Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Minat Properti Mewah di Tengah Besarnya Persaingan Pasar Menengah ke Bawah

M Nurhadi

Selasa, 10 Juni 2025 | 19:37 WIB
Minat Properti Mewah di Tengah Besarnya Persaingan Pasar Menengah ke Bawah
OXO The Pavilions [Ist]

Suara.com - Properti mewah masih memiliki minat yang tinggi. Terutama jika lokasinya berada di Bali. Di tengah besarnya dominasi produk properti segmen menengah dan menengah-bawah, sektor bisnis ini tetap memiliki peminat.

Hal ini ditunjukkan dengan tingginya permintaan properti mewah, salah satunya OXO The Pavilions. Berdasarkan laporan tekini hingga Minggu (8/6/2025), sebanyak 21 dari 24 unit vila eksklusif yang ditawarkan berhasil terjual dalam waktu singkat.

Terkait hal ini, CEO OXO Living, Johannes Weissenbaeck mengungkapkan, alasan OXO The Pavilions laris tidak lama setelah peluncurannya tidak lepas dari penawaran Program Mobilitas OXO MINI. Melalui program ini, MINI Indonesia menyediakan kendaraan listrik bagi penghuni OXO The Pavilions, sebagai bagian dari inisiatif transportasi tanpa emisi.

Namun demikian, menurut dia, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari kecepatan penjualan. Tujuan utama adalah membangun komunitas dengan nilai-nilai yang sama.

"OXO The Pavilions memiliki tujuan untuk menciptakan sesuatu yang langgeng, dengan investor yang mencari nilai dari desain, kesehatan, dan kehidupan bermakna," ujarnya. Komunitas investor OXO Living saat ini meliputi beragam latar belakang, mulai dari warga Bali hingga pembeli dari Jakarta, Surabaya, Singapura, Australia, Hong Kong, Swiss, Jerman, Austria, Spanyol, Denmark, Eropa Timur, dan Amerika Utara. 

Menurutnya, pasar kini juga mulai tertarik dengan konsep wellness living utama, yang didukung oleh manajemen sekelas hotel dan desain berwawasan ke depan. Hal ini pula yang ditawarkan usaha miliknya, di mana menyasar pasar Asia Tenggara yang budayanya menarik perhatian mancanegara.

Selain itu, lokasinya berada di depan Nuanu Creative City, sebuah pusat budaya dan inovasi yang berkembang pesat di pantai barat Bali juga menjadi salah satu alasan, di mana OXO Living berperan sebagai mitra utama dalam pengembangan hunian.

Selain itu, investor juga memiliki minat tinggi terhadap arsitek dengan makna budaya tinggi tanpa melupakan fungsinya. Masterplan proyek ini berkomitmen pada pembentukan kehidupan yang bermakna. Tata letak antar hunian dirancang untuk mendorong hubungan antar penghuni dalam komunitas, sembari tetap menjaga privasi masing-masing individu. Chris Precht menjelaskan, "Desain harus memiliki tujuan yang lebih dalam. Di OXO The Pavilions, kami ingin setiap hunian terasa seperti tempat berlindung, namun tetap memastikan interaksi penghuni dengan lingkungan sekitar. Proyek ini adalah tentang architecture that gives back."

Setiap unit vila, baik yang berukuran 3, 4, atau 5 kamar tidur, dirancang untuk menawarkan pengalaman tempat tinggal ideal. Vila-vila ini didesain untuk menghadirkan cahaya dan aliran udara alami, sambil menjaga privasi penghuni dan keluarga. Unit-unit tersebut dirancang dengan suasana slow living, desain yang menunjang kesehatan, dan potensi nilai investasi jangka panjang. Selain itu, semua unit vila dikelola oleh OXO Living, yang bertujuan untuk menjamin kualitas layanan dan kehidupan sehari-hari bagi para pemilik.

baca juga

Johannes juga menyebutkan bahwa pendidikan merupakan salah satu dasar dari visi komunitas. Lokasi OXO The Pavilions yang berdekatan dengan kampus ProEducation, salah satu sekolah internasional di Bali yang akan segera dibangun, menjadi nilai tambah bagi proyek ini. Llana Reece, Pendiri ProEd Global School, mengatakan, "Keluarga masa kini menginginkan lebih dari sekadar vila. Mereka menginginkan ekosistem yang mempertemukan pendidikan, kesehatan, dan gaya hidup. Itulah yang dihadirkan oleh OXO The Pavilions, dan kami bangga menjadi bagian dari proses ini."

Johannes menyimpulkan bahwa respons pasar terhadap proyek ini sangat positif. Investor yang bergabung tidak hanya membeli hunian, tetapi juga membeli visi bersama yang memprioritaskan kelanggengan, komunitas, dan kehidupan yang tertata rapi dalam lingkungan yang mendukung privasi dan interaksi sosial. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Masih Menjanjikan, Pengembangan Kawasan Pesisir saat Ekonomi Lesu Bisa jadi Kunci?

Dinilai Masih Menjanjikan, Pengembangan Kawasan Pesisir saat Ekonomi Lesu Bisa jadi Kunci?

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 12:41 WIB

Transformasi Lahan 370 Hektar di Cakung Jadi Peluang Baru Sektor Properti

Transformasi Lahan 370 Hektar di Cakung Jadi Peluang Baru Sektor Properti

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 14:37 WIB

Properti Kembali Bergairah, Pendapatan Real Estat Kuartal Pertama Naik 39 Persen

Properti Kembali Bergairah, Pendapatan Real Estat Kuartal Pertama Naik 39 Persen

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 13:56 WIB

Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:23 WIB

4 Rekomendasi Rumah Siap Huni di Jogja di Bawah Rp 500 Juta, Cocok Buat Tempat Tinggal di Masa Tua

4 Rekomendasi Rumah Siap Huni di Jogja di Bawah Rp 500 Juta, Cocok Buat Tempat Tinggal di Masa Tua

Bisnis | Jum'at, 30 Mei 2025 | 14:33 WIB

Pertama Kali Masuk, Musala di Rumah Mewah Atta Halilintar Bikin Andre Taulany Syok

Pertama Kali Masuk, Musala di Rumah Mewah Atta Halilintar Bikin Andre Taulany Syok

Lifestyle | Kamis, 29 Mei 2025 | 16:40 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:39 WIB

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:31 WIB

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:48 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:35 WIB

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:31 WIB

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:28 WIB

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:21 WIB

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:56 WIB

×