Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bukan Pangkas Karyawan, Ini Strategi Efisiensi Buat Pelaku Usaha Tingkatkan Produktivitas

Achmad Fauzi

Kamis, 10 Juli 2025 | 08:51 WIB
Bukan Pangkas Karyawan, Ini Strategi Efisiensi Buat Pelaku Usaha Tingkatkan Produktivitas
Ilustrasi bisnis (Pexels/nappy)

Suara.com - Produktivitas nasional Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dituntaskan. Hingga Februari 2025, indeks produktivitas Indonesia tercatat hanya 74,4 - jauh tertinggal dari rata-rata Asia Tenggara yang mencapai 78,2.

Bahkan, Indonesia masih di bawah negara seperti Filipina (86,3), Singapura (82,7), Thailand (80,1), dan Vietnam (80,0).

Kondisi ini diperburuk dengan jumlah pengangguran yang mencapai 7,28 juta orang serta biaya tenaga kerja yang terus meningkat. Kombinasi tersebut membuat daya saing industri dalam negeri melemah dan produk Indonesia semakin sulit bersaing di pasar regional maupun global.

Managing Director dan Senior Consultant PQM Consultants, Yuwono Wijanarko, menyebut efisiensi memang solusi untuk meningkatkan produktivitas. Namun, efisiensi bukan hanya lakukan pemangkasan tenaga kerja.

Pekerja berjalan sepulang bekerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (14/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja berjalan sepulang bekerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (14/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Justru jika salah strategi, itu bisa membuat perusahaan tumbang. Efisiensi sejati adalah soal mengelola sumber daya secara cerdas dan tepat sasaran, agar menimbulkan nilai tambah," ujarnya seperti yang dikutip Kamis (10/7/2025).

Dalam menghadapi tantangan tersebut, PQM Consultants kembali menghadirkan Continuous Improvement Convention (CI Convention) 2025 yang akan digelar di Yogyakarta pada 16–18 September 2025.

Ajang ini menjadi forum tahunan untuk mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi organisasi melalui perbaikan berkelanjutan.

CI Convention 2025 mengusung tujuh pendekatan utama dalam strategi perbaikan berkelanjutan, yakni: Design Thinking, Suggestion System, Lean, Total Productive Maintenance (TPM), Plan-Do-Check-Act (PDCA), Define-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC), dan 5S/5R.

Berbagai metode ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan kualitas proses bisnis.

baca juga

"Kami ingin industri Indonesia menyadari bahwa produktivitas yang rendah bukan takdir. Dengan mindset yang tepat dan keberanian untuk berubah, setiap organisasi bisa tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan," kata Yuwono.

Ketua Pelaksana CI Convention 2025, Nunung B Hertin, mengatakan peningkatan produktivitas nasional tidak bisa hanya dibebankan pada tenaga kerja atau teknologi saja, tetapi harus melalui perbaikan menyeluruh dalam sistem, budaya organisasi, dan pola pikir kerja.

"Konvensi ini bukan hanya panggung kompetisi, tetapi ruang pembelajaran dan aksi nyata. Kami ingin peserta benar-benar membawa perubahan dalam cara mereka berpikir dan bekerja," imbuhnya.

PQM menargetkan CI Convention menjadi motor penggerak peningkatan produktivitas organisasi, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan menjelang 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Model Bisnis CSV Diyakini Bisa Bikin Pelaku Usaha Lebih Cuan Sekaligus Berkelanjutan

Model Bisnis CSV Diyakini Bisa Bikin Pelaku Usaha Lebih Cuan Sekaligus Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 08 Juli 2025 | 08:38 WIB

Emiten Gas Industri SBMA Bidik Cuan Bisnis di Kaltim, Sasar Tambang Hingga Galangan Kapal

Emiten Gas Industri SBMA Bidik Cuan Bisnis di Kaltim, Sasar Tambang Hingga Galangan Kapal

Bisnis | Senin, 07 Juli 2025 | 11:09 WIB

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

BRI Salurkan Rp698 Triliun untuk UMKM, Dorong SDGs Nomor 8

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:11 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×