Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

China Tak Takut Lawan AS, Siap Jadi Langganan "Minyak Murah" dari Iran

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 03 Juli 2025 | 07:33 WIB
China Tak Takut Lawan AS, Siap Jadi Langganan "Minyak Murah" dari Iran
Presiden China Xi Jinping (Instagram)

Suara.com - Meski kini Iran tengah ditekan oleh Amerika Serikat dan sekutunya, terutama zionis Israel. Nampaknya, hal ini tidak jadi masalah bagi China, meski diancam dengan sanksi ekonomi. Pelabuhan terbesar China, hingga kini masih menerima minyak mentah Iran sepanjang tahun ini.

Kondisi ini secara signifikan menyoroti celah dalam upaya Amerika Serikat (AS) untuk membatasi pendanaan militer Teheran dan menegakkan sanksi yang ada. Perdagangan ini melibatkan rute kompleks dan penggunaan kapal tanker yang dikenai sanksi, menunjukkan China secara pragmatis mengabaikan sanksi AS demi kebutuhan energi domestik, khususnya di tengah ekonomi yang melambat.

Menurut data dari firma analisis Kpler yang dikutip melalui Bloomberg, antara Januari hingga Juni 2025, terminal di sekitar gugus pelabuhan Qingdao, Dalian, dan Zhoushan telah membantu China membeli hampir 1,4 juta barel minyak mentah Iran per hari. Khususnya pada bulan Juni, pelabuhan di sekitar Qingdao saja menerima sekitar 15,5 juta barel minyak mentah Iran, dengan nilai mencapai hampir US$1 miliar pada harga diskon saat ini. Pola serupa juga terlihat di pelabuhan lain sepanjang pantai timur China, seperti Dongjiakou dan Lanqiao. Meskipun China secara resmi tidak mengakui sanksi AS dan membela haknya untuk berdagang dengan Iran, perusahaan-perusahaan besar China umumnya sangat berhati-hati dalam berurusan dengan entitas yang dikenai sanksi AS karena takut terjerat dalam penegakan hukum Washington. Namun, keberlanjutan penggunaan pelabuhan-pelabuhan besar ini mencerminkan interpretasi pragmatis China terhadap pesan yang membingungkan dari pemerintahan Trump sebelumnya.

Secara resmi, data bea cukai China menunjukkan bahwa negara tersebut belum mengimpor minyak mentah Iran sejak pertengahan 2022. Namun, para pedagang menjelaskan bahwa minyak yang dimuat di pelabuhan Iran seringkali dikirim ke perairan lepas pantai Malaysia atau titik transfer lain, di mana minyak kemudian dipindahkan antar kapal tanker di laut. Kapal-kapal yang dikenai sanksi AS sering digunakan pada perjalanan awal dari Iran ke Malaysia, sebelum kemudian dipindahkan ke kapal-kapal "armada gelap" untuk sisa perjalanan menuju China. Departemen Keuangan AS, meskipun telah memberlakukan pembatasan pada entitas China yang dianggap membantu aliran minyak, sebagian besar fokus pada kapal tanker dan cenderung menghindari sanksi terhadap pelabuhan atau kilang minyak yang lebih besar.

Ketahanan arus minyak mentah Iran ke China juga mencerminkan kebutuhan berkelanjutan negara tersebut akan barel minyak dengan harga diskon. Minyak ini sangat penting bagi industri penyulingan swasta China yang besar, yang telah berjuang dengan margin keuntungan yang sangat tipis di tengah perlambatan ekonomi.

Hingga saat ini, hanya satu terminal pelabuhan di wilayah Dongying, Shandong, yang masuk daftar hitam AS karena menerima kiriman dari Iran. Langkah ini ditafsirkan oleh para pedagang sebagai sinyal yang disengaja dari AS untuk menghindari kerusakan tambahan pada sektor lain yang lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eksklusif: Duta Besar Iran Bicara Gencatan Senjata, Serangan Balasan, dan Masa Depan Konflik

Eksklusif: Duta Besar Iran Bicara Gencatan Senjata, Serangan Balasan, dan Masa Depan Konflik

wawancara | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:07 WIB

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Setelah Naik Tinggi Imbas Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Akhirnya Stabil

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 07:41 WIB

Setelah Lama Kosong, Indonesia akan Punya Duta Besar untuk AS, Siapa?

Setelah Lama Kosong, Indonesia akan Punya Duta Besar untuk AS, Siapa?

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 18:26 WIB

KPI Minta Masukan China untuk RUU Penyiaran, Kebebasan Pers dan Rakyat Terancam?

KPI Minta Masukan China untuk RUU Penyiaran, Kebebasan Pers dan Rakyat Terancam?

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 13:21 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Harga Minyak Dunia Makin Anjlok Setelah Kondisi Perang Iran-Israel Kondusif

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:53 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik dari Brand China, Kini Booming di Indonesia

5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik dari Brand China, Kini Booming di Indonesia

Lifestyle | Senin, 30 Juni 2025 | 18:20 WIB

Terkini

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:32 WIB

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:25 WIB

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:19 WIB

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:04 WIB

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:51 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:46 WIB

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:26 WIB