Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Bertujuan Jadi Penggerak Ekosistem Digital yang Berdaya Saing Global, Telkom Terus Perkuat Posisi

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 18 Juni 2025 | 18:30 WIB
Bertujuan Jadi Penggerak Ekosistem Digital yang Berdaya Saing Global, Telkom Terus Perkuat Posisi
Executive Media Gathering Telkom di Jakarta (17/6/2025) dihadiri seluruh jajaran Direksi Telkom (Dok: Telkom)

Suara.com - Jajaran direksi baru PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencanangkan program kerja 100 hari sebagai langkah awal kepemimpinan dalam memperkuat posisi Telkom sebagai penggerak ekosistem digital yang berdaya saing global.

Program ini difokuskan pada percepatan transformasi menuju digital telco terdepan di Indonesia, pembentukan organisasi yang agile dan kolaboratif dengan tata kelola berstandar global, serta penguatan budaya service excellence guna memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Langkah ini sekaligus menjadi fondasi strategis dalam menjawab dinamika industri dan mendukung agenda digitalisasi nasional secara berkelanjutan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan Telkom mencanangkan program kerja 100 hari (Dok: Telkom)
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan Telkom mencanangkan program kerja 100 hari (Dok: Telkom)

“Kami menetapkan program 100 hari sebagai langkah awal untuk menata rencana kerja jangka panjang. Program ini kami mulai dengan mendengarkan masukan dari berbagai pihak, mulai dari stakeholder, mitra, hingga pelanggan. Dari berbagai diskusi tersebut, kami mendapatkan banyak insight berharga yang menjadi dasar penyusunan agenda transformasi ke depan,” ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini pada acara Executive Media Gathering, di Jakarta (17/6/2025), yang turut dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi Telkom.

Dian memaparkan bahwa dalam dua minggu pertama masa kerja, jajaran direksi baru Telkom melakukan kurasi menyeluruh terhadap berbagai aspek perusahaan untuk mengidentifikasi apa saja yang telah berjalan baik dan perlu ditingkatkan. Hasilnya menunjukkan bahwa Telkom memiliki fondasi yang sangat kuat, mulai dari strategi perusahaan melalui inisiatif 5 Bold Moves, perangkat tata kelola, hingga pendekatan terhadap customer experience.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat eksekusi demi memastikan mesin perusahaan berjalan dengan tepat. Dalam pilar tata kelola, perusahaan akan memastikan penerapannya yang akuntabel, terukur, dan terintegrasi. Kami juga akan menjalankan strategi perusahaan yang decisive dan berorientasi pada hasil. Di sisi customer experience, berbagai upaya akan dilakukan untuk menciptakan harmonisasi dan orkestrasi layanan yang lebih baik, tidak hanya bagi pelanggan eksternal, tetapi juga di internal organisasi. Dengan begitu, Telkom yakin dapat menghadirkan layanan prima secara menyeluruh,” jelas Dian.

Wakil Direktur Utama Telkom Muhammad Awaluddin menambahkan bahwa penguatan tata kelola menjadi salah satu prioritas utama perusahaan. “Telkom berkomitmen untuk menjadikan tata kelola sebagai penggerak pertumbuhan TelkomGroup. Kami juga memastikan risiko di setiap lini bisnis dikelola sebagai enabler untuk mendukung eksekusi berkelanjutan. Komitmen ini akan dijalankan dengan konsistensi dan berintegritas,” ungkap Awal.

Sebagai upaya memperkuat posisi TelkomGroup dalam ekosistem digital, perusahaan terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya pada segmen B2C dan B2B, serta penguatan infrastruktur digital. Dalam membangun infrastruktur digital yang solid, tidak hanya untuk kebutuhan nasional tetapi juga regional, Telkom berkomitmen menyediakan konektivitas yang andal dan terintegrasi. Infrastruktur digital ini mencakup jaringan satelit di angkasa, fiber optic di daratan, serta kabel bawah laut (submarine cable) sebagai tulang punggung konektivitas.

Telkom terus membentuk ekosistem digital terintegrasi melalui pengembangan infrastruktur yang menyeluruh, seperti pembangunan kabel bawah laut sebagai perluasan jaringan. Langkah strategis ini dilakukan guna mewujudkan Indonesia sebagai digital hub dan membangun konektivitas global yang menghubungkan dunia ke Indonesia.

Pengembangan ini tidak dapat dicapai tanpa kehadiran pusat data (data center) sebagai bagian tak terpisahkan dari infrastruktur digital. Untuk itu, Telkom membangun berbagai jenis data center mulai dari pengembangan Hyperscale Data Center (HDC), hingga enterprise dan micro data center di berbagai wilayah. Ekosistem ini dirancang untuk menangkap peluang pasar digital yang semakin berkembang, serta menjadi bagian dari penguatan Telkom sebagai infrastructure hub.

Selain fokus pada penguatan tata kelola dan eksekusi strategi, Telkom juga melakukan penguatan implementasi budaya perusahaan melalui Core Values AKHLAK dalam bentuk Digital Ways of Working untuk menjadikan Telkom tetap relevan dengan perubahan industri, sehingga dapat terus bertahan di dalam situasi bisnis yang sangat dinamis.

Nilai-nilai yang diusung meliputi keberanian melakukan eksekusi hingga mencapai hasil terbaik (Bravery), berpegang teguh pada prinsip etika, nilai, norma dan peraturan yang berlaku (Integrity), komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik (Service excellence), serta kemampuan untuk bertindak cepat, tepat, efektif, dan efisien (Agility).

Melalui berbagai inisiatif strategis yang dijalankan, Telkom menunjukkan komitmennya dalam mempercepat langkah transformasi, serta memperkuat peran sebagai penggerak ekosistem digital nasional. Dengan tata kelola yang solid, budaya perusahaan yang kuat, dan infrastruktur digital yang terintegrasi, Telkom optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri telekomunikasi dan digital di Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing di kancah global. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Digistar Class Intern 2025 Batch 3 untuk Mahasiswa Kembali Dibuka Telkom

Program Digistar Class Intern 2025 Batch 3 untuk Mahasiswa Kembali Dibuka Telkom

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 16:15 WIB

Anak Usaha Telkom Ungkap Rencana Bisnis 2025 Melalui Tiga Portofolio Utama

Anak Usaha Telkom Ungkap Rencana Bisnis 2025 Melalui Tiga Portofolio Utama

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 06:06 WIB

Langkah Nyata Wujudkan Net Zero Emission, Telkom Hitung dan Kompensasi Jejak Karbon Digiland 2025

Langkah Nyata Wujudkan Net Zero Emission, Telkom Hitung dan Kompensasi Jejak Karbon Digiland 2025

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 12:25 WIB

Telkom Dorong UMKM Berkelanjutan di Kaltara lewat GoZero% Goes to Borneo

Telkom Dorong UMKM Berkelanjutan di Kaltara lewat GoZero% Goes to Borneo

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 09:57 WIB

Telkom Tanam Ribuan Mangrove di Tarakan Lewat Program GoZero% Goes to Borneo

Telkom Tanam Ribuan Mangrove di Tarakan Lewat Program GoZero% Goes to Borneo

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 17:10 WIB

Telkom Catat Pendapatan Konsolidasi Rp36,6 Triliun di Awal 2025: Perkuat Bisnis Digital

Telkom Catat Pendapatan Konsolidasi Rp36,6 Triliun di Awal 2025: Perkuat Bisnis Digital

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 15:43 WIB

Terkini

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:16 WIB

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:04 WIB

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00 WIB

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB