Strategi Hilirisasi Holding BUMN Pertambangan untuk Ciptakan Dekarbonisasi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 05 Juni 2025 | 08:49 WIB
Strategi Hilirisasi Holding BUMN Pertambangan untuk Ciptakan Dekarbonisasi
MIND ID.

Suara.com - Holding BUMN Pertambangan, MIND ID menyiapkan strategi agar program hilirisasi bukan hanya untuk meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mengurangi dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan.

Perseroan menempatkan dekarbonisasi sebagai prioritas utama demi mewujudkan industri pertambangan yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Direktur Strategic Support & Human Capital PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Benny Alexander FD Wiwoho, menjelaskan, ekspansi industri melalui hilirisasi secara langsung berdampak pada lonjakan kebutuhan energi di lingkungan Grup MIND ID, yang pada akhirnya turut meningkatkan emisi gas rumah kaca (GRK).

"Isu dekarbonisasi bukan hanya tantangan MIND ID, tetapi tantangan global yang dihadapi oleh seluruh pelaku industri pertambangan dan manufaktur. Ketergantungan pada energi fosil masih tinggi, sementara transisi ke energi bersih membutuhkan kesiapan sistemik," ujar Benny dalam Human Capital Summit (HCS) 2025 yang ditulis, Rabu (4/6/2025).

Berdasarkan proyeksi yang disusun, konsumsi energi Grup MIND ID diperkirakan melonjak dari 48.000 terajoule (TJ) pada 2023 menjadi 266.000 TJ pada 2030.

Kenaikan konsumsi ini berpotensi menyebabkan emisi GRK meningkat tajam dari 4.100 kiloton CO ekuivalen (ktCOe) menjadi sekitar 31.060 ktCOe dalam periode tujuh tahun ke depan, atau meningkat lebih dari tujuh kali lipat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Grup MIND ID telah menetapkan target penurunan emisi sebesar 21,4 persen pada tahun 2030.

Target ini tidak hanya dirancang sebagai respons terhadap lonjakan emisi, melainkan juga merupakan bentuk kontribusi terhadap pencapaian Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) serta langkah strategis menuju Net Zero Emission Indonesia pada 2060.

"Ini adalah tantangan yang harus dikelola secara strategis. Target 21,4 persen ini merupakan peta jalan kami dalam memastikan bahwa pertumbuhan industri tetap sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan," lanjut Benny.

baca juga

Sementara itu, Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menjelaskan bahwa perusahaan telah merumuskan langkah-langkah konkret untuk mencapai target tersebut.

Strategi pertama dilakukan dengan mengonversi bahan bakar ke sumber energi rendah karbon seperti pemanfaatan B35, B40, dan LNG untuk menggantikan bahan bakar fosil.

Langkah kedua adalah meningkatkan efisiensi operasional melalui inovasi proses penambangan dan peleburan, serta dengan menerapkan digitalisasi dan elektrifikasi di seluruh lini produksi.

Selain itu, ketiga MIND ID juga mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan dan teknologi co-firing, termasuk pemasangan panel surya (Solar PV), pengembangan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan co-firing pada fasilitas pembangkit dan peleburan.

Terakhir, perusahaan memanfaatkan Renewable Energy Certificate (REC) serta mekanisme carbon offset melalui partisipasi dalam perdagangan karbon dan pengembangan proyek berbasis alam atau Nature Based Solutions (NBS).

Pria menegaskan bahwa keseluruhan langkah tersebut mencerminkan arah strategis MIND ID dalam menyeimbangkan kebutuhan ekspansi industri dengan tanggung jawab ekologis yang kian mendesak.

"Kami meyakini bahwa kemajuan industri harus disertai dengan tanggung jawab yang semakin besar terhadap lingkungan. Masa depan pertambangan bukan hanya soal menghasilkan lebih banyak, tetapi bagaimana kita menghasilkan dengan cara yang lebih bijak," pungkas Pria.

MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, adalah holding BUMN pertambangan yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk.

MIND ID memiliki visi untuk menjadi perusahaan pertambangan kelas dunia yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan Indonesia.

Melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab, MIND ID berupaya meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Fokusnya mencakup hilirisasi industri, penerapan teknologi modern, dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten.

MIND ID berperan penting dalam mendorong kemajuan sektor pertambangan Indonesia dan meningkatkan daya saing global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Diserang, Indonesia Buktikan Hilirisasi Bisa Jalan dengan Bertanggung Jawab

Meski Diserang, Indonesia Buktikan Hilirisasi Bisa Jalan dengan Bertanggung Jawab

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 09:32 WIB

Tak Takut Tekanan Asing, Bahlil Sebut Negara Lain Mulai Pakai LSM Hantam Program Hilirisasi Nikel

Tak Takut Tekanan Asing, Bahlil Sebut Negara Lain Mulai Pakai LSM Hantam Program Hilirisasi Nikel

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 08:02 WIB

PT Timah Lemah Lawan Tambang Ilegal, BPK Cium Kerugian Negara Rp 33,49 Triliun

PT Timah Lemah Lawan Tambang Ilegal, BPK Cium Kerugian Negara Rp 33,49 Triliun

Bisnis | Rabu, 28 Mei 2025 | 15:40 WIB

Terkini

Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian ATR/BPN

Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian ATR/BPN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:03 WIB

Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan

Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 14:01 WIB

4 Cara Mengatasi Bau Bangkai di Kulkas, Mudah dan Modal Terjangkau

4 Cara Mengatasi Bau Bangkai di Kulkas, Mudah dan Modal Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:00 WIB

Laura: Perjuangan, Keteguhan, dan Keberanian Melawan Hubungan Toksik

Laura: Perjuangan, Keteguhan, dan Keberanian Melawan Hubungan Toksik

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 14:00 WIB

Muncul Isu ASN Hilang di Sungai Cisadane Ternyata ke Istri Muda, Ini Respon Wlai Kota Bogor

Muncul Isu ASN Hilang di Sungai Cisadane Ternyata ke Istri Muda, Ini Respon Wlai Kota Bogor

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Bicara Soal Hukuman Mati Koruptor: Kalau Sudah Dieksekusi Tak Bisa Diralat

Prabowo Bicara Soal Hukuman Mati Koruptor: Kalau Sudah Dieksekusi Tak Bisa Diralat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:58 WIB

Menkeu Klaim Keluhan Pemda Mulai Diatasi, Anggaran TKD 2026 Ditambah Jadi Rp 715,34 T

Menkeu Klaim Keluhan Pemda Mulai Diatasi, Anggaran TKD 2026 Ditambah Jadi Rp 715,34 T

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:54 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas, Bisa Pakai Bahan yang Ada di Rumah

5 Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas, Bisa Pakai Bahan yang Ada di Rumah

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 13:51 WIB

Mendang-mending 2.0: Saat Gen Z Mulai Berani Bilang Tidak pada Racun Belanja

Mendang-mending 2.0: Saat Gen Z Mulai Berani Bilang Tidak pada Racun Belanja

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 13:50 WIB

Bantah Pemerasan, Febrie: Tanya Tim 9, Pernahkah Saya Ajari Perbuatan seperti Itu?

Bantah Pemerasan, Febrie: Tanya Tim 9, Pernahkah Saya Ajari Perbuatan seperti Itu?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 13:46 WIB

×