai Rp 528,69 triliun.

baca juga

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menjelaskan kepemilikan asing tersebut menunjukkan tren penurunan. Secara tahunan (year-on-year/yoy), kepemilikan asing turun dari Rp 9,74 triliun atau 1,90 persen pada Mei 2024.

Sementara secara year-to-date, jumlahnya juga menurun dari Rp 7,03 triliun atau 1,36 persen pada akhir Desember 2024.

"Total Outstanding Obligasi atau Sukuk Korporasi di Indonesia per 27 Mei 2025 sebesar Rp 528,69 Triliun dimana kepemilikannya didominasi oleh Investor Domestik," katanya.

Sementara itu, untuk surat utang negara (government bonds) dan sukuk, total outstanding per 27 Mei 2025 tercatat sebesar Rp 6.344,07 triliun, di mana kepemilikannya masih didominasi oleh Investor Domestik. Dari jumlah tersebut, investor asing memegang Rp 923,75 triliun atau 14,56 persen

Berbeda dengan obligasi korporasi, kepemilikan asing di government bonds mengalami kenaikan. Pada Mei 2024 lalu, investor asing memegang Rp 806,97 triliun atau 14,05 persen, sedangkan pada akhir Desember 2024 tercatat sebesar Rp 876,64 triliun atau 14,52 persen.

"Kepemilikan asing Government Bond atau Sukuk tersebut apabila dibandingkan secara yoy tercatat naik," tandasnya.

Perbankan memainkan peran sentral dalam denyut nadi perekonomian modern. Lebih dari sekadar tempat menyimpan uang, bank berfungsi sebagai fasilitator utama dalam perputaran dana.

Mereka menghimpun dana dari masyarakat melalui tabungan dan deposito, kemudian menyalurkannya kembali dalam bentuk pinjaman kepada individu, bisnis, dan pemerintah.

Fungsi intermediasi ini krusial karena memungkinkan investasi, ekspansi usaha, dan konsumsi. Bank juga menyediakan berbagai layanan penting seperti transfer dana, pembayaran tagihan, dan pengelolaan keuangan, yang mempermudah transaksi ekonomi sehari-hari.

Di era digital, perbankan terus berinovasi dengan menghadirkan layanan online dan mobile banking, meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas.

Namun, di balik kemudahan ini, bank juga bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mengelola risiko dengan cermat.

Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama perbankan, dan reputasi yang baik adalah aset yang tak ternilai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Lesu, Bank Indonesia Turunkan Proyeksi Pembiayaan Syariah Tahun Ini

Pertumbuhan Lesu, Bank Indonesia Turunkan Proyeksi Pembiayaan Syariah Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 08:06 WIB

Menyasar Ibu-ibu dan Anak Muda, OJK Bongkar Modus Baru Penipuan di Sektor Perbankan

Menyasar Ibu-ibu dan Anak Muda, OJK Bongkar Modus Baru Penipuan di Sektor Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 14:27 WIB

OJK Ungkap Banyak Investor Asing Mau Caplok Bank di Indonesia

OJK Ungkap Banyak Investor Asing Mau Caplok Bank di Indonesia

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!

Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:30 WIB

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

×