Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Harga Pi Coin Anjlok ke Level Terendah Sejak Terdaftar di Bursa, Holder Jual Massal!

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 08 Juli 2025 | 13:09 WIB
Harga Pi Coin Anjlok ke Level Terendah Sejak Terdaftar di Bursa, Holder Jual Massal!
Pi Network/(X @Dr_Picoin).

Suara.com - Pi Network (PI) menutup bulan Juni dengan harga level terendah sejak terdaftar di bursa (exchange). Meskipun ada gelombang berita positif selama minggu pertama Juli 2025, hal ini tidak cukup untuk menghentikan para Pioneers (pengguna Pi Network) dari mentransfer Pi ke centralized exchange (CEX), sehingga meningkatkan tekanan jual secara signifikan.

Dilansir dari Coinbase, harga terkini Pi Coin pada Selasa (8/7/2025) berada di kisaran Rp7.403. Angka ini berada di zona merah, dengan penurunan 2,01% dibandingkan sejam sebelumnya dan 1,94% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini dipicu oleh pembukaan token yang terus berlangsung (token unlock), aliran masuk ke bursa yang memperkuat tekanan jual, diperparah oleh kondisi teknikal yang lemah, serta dominasi pasar Bitcoin yang masih kuat. 

Ada beberapa faktor utama yang berkontribusi pada penurunan harga Pi Coin:

Penyebab Utama: Gelombang Pembukaan Token (Token Unlock) Antara 28 Juni hingga 15 Juli 2025, sebanyak 337 juta token PI (senilai lebih dari $135 juta) mulai beredar. Bahkan, 19 juta PI (sekitar $8,7 juta) dilepaskan hanya pada 4 Juli. Ini merupakan peristiwa pembukaan token terbesar hingga tahun 2027, yang menciptakan kelebihan pasokan di pasar karena banyak penerima token yang langsung menjualnya. PiScan juga menunjukkan bahwa 232,9 juta token PI akan terbuka pada bulan Juli, semakin menekan sentimen Pioneers.

Selain itu, data on-chain mengindikasikan bahwa dompet yang terhubung dengan Tim Inti Pi memindahkan jutaan PI ke bursa OKX dan Gate.io. Hal ini meningkatkan kekhawatiran akan adanya penjualan terkoordinasi oleh pihak dalam (insider). Investor Moon Jeff bahkan mencatat peningkatan 8 juta PI yang disetorkan ke bursa dalam dua hari terakhir, menegaskan bahwa tekanan jual sebagian besar berasal dari peningkatan setoran ini. Gagalnya hype Pi2Day dan proses KYC (Know Your Customer) yang terhambat juga menurunkan kepercayaan investor ritel. Hal ini terlihat dari volume perdagangan yang turun 26,64% menjadi $59,9 juta meskipun harga menurun.

Pelemahan harga PI didorong pula oleh Kondisi Teknis yang Lemah. Histogram MACD di -0,0028 menunjukkan bahwa momentum bearish (penurunan harga) masih berlanjut. RSI (Relative Strength Index) 33,87, meskipun menunjukkan kondisi jenuh jual, momentum kenaikan harga masih sangat lemah.

Saat ini, harga Pi Coin berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 7 hari ($0,47) dan SMA 30 hari ($0,55), yang kini berfungsi sebagai level resistensi. Sementara, level $0,4471 (harga terendah Juni) berhasil dipertahankan pada 7 Juli. Namun, jika level ini gagal dipertahankan, harga Pi bisa terus turun menuju $0,40.

Harga PI  (CoinMarketCap)
Harga PI (CoinMarketCap)

Saldo PI di Exchange Terus Meningkat, Kepercayaan Holder Tergerus

Menurut pengamatan BeInCrypto, jumlah token PI yang tersimpan di centralized exchange terus meningkat signifikan selama lima bulan terakhir. Angka ini melonjak dari 263 juta pada bulan Maret menjadi lebih dari 370 juta saat ini—sebuah peningkatan lebih dari 40%.

Pada bulan Mei, kemunculan publik pendiri Pi Network, Nicolas Kokkalis, sempat memicu kegembiraan dan akumulasi Pi yang kuat, menyebabkan penurunan tajam jumlah Pi di exchange. Namun, sentimen positif ini berbalik pada bulan Juni di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, mendorong tren kembali ke arah peningkatan saldo Pi di bursa.

Pada minggu pertama Juli, harga Pi telah turun 9%, dari US0,51menjadiUS0,46. Analisis BeInCrypto menunjukkan bahwa Pi kemungkinan akan terus menurun menuju level terendah baru di US$0,40.

Meskipun Tim Inti Pi telah merilis beberapa pembaruan besar sejak Pi2Day, termasuk Pi App Studio, fitur staking baru, sinkronisasi KYC, Pi Desktop, dan alat manajemen akun, upaya ini tampaknya belum cukup untuk meningkatkan kepercayaan para holder dalam kondisi pasar saat ini. Banyak holder yang telah lama menunggu kabar baik, namun ketika pembaruan tiba, harga justru cenderung turun lebih jauh. Siklus ini memicu ketidakpuasan yang semakin meningkat dalam komunitas Pi, yang tercermin dari jumlah Pi yang terus meningkat di exchange.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Pionir Bursa Kripto Go Public, IPO COIN Direspon Positif Investor

Jadi Pionir Bursa Kripto Go Public, IPO COIN Direspon Positif Investor

Bisnis | Selasa, 08 Juli 2025 | 08:06 WIB

Pasar Tidak Terpengaruh Isu UBO, COIN Oversubscribed Lebih dari 180 Kali

Pasar Tidak Terpengaruh Isu UBO, COIN Oversubscribed Lebih dari 180 Kali

Bisnis | Senin, 07 Juli 2025 | 23:15 WIB

Dana Rp1 Triliun Terkait Judol Ada yang Mengalir ke Kamboja dan Myanmar Lewat Kripto hingga Valas

Dana Rp1 Triliun Terkait Judol Ada yang Mengalir ke Kamboja dan Myanmar Lewat Kripto hingga Valas

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 14:26 WIB

PINTU Dilibatkan KPK sebagai Saksi dalam Pengusutan Dugaan Korupsi di ASDP Indonesia Ferry

PINTU Dilibatkan KPK sebagai Saksi dalam Pengusutan Dugaan Korupsi di ASDP Indonesia Ferry

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 21:33 WIB

Pintu Bantah Ada Karyawan Terlibat Kasus Dugaan Korupsi di PT ASDP Indonesia Ferry

Pintu Bantah Ada Karyawan Terlibat Kasus Dugaan Korupsi di PT ASDP Indonesia Ferry

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 18:42 WIB

Tren Positif Kripto Berpotensi Terus Berlanjut Pada Paruh Kedua 2025

Tren Positif Kripto Berpotensi Terus Berlanjut Pada Paruh Kedua 2025

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 14:25 WIB

Terkini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:33 WIB

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB