Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Berkat PT Pupuk Indonesia, Aceh Jadi Pelaksana Pertama Teknologi Penangkapan Karbon Kelas Dunia

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 11 Juli 2025 | 11:49 WIB
Berkat PT Pupuk Indonesia, Aceh Jadi Pelaksana Pertama Teknologi Penangkapan Karbon Kelas Dunia
Penandatanganan MoU antara PT Pema Global Energi (PGE), anak perusahaan PT Pembangunan Aceh (PEMA) dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) terkait pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) di wilayah Lapangan Arun, Aceh. (Dok: PI)

Suara.com - Provinsi Aceh akan menjadi lokasi pertama pelaksanaan teknologi penangkapan karbon berkelas dunia di Indonesia, bahkan di Asia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pema Global Energi (PGE), yang merupakan anak perusahaan dari PT Pembangunan Aceh (PEMA) dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) terkait pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) di wilayah Lapangan Arun, Aceh.

Penandatanganan ini merupakan langkah penting dan pijakan dalam upaya mendukung transisi energi bersih serta pembangunan industri rendah karbon pertama di Indonesia, bahkan di Asia.

Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional serta menjadi bentuk komitmen Aceh untuk menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.

“Kami di PT PEMA sebagai BUMD milik Pemerintah Aceh terus berkomitmen dan bekerja keras untuk menciptakan lapangan kerja baru demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga mendukung iklim investasi yang sehat di Aceh, sebagaimana arahan dari Bapak Gubernur Muzakir Manaf,” ujar Mawardi.

Ia menambahkan, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi juga wujud kontribusi bersama untuk mewujudkan masa depan yang lebih lestari bagi generasi mendatang.

Lebih lanjut, Mawardi menegaskan peran strategis Aceh sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam.

“Teknologi CCS/CCUS bukan hanya berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, tetapi juga membuka ruang bagi kolaborasi investasi, penciptaan lapangan kerja baru, dan peningkatan kapasitas teknologi lokal,” ujar Mawardi.

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara BUMD, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan akan menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Dengan pengalaman PT Pupuk Indonesia sebagai mitra industri nasional, proyek ini diharapkan menjadi katalisator pengembangan industri rendah karbon di Aceh.

Sementara itu Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh akan terus menjamin keamanan dan kenyamanan investasi di Aceh. Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak ragu berinvestasi di Aceh.

baca juga

“Keamanan dan kenyamanan investasi di Aceh kami jamin sepenuhnya. Pemerintah Aceh siap mengawal setiap investasi yang masuk demi kemajuan daerah,” tegas Gubernur.

Ia juga mengapresiasi langkah konkret yang telah diambil oleh PEMA, termasuk upaya dalam peningkatan konektivitas transportasi dan pengembangan ekonomi daerah berbasis keberlanjutan dan memberikan manfaar maksimal bagi rakyat aceh

Sebagai penutup, Direktur Utama PEMA, Mawardi Nur, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kerja sama ini.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan hidup di Aceh,” pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Air Hidrogen Jadi Solusi Baru Lawan Radikal Bebas

Teknologi Air Hidrogen Jadi Solusi Baru Lawan Radikal Bebas

Tekno | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:01 WIB

Optik Tunggal Masuk Ekosistem Telkomsel: Layanan Vision Care Premium untuk Karyawan

Optik Tunggal Masuk Ekosistem Telkomsel: Layanan Vision Care Premium untuk Karyawan

Tekno | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:31 WIB

Prof. Stella Christie: Alumni dan Dosen Harus Memberikan Dampak Ekonomi

Prof. Stella Christie: Alumni dan Dosen Harus Memberikan Dampak Ekonomi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 12:16 WIB

Pentingnya Melek Teknologi Digital, Bisa Membantu Bijak Kelola Uang Loh

Pentingnya Melek Teknologi Digital, Bisa Membantu Bijak Kelola Uang Loh

Lifestyle | Selasa, 08 Juli 2025 | 06:17 WIB

AI dan Ekspektasi Emosional: Siapa yang Mengendalikan Siapa?

AI dan Ekspektasi Emosional: Siapa yang Mengendalikan Siapa?

Your Say | Minggu, 06 Juli 2025 | 13:02 WIB

Cara Dapat Google AI Pro Gratis, Bisa Tanpa Akun Mahasiswa?

Cara Dapat Google AI Pro Gratis, Bisa Tanpa Akun Mahasiswa?

Tekno | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:06 WIB

Terkini

Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni

Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Senin, 27 Juli 2026 | 17:48 WIB

Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar

Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 17:48 WIB

Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah

Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:46 WIB

Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid

Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 17:45 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:44 WIB

Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif

Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 17:41 WIB

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:41 WIB

Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang

Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:34 WIB

Diskon 50 Persen di Subform, Eksklusif Bagi Pengguna Layanan Pembayaran BRI

Diskon 50 Persen di Subform, Eksklusif Bagi Pengguna Layanan Pembayaran BRI

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 17:34 WIB

Diskusi 2 Jam di Rutan KPK, Ini yang Dibahas Penasihat Hukum Febrie Adriansyah

Diskusi 2 Jam di Rutan KPK, Ini yang Dibahas Penasihat Hukum Febrie Adriansyah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:33 WIB

×