Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perundingan AS-China Bisa Jadi Katalis IHSG Terbang di Level 6.900 Hari Ini

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 30 Juni 2025 | 07:32 WIB
Perundingan AS-China Bisa Jadi Katalis IHSG Terbang di Level 6.900 Hari Ini
Penutupan perdagangan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/12).

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menembus level 6.900 seiring sentimen positif dari pasar global pada perdagangan awal pekan, 30 Juni 2025.

Hal ini, terutama terkait kemajuan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China serta potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Analis BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan IHSG pada penutupan perdagangan Kamis lalu (26/6) mencatatkan kenaikan sebesar 0,96 persen.

Namun, penguatan indeks masih dibayangi oleh aksi jual bersih investor asing (net foreign sell) sebesar Rp 181 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas asing antara lain BBCA, CUAN, ICBP, ANTM, dan ASII.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

"IHSG akan mencoba kembali break di atas 6.900 dan melanjutkan penguatannya seiring dengan optimisme US-China trade deal dan potensi Fed cut rate," ujar Fanny dalam riset hariannya, Senin (30/6/2025).

Secara teknikal, level support IHSG berada di kisaran 6.830–6.870, sedangkan resistance berada pada level 6.930–7.000. Ini membuka peluang penguatan lanjutan apabila IHSG berhasil bertahan di atas support tersebut.

Pasar saham global turut memberikan dukungan positif terhadap pergerakan IHSG. Pada Jumat (27/6), indeks utama Wall Street ditutup menguat di tengah kabar menggembirakan dari meja perundingan perdagangan antara AS dan China.

Indeks S&P 500 naik 0,52 persen, Nasdaq Composite mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, dan Dow Jones Industrial Average menguat 1 persen.

Kendati Presiden Donald Trump menyampaikan melalui platform Truth Social bahwa negosiasi dagang AS-Kanada dihentikan, pasar tetap merespons positif perkembangan negosiasi dengan China. Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyebut bahwa kerangka kerja kesepakatan dagang dengan China telah rampung dan bahwa AS menargetkan kesepakatan serupa dengan sepuluh negara mitra dagang utama lainnya.

Tak hanya itu, reli saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti Nvidia dan Microsoft juga turut mendorong penguatan pasar.

Sementara itu, bursa Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam. Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 1,43 persen dan Topix naik 1,28 persen, didukung data inflasi Tokyo bulan Juni yang mencatatkan pelambatan.

Di Korea Selatan, indeks KOSPI melemah 0,77 persen, dan KOSDAQ turun 0,81 persen. Sedangkan bursa Australia dan China juga berada di zona merah, dengan ASX 200 dan CSI 300 masing-masing turun 0,43 persen dan 0,61 persen.

Sebaliknya, bursa Singapura dan Malaysia justru menguat, masing-masing 0,70 persen dan 0,55 persen.

BNI Sekuritas juga merilis beberapa rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini, dengan status speculative buy, sebagai berikut:

  • BRMS
  • ENRG
  • BKSL
  • ANTM
  • WIFI
  • CUAN

Sebelumnya, IHSG bergerak perkasa hingga akhir perdagangan Kamis, 26 Juni 2025, meskipun pada awal perdagangan sempat alami koreksi.

Mengutip data RTI Business, IHSG ditutup menghijau menuju level 6.897 atau naik 65,26 poin, secara presentase naik 0,96 persen.

Pada perdagangan pada pada hari itu, sebanyak 21,08 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,76 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,01 juta kali.

Dalam perdagangan di waktu itu , sebanyak 357 saham bergerak naik, sedangkan 246 saham mengalami penurunan, dan 200 saham tidak mengalami pergerakan.

Di perdagangan hari itu , mayoritas perdagangan digerakkan oleh investor dalam negeri, dengan aksi beli mencapai Rp 9,2 triliun, sedangkan aksi jual sebesar Rp 8,3 triliun.

Sementara, investor asing melakukan aksi beli sebesar Rp 3,7 triliun, serta aksi jual mencapai Rp 4,7 trilliun.

Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, DATA, PTMP, BCIP, DKFT, FUTR, BRRC, MBMA, PYFA, KRAS, BCAP, RATU, MARK, JAST, JPFA.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, PGAS, BUVA, APEX, SPRE, GIAA, AXIO, FILM, GPRA, MPXL, ZYRX, LABA, FORE, CLEO, ACES.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Perkasa di Tengah Ketidakpastian, Ini Saham-Saham yang Jadi Primadona

IHSG Perkasa di Tengah Ketidakpastian, Ini Saham-Saham yang Jadi Primadona

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 16:50 WIB

Konglomerasi Terbesar RI Borong Saham Rumah Sakit Hermina Rp1 Triliun

Konglomerasi Terbesar RI Borong Saham Rumah Sakit Hermina Rp1 Triliun

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 13:41 WIB

Bank Raya Buyback Saham Rp 20 Miliar

Bank Raya Buyback Saham Rp 20 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:01 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB