Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Investor Asing Diberi Karpet Merah Garap Proyek Infrastruktur Rp 200 Triliun, Lokal Minggir Dulu

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 11 Juni 2025 | 18:07 WIB
Investor Asing Diberi Karpet Merah Garap Proyek Infrastruktur Rp 200 Triliun, Lokal Minggir Dulu
Ilustrasi proyek infrastruktur.

Suara.com - Pemerintah memberi karpet merah kepada investor asing yang ingin menggarap proyek strategis nasional. Setidaknya, ada 46 proyek yang ditawarkan kepada investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Menteri Koordinator Bidang Infratruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, banyak negara-negara yang berminat untuk menggarap beberapa proyek di dalam negeri.

"Tercatat tadi lebih dari 33 negara yang hadir baik dari kawasan ASEAN tetangga kita, Asia Pasifik mulai dari Tiongkok, Jepang, Korea, termasuk juga negara-negara di Pasifik Australia dan lain sebagainya. Lalu negara-negara Asia Selatan, India, termasuk juga di Timur Tengah, Eropa, bahkan Amerika, Amerika Latin dan Afrika," kata AHY, di International Conference on Infrastructure (ICI) 2025di Jakarta Convention Center, Rabu (11/6/2025).

Proyek-proyek yang ditawarkan kali ini merupakan bagian dari implementasi lima prioritas pembangunan era Presiden Prabowo Subianto.

Kelima prioritas tersebut meliputi, infrastruktur untuk ketahanan pangan dan air, infrastruktur energi bersih, konektivitas melalui koridor transportasi terpadu, pembangunan kota layak huni dan tangguh, serta program transmigrasi untuk mendukung masyarakat perbatasan dan keseimbangan regional.

Sementara, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko IPK, Rachmat Kaimuddin, mengungkapkan bahwa nilai kumulatif dari 46 proyek yang ditawarkan ini mendekati Rp 200 triliun, yang sebagian besar akan mengandalkan skema investasi swasta seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) maupun joint venture (JV).

"Beberapa waktu terakhir kami mengumpulkan proyek yang kita pikir sudah siap, sudah tersedia untuk diinvestasikan. Totalnya hampir Rp 200 triliun, Rp 190 (triliun) something," ujar Rachmat.

Dalam rangkaian ICI 2025, pemerintah juga menjadwalkan sesi pitching pada hari berikutnya, di mana para pemilik proyek akan mempresentasikan langsung rencana mereka kepada calon investor. Sejumlah proyek yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari jalan tol, kereta api, bandara, hunian, hingga sistem penyediaan air minum.

Misalnya, dari usulan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ada proyek Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali senilai Rp 25,4 triliun. Di sektor energi terbarukan, pemerintah menawarkan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Leuwikeris di Jawa Barat dengan kapasitas 7,4 MW dan nilai investasi sekitar USD 16 juta.

Di bidang transportasi, Kementerian Perhubungan mengusulkan proyek Akses Kereta ke Pelabuhan Patimban, Jawa Barat sepanjang ±40 km, dengan nilai investasi sebesar USD 771 juta.

Selain itu, terdapat proyek pembangunan Bandara Singkawang di Kalimantan Barat, serta pengembangan Terminal Purabaya Transit-Oriented Development (TOD) di Sidoarjo, Jawa Timur.

Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) turut menyumbangkan sejumlah proyek seperti Karawaci City senilai USD 78,76 juta, revitalisasi Klender Apartment, Kota Mandiri Bekala di Medan, hingga Tanah Abang Urban Renewal di Jakarta.

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia juga menawarkan berbagai proyek strategis seperti Peningkatan Penyediaan Air Minum di Kota Denpasar, pengembangan RSUD Wangaya, pembangunan Jaringan Distribusi Gas Rumah Tangga di Kota Palembang, serta proyek Sistem Penyediaan Air Minum dengan skema kemitraan publik-swasta di Kabupaten Karo.

Tak ketinggalan, PT MRT Jakarta menyodorkan beberapa proyek potensial dalam bidang kawasan terpadu dan pengembangan ruang kota. Di antaranya adalah mixed use dan park & ride Lebak Bulus Integrated Development dengan nilai sekitar USD 30 juta, serta proyek mixed use Terminal Blok M yang membutuhkan investasi sekitar USD 176 juta.

Pembangunan infrastruktur terus menjadi prioritas utama pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata. Berbagai proyek strategis, mulai dari jalan tol, bandara, hingga pelabuhan, tengah digenjot penyelesaiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benteng Pendem Ambarawa Garapan Waskita Karya Siap Jadi Destinasi Wisata

Benteng Pendem Ambarawa Garapan Waskita Karya Siap Jadi Destinasi Wisata

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:04 WIB

Infrastruktur Irigasi Selalu jadi Persoalan Pertanian RI

Infrastruktur Irigasi Selalu jadi Persoalan Pertanian RI

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 08:12 WIB

5 Juta Ton Emisi CO Berkurang Lewat Proyek Infrastruktur Berkelanjutan

5 Juta Ton Emisi CO Berkurang Lewat Proyek Infrastruktur Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2025 | 14:37 WIB

Terkini

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB