Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Pemerintah Pastikan Proyek Pembangunan IKN Terus Dilanjutkan

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 29 Juni 2025 | 13:46 WIB
Pemerintah Pastikan Proyek Pembangunan IKN Terus Dilanjutkan
Istana Garuda di IKN. [Ist]

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dilanjutkan.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo mengatakan bahwa proyek IKN tahap kedua terus dilanjutkan pembangunannya. Untuk detail pembangunannya diserahkan oleh Otorita IKN.

"Ya lanjut, tanya otoritas, IKN," katanya saat meninjau sekolah rakyat, Minggu (29/6/2025).

Kata dia, anggaranya juga memadai. Namun, Kementerian PU tidak memiliki proyek baru lagi di pembangunan IKN. Pihaknya hanya menyelesaikan pembangunan yang belum selesai dikerjakan.

"Tidak ada dari Kementerian PU, kita hanya menyelesaikan pembangunan yang belum jadi," jelasnya.

Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani sembilan perjanjian kerja sama pengerjaan proyek baru yang menjadi bagian dari tahap dua pembangunan ibu kota baru itu di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Paket pekerjaan baru yang ditandatangani dalam pembangunan IKN tahap dua itu meliputi tujuh proyek infrastruktur jalan. Selain itu ada proyek penataan kawasan olahraga dan ruang terbuka hijau, serta proyek penataan kawasan Sepaku.

Adapun seluruh pembangunan terus berlanjut hingga pengembangan kawasan yudikatif, legislatif, penyelesaian jalur distribusi air minum, serta jaringan jalan lainnya.

Danis menyebutkan pekerjaan penataan kawasan Sepaku bukan proyek biasa karena dilakukan di kawasan yang telah aktif secara sosial dan ekonomi. Saat ini prosesnya menuju kontrak pekerjaan lebih dari satu tahun karena dilakukan di tengah kehidupan masyarakat.

Sementara pelaksanaan pembangunan pasar di atas tanah desa, selama proses konstruksi tersebut para pedagang di Pasar Sepaku akan direlokasi sementara. Bila masa konstruksi sudah selesai, maka pedagang kembali menempati pasar itu.

"Penataan kawasan olahraga dan ruang terbuka hijau seperti kawasan glamping dikembangkan jadi ruang publik yang fungsional dan edukatif," kata Danis.

Kawasan glamping ditingkatkan menjadi ruang terbuka hijau dapat dimanfaatkan masyarakat untuk edukasi, rekreasi, dan riset, kawasan tersebut terdapat hutan tropis yang memiliki potensi besar untuk dijadikan pusat pembelajaran dan penelitian kehutanan.

"Nilai proyek paket pekerjaan peningkatan kualitas jalan sepanjang 12,3 kilometer lebih kurang Rp 3,042 triliun, dan paket pekerjaan penataan kawasan olahraga dan ruang terbuka hijau serta kawasan Sepaku sekitar Rp 313,2 miliar. Dana paket pekerjaan itu bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2025," kata Danis.

Apalagi, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menandatangani dua perjanjian kerja sama baru sebagai bagian dari kelanjutan tahap kedua pembangunan IKN periode 2025–2029.

Kedua proyek yang dimaksud mencakup Penataan Kawasan Sepaku dan Penataan Kawasan Olahraga serta Ruang Terbuka Hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan Bank Tanah Lakukan Reforma Agraria di IKN

Badan Bank Tanah Lakukan Reforma Agraria di IKN

Bisnis | Minggu, 01 Juni 2025 | 11:35 WIB

Hingga Mei 2025, Progres Fisik Pembangunan Jalan Tol IKN 3B-2 Capai 62 Persen

Hingga Mei 2025, Progres Fisik Pembangunan Jalan Tol IKN 3B-2 Capai 62 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2025 | 13:55 WIB

Akhir Tahun Rampung, Begini Progres Pembangunan Gedung Pemerintahan di IKN

Akhir Tahun Rampung, Begini Progres Pembangunan Gedung Pemerintahan di IKN

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 07:45 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB