Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bagaimana Prospek Bitcoin saat Harga Emas Tertekan Akibat Perang Iran-Israel?

M Nurhadi

Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:48 WIB
Bagaimana Prospek Bitcoin saat Harga Emas Tertekan Akibat Perang Iran-Israel?
Ilustrasi Bitcoin (Unsplash)

Suara.com - Di tengah gejolak geopolitik yang melibatkan Iran dan Israel, serta kebijakan moneter ketat dari Federal Reserve (The Fed) yang menekan harga emas global, terjadi pergeseran menarik dalam pola investasi. Kalangan investor aset digital kini secara signifikan mengalihkan fokusnya ke Bitcoin (BTC), yang menunjukkan ketahanan luar biasa dalam kondisi penuh tekanan ini.

Menurut Antony Kusuma, Vice President Indodax, Bitcoin berhasil bertahan di level $104.000, sementara harga emas dunia terkoreksi sebesar 2,5 persen, turun dari $3.420 per ounce pada 13 Juni 2025 menjadi $3.335 pada 20 Juni 2025. Peristiwa ini terjadi di saat The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25 – 4,50 persen dan mengisyaratkan penurunan suku bunga akan dilakukan secara bertahap hingga 2027, sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi dan inflasi.

"Ketahanan Bitcoin dalam situasi penuh tekanan ini menunjukkan transformasi besar dalam pola pikir investor global terhadap aset digital," kata Antony dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/6/2025).

Ia menambahkan bahwa fenomena ini bukan sekadar tentang pergerakan harga, melainkan tentang pengakuan pasar global terhadap Bitcoin sebagai salah satu poros penting dalam strategi aset dunia.

Antony menjelaskan bahwa dalam situasi di mana bank sentral semakin bersikap ketat dan ketidakpastian geopolitik makin meningkat, investor cenderung mencari instrumen yang netral secara politik, terbuka, dan tidak mudah dimanipulasi. "Bitcoin menjawab semua itu," tegasnya.

Tren ini menunjukkan adanya peningkatan minat investor terhadap Bitcoin, termasuk dari sebagian institusi, yang kini tidak lagi hanya memandang Bitcoin sebagai instrumen spekulatif. Sebaliknya, Bitcoin mulai dilihat sebagai alternatif lindung nilai (hedging) yang menjanjikan di tengah ketidakpastian global.

Salah satu kekuatan utama Bitcoin, lanjut Antony, terletak pada sifatnya yang tidak bergantung pada otoritas pusat dalam pengelolaan pasokannya. Bitcoin tidak dikendalikan oleh bank sentral dan tidak dapat dicetak ulang seperti mata uang fiat. Jumlahnya yang terbatas hanya 21 juta koin diatur langsung oleh protokolnya, yang memberikan nilai protektif terhadap inflasi jangka panjang. Meskipun harga Bitcoin tetap dapat dipengaruhi oleh sentimen pasar akibat kebijakan moneter global atau ketegangan geopolitik, suplai yang tetap ini membedakannya dari mata uang fiat yang peredarannya bisa ditambah sesuai keputusan bank sentral.

Menurut Antony, kondisi saat ini memperlihatkan realitas bahwa instrumen-instrumen tradisional seperti emas dapat tertekan oleh kebijakan suku bunga, sementara Bitcoin justru mampu menunjukkan ketahanan dalam tekanan yang sama. "Ada realokasi kepercayaan. Aset digital seperti Bitcoin memberi akses ke dunia tanpa batas, dengan efisiensi dan transparansi yang belum pernah ada sebelumnya," katanya.

Di Indonesia, tren serupa juga mulai tampak jelas. Antony mengamati bahwa investor muda semakin menyadari peran Bitcoin dalam diversifikasi portofolio jangka panjang, dan terjadi peningkatan minat untuk berinvestasi dengan pendekatan terencana, bukan hanya spekulatif.

baca juga

Meski demikian, Antony Kusuma menekankan bahwa Bitcoin dan emas bukanlah pesaing mutlak. Keduanya dapat memiliki fungsi pelindung nilai dengan cara yang berbeda. "Emas punya warisan ribuan tahun, sedangkan Bitcoin menawarkan nilai strategis dalam ekonomi digital masa depan. Keduanya relevan, tergantung konteks dan kebutuhan investor," pungkasnya, menyiratkan bahwa diversifikasi dengan kedua aset ini bisa menjadi strategi yang bijak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Beralih ke Bitcoin saat Emas Terkoreksi dan The Fed Tahan Suku Bunga

Investor Beralih ke Bitcoin saat Emas Terkoreksi dan The Fed Tahan Suku Bunga

Bisnis | Sabtu, 21 Juni 2025 | 08:15 WIB

7 Tips Dapat Koin Kripto dari Game P2E Terbaru Tahun 2025, Raih Rp300 Ribu Sehari

7 Tips Dapat Koin Kripto dari Game P2E Terbaru Tahun 2025, Raih Rp300 Ribu Sehari

Tekno | Jum'at, 20 Juni 2025 | 15:23 WIB

Harga Emas Antam Terus Meluncur, Kini Dipatok Rp 1.936.000/Gram

Harga Emas Antam Terus Meluncur, Kini Dipatok Rp 1.936.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 09:07 WIB

Perang Iran-Israel Bikin Emas Jadi Primadona? Ini Kata Ahli dan Pilihan Investasi Lainnya

Perang Iran-Israel Bikin Emas Jadi Primadona? Ini Kata Ahli dan Pilihan Investasi Lainnya

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:29 WIB

5 Game Penghasil Uang Kripto yang Langsung Ditransfer, Hingga Rp500.000 Sehari

5 Game Penghasil Uang Kripto yang Langsung Ditransfer, Hingga Rp500.000 Sehari

Tekno | Kamis, 19 Juni 2025 | 11:31 WIB

Emas Antam Terjun Bebas, Ini Daftar Harga Terbaru Hari Ini

Emas Antam Terjun Bebas, Ini Daftar Harga Terbaru Hari Ini

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 09:29 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×