Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Pilot Dapat Ancaman Bom, Pesawat Saudi Arlines Rute Jeddah-Soetta Mendarat Darurat di Kualanamu

Achmad Fauzi

Selasa, 17 Juni 2025 | 14:32 WIB
Pilot Dapat Ancaman Bom, Pesawat Saudi Arlines Rute Jeddah-Soetta Mendarat Darurat di Kualanamu
Ilustrasi Pesawat Saudi Airlines

Suara.com - Pesawat penumpang Saudi Airlines SV-5726 dikabarkan mendapatkan ancaman bom. Pesawat dengan rute Jeddah-Soekarno-Hatta itu mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Dalam hal ini, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menjalankan prosedur kontingensi dalam penanganan ancaman keamanan dan keselamatan terhadap pesawat Saudia SV-5726.

Setelah Pilot mendapatka ancaman keamanan dan keselamatan bom, maka diputuskan untuk mengalihkan pendaratan ke bandara terdekat.

PGS. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Anak Agung Ngurah Pranajaya mengatakan, seluruh bandara InJourney Airports siap menangani keadaan darurat keamanan atau emergency.

"Bandara terdekat saat Saudia SV-5726 melintas adalah Bandara Kualanamu. Pesawat tersebut kemudian melakukan pendaratan di Bandara Kualanamu sekitar pukul 10.44 WIB untuk menjalankan prosedur keamanan dan keselamatan," kata dia.

Di saat bersamaan, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) terdiri dari unsur Komite Keamanan Bandar Udara (Airport Security Committee) untuk memastikan prosedur Airport Contingency Plan berjalan baik dan sesuai ketentuan.

“Fokus utama setiap saat adalah memastikan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang dan juga pengguna jasa bandara,” kata Anak Agung Ngurah Pranajaya.

Untuk diketahui, Penyelenggaraan penerbangan haji tahun 2025 untuk jemaah asal Indonesia berjalan lancar dalam dua gelombang besar yang mencakup fase keberangkatan ke Tanah Suci dan fase pemulangan kembali ke tanah air. Proses ini melibatkan ribuan jemaah yang diterbangkan secara terstruktur melalui bandara-bandara embarkasi di berbagai wilayah Indonesia.

Gelombang pertama keberangkatan jemaah haji Indonesia dimulai pada 2 Mei 2025 bertepatan dengan 4 Zulkaidah 1446 Hijriah. Kelompok terbang pertama diberangkatkan dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG-01) menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada pukul 00.45 WIB dengan tujuan Madinah. Maskapai lain seperti Lion Air juga turut ambil bagian dalam melayani keberangkatan jemaah, termasuk untuk 15 kloter dari Embarkasi Padang yang mulai diberangkatkan pada 3 Mei hingga 30 Mei 2025 menggunakan pesawat Airbus 330.

baca juga

Keberangkatan gelombang pertama berlangsung dari 1 hingga 16 Mei 2025, dengan jemaah terlebih dahulu masuk ke asrama haji sebelum diberangkatkan ke Madinah. Sementara itu, gelombang kedua berlangsung dari 17 hingga 31 Mei 2025, di mana jemaah langsung diterbangkan menuju Makkah. Hingga penutupan proses keberangkatan pada 31 Mei, tercatat sebanyak 125.279 jemaah dari 323 kelompok terbang telah tiba di Arab Saudi.

Dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan keberangkatan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai turut menyiagakan layanan di 14 bandara embarkasi. Melalui sosialisasi intensif serta penerapan regulasi terbaru seperti PMK No. 4/2025 dan PMK No. 34/2025, Bea Cukai memberikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) untuk barang kiriman jemaah haji, masing-masing maksimal dua kali kiriman dengan nilai hingga USD 1.500 per kiriman. Selain itu, untuk barang bawaan pribadi, jemaah haji reguler diberikan pembebasan bea masuk penuh, sedangkan jemaah haji khusus diberikan pembebasan hingga nilai USD 2.500. Di bandara, Bea Cukai menyediakan layanan khusus, sistem pemeriksaan x-ray, dan penilaian risiko untuk memastikan keamanan dan kenyamanan proses keberangkatan dan pemulangan.

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia dimulai pada 11 Juni 2025. Pada hari pertama pemulangan ini, sebanyak 2.764 jemaah dan petugas dari tujuh kloter diberangkatkan dari Arab Saudi kembali ke Indonesia melalui bandara di Madinah dan Jeddah. Gelombang pertama kepulangan dijadwalkan berlangsung dari 11 hingga 25 Juni 2025 dan mencakup 266 kloter, dengan 258 kloter diberangkatkan dari Jeddah dan delapan dari Madinah. Selanjutnya, gelombang kedua pemulangan dijadwalkan berlangsung dari 26 Juni hingga 10 Juli 2025. Kloter terakhir dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 11 Juli 2025.

Rangkaian proses penerbangan haji tahun ini dikelola dengan sistem dan jadwal yang ketat untuk menjamin kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan jemaah. Pemerintah melalui Kementerian Agama, maskapai penerbangan, serta institusi terkait seperti OJK dan Bea Cukai bekerja sama dalam memastikan setiap aspek administratif dan logistik berjalan sesuai standar, sehingga ibadah haji tahun 2025 dapat terlaksana dengan tertib dan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Pemilik Air India yang Kecelakaan, Punya Harta Kekayaan Capai Rp 6.520 Triliun

Sosok Pemilik Air India yang Kecelakaan, Punya Harta Kekayaan Capai Rp 6.520 Triliun

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 07:43 WIB

Pemerintah Berikan Insentif PPN 6 Persen untuk Tiket Pesawat

Pemerintah Berikan Insentif PPN 6 Persen untuk Tiket Pesawat

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 13:56 WIB

Pilot dan Pramugari Garuda Indonesia Dibebastugaskan Usai Penumpang Kehilangan HP di Pesawat

Pilot dan Pramugari Garuda Indonesia Dibebastugaskan Usai Penumpang Kehilangan HP di Pesawat

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 10:02 WIB

Terkini

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×