Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 01 Juli 2025 | 07:35 WIB
Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu
PT Phapros Tbk (PEHA), menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun 2025 di atas 20% secara tahunan (year-on-year/YoY) meski ekonomi domestik dan global masih penuh dengan kelesuan. (Tangkapan Layar-Fadil-Suara.com)

Suara.com - Emiten farmasi plat merah PT Phapros Tbk (PEHA), menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun 2025 di atas 20% secara tahunan (year-on-year/YoY) meski ekonomi domestik dan global masih penuh dengan kelesuan.

Phapros optimistis target tersebut akan tercapai karena indikasi positif sudah terlihat pada kinerja penjualan sepanjang kuartal 1/2025 yang tumbuh 17,23% YoY.

Emiten farmasi berkode saham PEHA ini sukses mencatatkan penjualan pada kuartal I/2025 sebesar Rp 200,67 miliar atau naik 17,32% dibandingkan dengan Q1/2024 Rp 171,04 miliar. Pertumbuhan penjualan pada Januari - Maret 2025 ini ditopang oleh penjualan obat-obatan segmen obat over the counter (OTC), yaitu obat yang bisa dijual bebas tanpa resep dokter, yang meningkat 79% YoY dan segmen obat resep (etikal) yang berhasil tumbuh 40% YoY.

Keberhasilan dan optimisme itu tertuang dalam Laporan Kinerja Direksi dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024. Phapros menyelenggarakan RUPST dengan dihadiri pemegang saham yang mewakili 680.216.500 lembar saham atau 80.98% dari seluruh saham Perseroan yang beredar.

RUPST ini kemudian menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, serta memutuskan tidak terdapat perubahan susunan Pengurus Perseroan. Pada kesempatan yang sama, PEHA juga sukses menggelar public expose 2025 yang dihadiri sebanyak 20 partisipan (tidak termasuk manajemen dan karyawan Perseroan) pada Senin, 30 Juni 2025.

Ida Rahmi Kurniasih, Plt. Direktur Utama PT Phapros Tbk. menyatakan, bahwa pencapaian positif pada kuartal I/2025 menjadi bukti positif atas perbaikan fundamental Perseroan yang telah dimulai sejak 2024. Kinerja kuartal 1/2025, menurutnya, juga menjadi indikator bagus bagi Phapros untuk merealisasikan target pertumbuhan penjualan sepanjang tahun 2025 di atas 20%.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, PEHA telah menjalankan lima strategi utama, yaitu penguatan kapabilitas finansial, peningkatan kepuasan konsumen, peningkatan kinerja bisnis dan produk portfolio, transformasi sistem dan proses bisnis, serta serta optimasi budaya organisasi dan peningkatan kapabilitas SDM.

"Melihat pencapaian kinerja pada kuartal I/2025 dan perkembangan hingga hari ini, kami optimistis target pertumbuhan penjualan Phapros pada tahun 2025 sebesar 20% akan tercapai. Hal ini ditambah dengan semakin solidnya kerja sama di seluruh lini perseroan. Dengan disiplin yang baik dan monitoring yang ketat saat mengeksekusi program kerja, memberikan dampak positif dalam upaya perbaikan berkelanjutan," ujar Ida usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose secara virtual, Senin (30/6/2025).

Dalam public expose, Ida menjelaskan perluasan pasar ekspor merupakan salah satu strategi Phapros dalam meningkatkan penjualan, karena potensinya sangat menjanjikan. PEHA menargetkan peningkatan nilai ekspor produk obat-obatan sebesar 25% pada tahun 2025. Untuk mencapai target tersebut, Phapros terus menjajaki peluang penambahan ekspor ke negara-negara seperti Timor Leste, Kamboja, Filipina, Malaysia dan Peru. Bahkan pada tahun 2026, perusahaan siap merambah pasar Myanmar dan Papua Nugini.

"Ke depan masih sangat terbuka pasar negara-negara lainnya. Ini menunjukkan bahwa Phapros mampu memenuhi standar mutu, harga yang bersaing dan sistem manajemen kualitas yang handal dan berstandar global. Untuk itu, kami juga terus melakukan inovasi produk baru", kata Ida.

Sepanjang kuartal I/2025, Phapros berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga memiliki likuiditas yang lebih baik dalam pengembangan bisnis . Untuk memperkuat posisinya di pasar farmasi dan menjaga pertumbuhan kinerja berkelanjutan, Phapros bakal segera merilis hasil inovasi berupa produk-produk baru pada tahun ini.

Ida menjelaskan, bagi Phapros sebagai perusahaan farmasi, peluncuran produk baru merupakan “darah segar” bagi perseroan. Hal ini dilakukan dengan penguatan portofolio produk baru yang bermargin bagus dan kerjasama strategis dengan Perusahaan Multinasional. Dengan demikian produk baru yang dihasilkan dengan durasi pengembangan singkat dapat berdaya saing tinggi.

Phapros telah memperkenalkan produk baru berupa obat anti tuberkulosis (OAT) di pertengahan tahun 2024. Produk inovasi berbentuk kaplet salut selaput ini akan meningkatkan kepatuhan para penggunanya sekaligus membantu pemerintah menekan penyebaran penyakit TB.

Di sepanjang tahun 2025 ini Phapros berencana untuk melakukan launching 9 (sembilan) produk baru antara lain menambah lini produk terapi untuk TB, produk antibiotik golongan cephalosporin, multivitamin, serta produk untuk stamina. Dengan amunisi produk baru ini, manajemen PEHA optimistis kinerjanya akan melejit di 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Fortune Southeast Asia 500, Ini Fokus Emiten BELI Tingkatkan Kinerja di 2025

Masuk Fortune Southeast Asia 500, Ini Fokus Emiten BELI Tingkatkan Kinerja di 2025

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 18:09 WIB

Komisi VI Usulkan Pansus Tata Kelola BUMN Melihat Hak Pensiunan Jiwasraya Terabaikan

Komisi VI Usulkan Pansus Tata Kelola BUMN Melihat Hak Pensiunan Jiwasraya Terabaikan

DPR | Senin, 30 Juni 2025 | 17:46 WIB

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:48 WIB

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:11 WIB

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:17 WIB

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB