Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

McDonalds dan Krispy Kreme Putuskan Kerjasama Bisnis

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 26 Juni 2025 | 07:45 WIB
McDonalds dan Krispy Kreme Putuskan Kerjasama Bisnis
Logo McDonald's Indonesia (Instagram/mcdonaldsid)

Suara.com - McDonald's (MCD.N) dan pembuat donat Krispy Kreme (DNUT.O) menghentikan kerjasama bisnisnya. Keduanya mengatakan bahwa mereka akan mengakhiri kemitraan mereka di Amerika Serikat pada bulan Juli. 

Lantaran, kedua perusahaan tersebut kesulitan mengelola biaya yang terkait dengan usaha patungan tersebut. 

 Berdasarkan kemitraan tersebut, yang diumumkan pada bulan Maret tahun lalu, McDonald's berencana untuk menjual donat Krispy Kreme sebagai bagian dari menu sarapannya di lebih dari 14.000 toko di AS.  

Namun sejauh ini, donat tersebut hanya tersedia di 2.400 restoran McDonald's, menurut perusahaan tersebut.

"Pada akhirnya, upaya untuk menyesuaikan biaya kami dengan permintaan unit tidak berhasil, sehingga kemitraan ini tidak berkelanjutan bagi kami," kata CEO Krispy Kreme Josh Charlesworth dilansir Reuters, Kamis (26/6/2025).

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Krispy Kreme juga setuju untuk tidak memasok donatnya ke restoran cepat saji lainnya di AS hingga akhir tahun 2026. Jaringan donat tersebut menarik perkiraan tahunannya pada bulan Mei dan mengatakan sedang menilai kembali jadwal penerapan program tersebut bersama dengan McDonald's.

Saham Krispy Kreme, yang telah kehilangan sekitar 70% dari nilainya tahun ini, naik sedikit dalam perdagangan prapasar yang berombak.

Donat tersebut merupakan bagian dari menu sarapan penting McDonald's sebuah fitur yang telah coba ditingkatkan oleh jaringan restoran tersebut dengan menambahkan item baru, menghadirkan kembali favorit banyak orang, dan berinvestasi dalam pemasaran.

McDonald's mengatakan Krispy Kreme merupakan bagian kecil dan non-material dari bisnis sarapannya, yang disebutnya sebagai pilar inti dari strategi bisnisnya. Namun, bisnis kerjasama ini tidak menghasilkan keuntungan yang banyak.

baca juga

Laba Mcdonald Turun

 McDonalds mencatatkan penurunan penjualan terburuk yang terjadi sejak era Covid-19 di Amerika Serikat (AS). Pada kuartal I-2025, raksasa restoran cepat saji itu mengalami penurunan hingga 3,6%.

Penjualan ini terburuk sejak era Covid saat penjualan waralaba fast food itu merosot 8,7% pada kuartal kedua tahun 2020. Adapun, penurunan kali ini disebabkan oleh cuaca buruk dan tren berhati-hati yang dilakukan oleh para konsumen di AS.

CEO McDonalds Chris Kempczinski juga menyinggung soal keadaan restoran cepat saji di AS secara keseluruhan. Menurutnya penurunan terjadi bersamaan antara restoran dan pendapatan para konsumen penghasilan menengah.

"Tidak seperti beberapa bulan lalu, lalu lintas restoran cepat saji dari konsumen dengan penghasilan menengah turun hampir sama banyaknya, indikasi ini jelas adanya tekanan ekonomi pada lalu lintas yang meluas," katanya. 

Para eksekutif mencatatkan masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah lebih banyak yang mengunjungi McDonalds dibandingkan para pesaingnya. Di sisi lain, masyarakat berpenghasilan tinggi masih banyak yang memilih makan di luar. 

Namun ini tidak mengimbangi penyusutan dari kelompok pendapatan lain. Laba per saham yang dilaporkan perusahaan adalah US$2,67 berbanding perkiraan US$2,66. 

Sementara pendapatan yakni S$5,96 miliar lebih rendah yang diperkirakan mencapai US$6,09 miliar. Laba bersih yang dilaporkan perusahaan mencapai US$1,87 miliar. 

Jumlahnya menurun dari setahun sebelumnya US$1,93 miliar.

Sementara itu, penjualan McDonalds juga mengalami penurunan di pasar internasional meliputi Australia dan Perancis sebanyak 1%. Keduanya itu mencakup pasar terbesar di internasional dan menyumbang setengah dari pendapatan.

McDonald's dan para pesaingnya mengandalkan makanan hemat pada 2024 untuk memacu belanja di antara para pelanggan yang lebih memilih untuk menyantap makanan di rumah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

McDonald's Buka Lowongan Kerja, Ini Persyaratannya

McDonald's Buka Lowongan Kerja, Ini Persyaratannya

Bisnis | Minggu, 01 Juni 2025 | 12:36 WIB

Promo MCD Hari Ini Gratis Cheeseburger dan Bundling Tag Hello Kitty, Syarat Mudah!

Promo MCD Hari Ini Gratis Cheeseburger dan Bundling Tag Hello Kitty, Syarat Mudah!

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 17:28 WIB

Cek FAKTA: Info Loker McDonalds Indonesia di TikTok, Benarkah?

Cek FAKTA: Info Loker McDonalds Indonesia di TikTok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:53 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×