IHSG Longsor Menuju Level 6.800, Ini Faktor Pendorongnya

Achmad Fauzi

Rabu, 02 Juli 2025 | 16:52 WIB
IHSG Longsor Menuju Level 6.800, Ini Faktor Pendorongnya
Ilustrasi Pergerakan IHSG/(Suara.com/Alfian Winanto).

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah berada di zona merah hingga akhir perdagangan Rabu, 2 Juli 2025. Dari awal perdagangan hingga akhir IHSG terus melemah kembali ke level 6.800

Mengutip data RTI Business, IHSG ditutup anjlok ke level 6.881 atau turun 34,11 poin, secara presentase turun 0,49 persen.

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 24,60 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,0 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,09 juta kali.

Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam perdagangan pada hari ini, sebanyak 195 saham bergerak naik, sedangkan 396 saham mengalami penurunan, dan 196 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, KRYA, NAIK, PTMP, CINT, NASI, OILS, MINA, TOWR, IKAN, HAJJ, MUTU, TEBE, HOKI, TMPO.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, COCO, NOBU, APEX, LEAD, PSAB, IOTF, BUVA, ADMR, CUAN, CBDK, JATI, KRAS, ARCI, BRPT.

Faktor IHSG Turun

Philip Sekuritas Indonesia dalam analisinya menyebut pelemahan bursa saham Asia termasuk IHSG, seiring meningkatnya kekhawatiran pasar menjelang tenggat waktu 9 Juli yang ditetapkan Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan dagang dengan negara mitra, atau memberlakukan tarif yang lebih tinggi. Ketidakpastian ini memicu tekanan pada sebagian besar indeks saham regional.

Sentimen negatif turut diperparah oleh pernyataan Presiden Donald Trump, yang menegaskan tidak akan memperpanjang batas waktu negosiasi dagang. Trump juga menyampaikan keraguannya bahwa kesepakatan dapat dicapai dengan Jepang, meski tetap berharap pada tercapainya kesepakatan dengan India.

baca juga

Sementara itu, perhatian investor kini tertuju pada perkembangan RUU Pajak dan Belanja yang diajukan Trump, yang diperkirakan akan menambah utang nasional AS sebesar USD 3,3 triliun, sekaligus memangkas pajak dan sejumlah program jaminan sosial. RUU ini telah disetujui oleh Senat AS dengan margin tipis dan akan dibawa ke DPR untuk pengesahan akhir.

Di pasar valuta asing, nilai tukar dolar AS (USD) tertekan, mendekati level terendah sejak Februari 2022 terhadap mata uang utama dunia lainnya. USD juga mendekati level terlemah terhadap Euro sejak September 2021 dan terhadap Franc Swiss sejak Januari 2015.

Sesuai Proyeksi

IHSG pada Rabu, 2 Juli 2025 diperkirakan akan menguji level support penting di area 6.900 setelah pada penutupan perdagangan kemarin terkoreksi tipis sebesar 0,18 persen.

Koreksi ini juga diiringi dengan tekanan jual dari investor asing dengan mencatatkan net sell sekitar Rp 817 miliar.

Analis BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menjelaskan bahwa sejumlah saham unggulan menjadi target aksi jual asing, antara lain BBRI, BMRI, ANTM, BBCA, dan BBNI.

"IHSG akan tes untuk break support di 6.900. Jika bertahan di support tersebut, IHSG masih akan melanjutkan penguatannya. Akan tetapi jika break support, maka potensi koreksi kembali hingga 6.780-an," ujar Fanny dalam riset hariannya, Rabu (2/7/2025).

Adapun, rentang support IHSG saat ini berada di kisaran 6.870–6.900, sementara resistance diperkirakan akan dihadapi pada level 6.950–7.000.

Kondisi pasar saham global turut memberikan tekanan terhadap pergerakan IHSG. Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (1/7), dengan Nasdaq dan S&P 500 melemah akibat tekanan pada saham teknologi, sementara Dow Jones mampu menguat.

Indeks Nasdaq turun 0,82 persen, S&P 500 melemah 0,11 persen, sedangkan Dow Jones menguat 0,91 persen.

Salah satu penyebab penurunan adalah pelemahan saham Tesla yang turun hingga 5,4 persen setelah muncul konflik terbuka antara CEO Elon Musk dan mantan Presiden AS Donald Trump.

Trump mengancam akan mencabut subsidi miliaran dolar bagi Tesla jika kembali menjabat, sementara Musk mengkritik keras kebijakan fiskal dan pengeluaran Trump.

Fokus investor kini tertuju pada laporan tenaga kerja non-farm payrolls yang akan dirilis Kamis (3/7), yang bisa menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pergerakan IHSG Rabu Pagi Anjlok Kembali ke Level 6.800

Pergerakan IHSG Rabu Pagi Anjlok Kembali ke Level 6.800

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 09:20 WIB

IHSG Terancam Kembali Memerah Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan

IHSG Terancam Kembali Memerah Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 08:32 WIB

IHSG Ambrol pada Perdagangan Hari Ini, Simak Saham-saham yang Merosot

IHSG Ambrol pada Perdagangan Hari Ini, Simak Saham-saham yang Merosot

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×