Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Ketua PP Muhammadiyah Sarankan Dana Haji Tetap Dikelola BPKH

Iwan Supriyatna

Jum'at, 06 Juni 2025 | 13:19 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Sarankan Dana Haji Tetap Dikelola BPKH
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas menanggapi dana haji.

Suara.com - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, menanggapi wacana revisi Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji dengan menekankan pentingnya pemisahan fungsi antara pengelolaan dana dan penyelenggaraan ibadah haji.

“Kalau saya terus terang saja, lebih baik dipisah seperti sekarang. Cuma kemandirian BPKH betul-betul harus dijunjung tinggi karena ini menyangkut pengelolaan dana yang sangat penting,” kata Anwar ditulis Jumat (6/6/2025).

Menurutnya, hasil dari pengelolaan dana haji selama ini digunakan untuk mensubsidi biaya keberangkatan jemaah. Namun, ia mengingatkan agar dana pokok tidak sampai digunakan untuk subsidi, karena hal itu bertentangan dengan aturan perundang-undangan.

“Kalau tidak dikelola secara baik, bisa-bisa nanti termakan pokok. Menurut undang-undang, itu tidak boleh. Jangan sampai pokok terpakai untuk subsidi, itu tidak bisa. Oleh karena itu, manfaatkan hasil dari pengelolaan dana saja,” tegasnya.

Anwar Abbas juga menyatakan dukungannya terhadap keberadaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai lembaga mandiri yang fokus mengelola dana haji secara profesional. Ia menilai pemisahan antara lembaga penyelenggara dan pengelola dana justru memperkuat efektivitas dan akuntabilitas.

“Menurut saya harus serius mengurus ini. Bagusnya memang punya badan tersendiri seperti BPKH. Jadi, saya mendukung supaya pengelolaan dana haji tetap ada di BPKH,” lanjutnya.

Meski begitu, Anwar mengakui bahwa sistem yang ada saat ini belum tentu sempurna dan masih perlu evaluasi.

“Apakah sudah sempurna atau belum, itu perlu dipelajari,” tutupnya.

Dana haji merupakan salah satu topik yang kerap menjadi perhatian publik di Indonesia, negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia. Setiap tahun, jutaan umat Islam menyetorkan dana haji mereka ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai bentuk persiapan keberangkatan ke Tanah Suci. Namun, mengingat tingginya nilai yang dikelola, transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor krusial dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

baca juga

Hingga 2024, total dana haji yang dikelola BPKH mencapai lebih dari Rp160 triliun. Dana ini tidak hanya disimpan, tetapi juga diinvestasikan untuk menjaga nilainya agar tidak tergerus inflasi serta dapat digunakan untuk subsidi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih). Hal ini memungkinkan calon jemaah membayar biaya haji lebih rendah dibandingkan dengan biaya riil yang ditetapkan pemerintah dan maskapai penerbangan.

Namun, pengelolaan dana haji tidak lepas dari sorotan. Beberapa pihak mempertanyakan transparansi pemanfaatan dan imbal hasil investasinya. BPKH sendiri mengklaim bahwa seluruh pengelolaan dilakukan secara syariah, aman, dan profesional. Investasi difokuskan pada instrumen-instrumen rendah risiko, seperti deposito syariah, sukuk negara, dan proyek-proyek keuangan syariah yang dinilai aman dan menguntungkan.

Penting bagi publik untuk memahami bahwa dana haji bukanlah tabungan pribadi yang bisa dicairkan sewaktu-waktu, melainkan titipan umat yang dikelola untuk kepentingan bersama. Karena itu, wajar jika masyarakat mendesak adanya audit berkala oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta pelaporan rutin yang bisa diakses publik.

Transparansi dalam pengelolaan dana haji juga akan membantu meredam isu-isu liar dan spekulasi negatif yang bisa menurunkan kepercayaan publik. Selain itu, edukasi tentang bagaimana dana tersebut dikelola, dikembangkan, dan digunakan juga harus diperkuat, terutama kepada calon jemaah yang telah menyetorkan dana bertahun-tahun sebelumnya.

Di tengah antrian panjang keberangkatan haji—yang bisa mencapai belasan hingga puluhan tahun di beberapa daerah—pengelolaan dana yang aman, produktif, dan transparan menjadi sebuah keniscayaan. Dana haji bukan sekadar angka, melainkan harapan dan impian jutaan umat. Oleh karena itu, menjaga amanah ini adalah tanggung jawab moral dan spiritual yang harus terus diperkuat oleh negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Ini Guyur Dana Haji Untuk Para Karyawan

BUMN Ini Guyur Dana Haji Untuk Para Karyawan

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 09:27 WIB

Pastikan Dana Haji Aman dan Produktif, Kepala BPKH: Kami Utamakan Transparansi dan Prinsip Syariah

Pastikan Dana Haji Aman dan Produktif, Kepala BPKH: Kami Utamakan Transparansi dan Prinsip Syariah

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 14:15 WIB

CEK FAKTA: Budi Arie Kembalikan Dana Haji yang Dipakai buat Bangun IKN

CEK FAKTA: Budi Arie Kembalikan Dana Haji yang Dipakai buat Bangun IKN

News | Rabu, 09 April 2025 | 15:19 WIB

Terkini

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Surakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:40 WIB

SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS

SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:38 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama

81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia

Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia

Kalbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026

Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman

Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:29 WIB

×