Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Danantara Suka Perusahaan Rugi?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 01 Juli 2025 | 17:23 WIB
Danantara Suka Perusahaan Rugi?
Ilustrasi. Sejak awal kemunculannya sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), publik punya ekspektasi tinggi.

Suara.com - Sejak awal kemunculannya sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), publik punya ekspektasi tinggi. Lembaga besutan Presiden Prabowo Subianto ini digadang-gadang jadi "mesin pertumbuhan" ekonomi, mendanai proyek-proyek strategis yang menguntungkan.

Namun, belakangan muncul persepsi yang bikin alis berkerut karena apakah Danantara justru "menyukai" perusahaan merugi?

Sudut pandang ini mencuat setelah keputusan Danantara untuk memberikan pinjaman pemegang saham (shareholder loan) senilai Rp6,65 triliun kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA). Dana ini merupakan bagian dari total dukungan pendanaan fantastis sekitar US$1 miliar (sekitar Rp16,3 triliun).

Selain Garuda, Danantara bersama dengan Indonesia Investment Authority (INA) juga dilaporkan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) senilai US$800 juta dengan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), emiten Prajogo Pangestu itu.

Yang menarik jika melihat kinerja dua perusahaan itu tercatat keduanya masih mengalami kerugian. Berdasarkan laporan keuanga, GIAA masih rugi Rp1,2 triliun pada kuartal I 2025 ini, begitu juga dengan TPIA yang mencatatkan rugi US$23,6 juta dolar atau setara RpRp382 miliar di periode yang sama.

Tak hanya dua emiten itu, catatan Suara.com menunjukkan nama-nama seperti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang rugi Rp4,6 triliun, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dengan kerugian Rp2,8 triliun, dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang merugi Rp1,7 triliun, masuk dalam daftar potensial penerima investasi.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara pernah mengatakan kepada Suara.com bahwa suntikan dana investasi kesejumlah perusahaan yang merugi bisa berpotensi besar menjadi jebakan "moral hazard" di kemudian hari.

"Alih-alih mengalokasikan dana setoran dividen BUMN untuk investasi dan menguntungkan, lembaga besutan Presiden Prabowo Subianto itu justru sibuk membantu perusahaan pelat merah yang sedang kesulitan," kata Bhima.

Bhima khawatir, ekspektasi investor swasta baik domestik maupun asing yang berharap Danantara mendanai proyek-proyek bankable untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, bisa jadi sirna.

"Jadi resource atau sumber dayanya kalau sebagian hanya digunakan untuk melakukan konsolidasi BUMN itu, itu bisa terkuras, bisa kurang efektif dan kurang efisien dalam mendorong tujuan Danantara untuk menjadi engine of growth," tegasnya.

Menurut Bhima, menyuntik Garuda dengan dana dividen BUMN adalah keputusan yang sangat berisiko. Maskapai nasional itu, katanya, sudah punya segudang masalah keuangan sejak lama.

"Kenapa? Karena kalau menyuntik Garuda ini kan dari dulu sudah punya masalah banyak dari segi keuangan. Jadi dana dari dividen yang diputar kepada perusahaan-perusahaan seperti Garuda, ya tentu moral hazard-nya juga akan tinggi," jelas Bhima.

Ia mempertanyakan perhitungan Return on Investment (ROI) jika dana tersebut hanya digunakan untuk restrukturisasi keuangan BUMN bermasalah. Padahal, Danantara diharapkan mendanai proyek-proyek yang punya kelayakan finansial dan potensi keuntungan jelas.

"Itu yang menjadi [masalah] ketika masuknya lebih ke arah restrukturisasi ataupun dari keuangan dari BUMN," imbuh Bhima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diam-diam Danantara Guyur Dana Buat Bursa Bangkit

Diam-diam Danantara Guyur Dana Buat Bursa Bangkit

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 13:23 WIB

Danantara Bakal Tampung Dana Ratusan Triliun Dari Bank Asing

Danantara Bakal Tampung Dana Ratusan Triliun Dari Bank Asing

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 12:23 WIB

Timses Prabowo Kembali Masuk Jajaran Komisaris Garuda

Timses Prabowo Kembali Masuk Jajaran Komisaris Garuda

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 10:08 WIB

Terkini

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:27 WIB

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB