Perang Iran-Israel Pecah, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi di 2025

Achmad Fauzi

Jum'at, 20 Juni 2025 | 08:01 WIB
Perang Iran-Israel Pecah, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi di 2025
Ilustrasi fakta cadangan minyak di Tambun Bekasi (Freepik)

Suara.com - Harga minyak dunia melonjak sekitar 3 persen pada perdagangan Kamis, 19 Juni 2025, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Kenaikan ini terjadi setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan militer Israel untuk mengintensifkan serangan terhadap Iran, dan investor mencermati potensi keterlibatan lebih lanjut dari Amerika Serikat dalam konflik tersebut.

Seperti dinukil dari CNBC, Jumat, 20 Juni 2025, harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan global, naik USD 2,15 atau 2,8 persn dan ditutup pada level USD 78,85 per barel. Ini merupakan penutupan tertinggi sejak 22 Januari 2025.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) milik AS sempat melonjak hingga 3,2 persen ke level tertinggi sesi pada USD 77,58 per barel.

Lonjakan harga terjadi di tengah meningkatnya eskalasi militer antara Israel dan Iran. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melalui sebuah unggahan di media sosial menyatakan bahwa Netanyahu telah memerintahkan pasukan pertahanan Israel untuk meningkatkan serangan terhadap "target strategis" di Iran serta "target pemerintah" di ibu kota Teheran.

"Tujuan dari serangan itu adalah untuk ‘melemahkan rezim ayatollah’," kata Katz.

Langkah agresif Israel ini muncul menyusul laporan bahwa rudal Iran telah menghantam sebuah rumah sakit besar di kota Beersheba, wilayah selatan Israel. Menyusul serangan tersebut, Katz secara terbuka mengancam Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Katz menyatakan bahwa militer Israel telah menerima instruksi tegas terkait target operasi mereka. "Militer Israel telah diberi instruksi dan tahu bahwa untuk mencapai semua tujuannya, orang ini sama sekali tidak boleh terus ada," kata Katz.

Di tengah memanasnya situasi, Presiden AS Donald Trump menyatakan masih mempertimbangkan apakah akan menginstruksikan serangan militer terhadap program nuklir Iran.

baca juga

Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Rabu lalu, Trump mengatakan, “Saya mungkin melakukannya, saya mungkin tidak melakukannya, maksud saya tidak seorang pun tahu apa yang akan saya lakukan.”

Gedung Putih menambahkan pada Kamis bahwa Presiden Trump akan membuat keputusan terkait kemungkinan serangan ke Iran dalam dua minggu mendatang.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di pasar energi global. JPMorgan memperingatkan bahwa setiap potensi perubahan rezim di Iran salah satu produsen minyak utama anggota OPEC dapat berdampak besar terhadap harga minyak global.

"Jika sejarah dapat dijadikan acuan, ketidakstabilan lebih lanjut di Iran dapat menyebabkan harga minyak naik secara signifikan dalam jangka waktu yang panjang," kata Natasha Kaneva, Kepala Riset Komoditas Global di JPMorgan.

Menurut Kaneva, gangguan pasokan dari Iran yang disebabkan oleh perubahan rezim akan sulit dipulihkan dalam waktu singkat.

"Hilangnya pasokan akibat perubahan rezim menjadi tantangan untuk segera pulih, yang selanjutnya mendukung kenaikan harga," ujar Kaneva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Iran-Israel Bikin Emas Jadi Primadona? Ini Kata Ahli dan Pilihan Investasi Lainnya

Perang Iran-Israel Bikin Emas Jadi Primadona? Ini Kata Ahli dan Pilihan Investasi Lainnya

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:29 WIB

Peringkat Daya Saing RI Anjlok 13 Peringkat! Perang Tarif dan Pengangguran jadi Biang Keroknya

Peringkat Daya Saing RI Anjlok 13 Peringkat! Perang Tarif dan Pengangguran jadi Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 13:36 WIB

Peringkat Daya Saing Indonesia Ambruk, Turun ke Posisi 40

Peringkat Daya Saing Indonesia Ambruk, Turun ke Posisi 40

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 11:19 WIB

Terkini

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

×