Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

Usai Terganjal Kasus, Apakah Ajaib Sekuritas Aman Buat Investor?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 04 Juli 2025 | 16:17 WIB
Usai Terganjal Kasus, Apakah Ajaib Sekuritas Aman Buat Investor?
Ilustrasi. Sebuah kasus mengejutkan tengah menghantam dunia investasi saham Tanah Air, melibatkan salah satu platform sekuritas yang populer, Ajaib Sekuritas.

Suara.com - Sebuah kasus mengejutkan tengah menghantam dunia investasi saham Tanah Air, melibatkan salah satu platform sekuritas yang populer, Ajaib Sekuritas.

Seorang investor mendadak ditagih Rp1,8 miliar melalui fasilitas trade limit, padahal niat awalnya hanya membeli saham senilai Rp1 juta.

Insiden ini, yang ramai beredar di media sosial, sontak memicu kekhawatiran publik: apakah Ajaib Sekuritas aman bagi investor?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat. Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK, Eddy Manindo Harahap, menginstruksikan Ajaib Sekuritas untuk segera menggelar pertemuan langsung dengan investor yang dirugikan.

“OJK juga telah menginstruksikan agar Ajaib segera melakukan pertemuan langsung dengan nasabah guna menyelesaikan permasalahan tersebut secara transparan dan tuntas,” ujar Eddy melalui keterangan pers, Jumat (4/7/2025).

OJK tak main-main dalam menyikapi kasus ini. Mereka menegaskan akan terus memantau dan menganalisis perkembangan penyelesaian, serta meminta Ajaib untuk menyampaikan laporan hasil pemeriksaan internal secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari supervisory action, OJK bahkan telah memanggil pihak Ajaib untuk meminta penjelasan rinci terkait kronologi kejadian dan langkah penyelesaian yang sudah serta akan dilakukan.

“OJK menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah pengawasan terkait permasalahan yang melibatkan salah satu nasabah dengan Ajaib,” papar Eddy.

Menanggapi gejolak ini, pihak Ajaib Sekuritas melalui Juliana, menyatakan telah berdiskusi dengan OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI). "Kami menyampaikan hasil temuan yang memastikan dana dan transaksi seluruh nasabah tetap aman dan terjaga," kata Juliana dalam keterangan resmi. Ia menambahkan, seluruh temuan ini telah disampaikan secara transparan, dan Ajaib Sekuritas bersama OJK dan BEI berkomitmen untuk menjaga kepercayaan nasabah.

Kronologi Mengejutkan: Dari Rp1 Juta Jadi Rp1,8 Miliar

Kasus ini bermula dari pengakuan seorang pengguna aplikasi Ajaib Sekuritas dengan akun @frien di Instagram. Ia menceritakan niat awalnya pada Selasa (24/6/2025) pagi, hanya ingin membeli 9 lot saham BBTN senilai sekitar Rp1 juta.

Namun, yang terjadi selanjutnya benar-benar di luar dugaan. Tak berselang lama setelah membuka aplikasi, @frien mengaku terkejut melihat adanya transaksi pembelian BBTN senilai 16.541 lot, yang setara dengan Rp1,8 miliar! Lebih mencengangkan lagi, transaksi tersebut dilakukan dengan fasilitas trade limit dan sudah dalam status "MATCHED!!".

Sebagai informasi, fasilitas trade limit memungkinkan investor membeli saham melebihi saldo kas yang ada di Rekening Dana Nasabah (RDN).

Besaran dana ini ditentukan oleh pihak sekuritas. Investor yang menggunakan fasilitas ini biasanya punya waktu 2-3 hari untuk melunasi kewajiban dengan menyetor dana tambahan ke RDN sebelum akunnya dibekukan atau dilakukan penjualan paksa (forced sell) saham yang dimiliki investor untuk mengembalikan buying power.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos OJK Matangkan Akses Kredit SPPG untuk Program MBG

Bos OJK Matangkan Akses Kredit SPPG untuk Program MBG

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:27 WIB

IHSG Menguat Tipis di Jumat Pagi, Simak Saham-saham Pendorongnya

IHSG Menguat Tipis di Jumat Pagi, Simak Saham-saham Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 09:23 WIB

Bos OJK Pastikan Kinerja Perbankan Masih Kuat, Likuiditas Aman

Bos OJK Pastikan Kinerja Perbankan Masih Kuat, Likuiditas Aman

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 08:19 WIB

Terkini

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:57 WIB

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:14 WIB