Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Gara-gara Trump, Harga Baju di Uniqlo Bakal Naik

Dwi Bowo Raharjo, Rina Anggraeni

Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:10 WIB
Gara-gara Trump, Harga Baju di Uniqlo Bakal Naik
Harga pakaian di UNIQLO akan naik. (dok. Uniqlo)

Suara.com - Fast Retailing Jepang, pemilik merek pakaian Uniqlo bakal menaikkan harganya. Ini menyusul tarif Presiden Trimp yang lebih tinggi akan mulai berdampak signifikan terhadap operasionalnya di Amerika Serikat.

Kenaikan harga guna mengurangi dampak tersebut. Terlebih, kekhawatiran tentang inflasi yang kembali melonjak dan perlambatan ekonomi yang dipicu oleh penerapan tarif yang tidak menentu oleh Presiden AS Donald Trump telah meredam antusiasme berbelanja di AS dan pasar konsumen utama lainnya.

Mayoritas produk Uniqlo yang dijual di AS diproduksi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Awal pekan ini, Trump telah menetapkan batas waktu baru 1 Agustus untuk tarif "timbal balik", yang akan memengaruhi hampir semua mitra dagang.

"Tidak dapat dihindari bahwa kami akan terdampak secara signifikan mulai musim gugur dan musim dingin. Akan sulit untuk menanggung semua biaya," kata Direktur Keuangan Fast Retailing, Takeshi Okazaki, dalam konferensi pendapatan kuartalannya dilansir The Economic Times, Jumat (11/7/2025).

"Pendekatan kami adalah menaikkan harga jika memungkinkan dan bukan jika tidak memungkinkan, sambil pada akhirnya berfokus pada penciptaan bisnis berkelanjutan yang menghasilkan keuntungan secara aman," tambahnya.

Dalam suratnya pada hari Rabu, Trump memberi tahu Sri Lanka, eksportir pakaian utama ke AS, akan dikenakan tarif 30 persenmulai 1 Agustus.

Pesaingnya, Vietnam, akan dikenakan tarif AS yang lebih rendah, yaitu 20 persen. Tetapo pengiriman barang dari negara ketiga melalui Vietnam akan dikenakan tarif 40 persen.

Untuk tahun fiskal berjalan hingga akhir Agustus, perusahaan mempertahankan proyeksi laba operasionalnya di angka 545 miliar yen, karena memperkirakan dampak tarif yang terbatas akibat pengiriman awal ke pasar AS.

"Dampak pada tahun fiskal 2025 kemungkinan terbatas, berapa pun tarifnya," kata perusahaan itu dalam laporan laba rugi.

baca juga

Dia menambahkan bahwa mereka telah mengirimkan sejumlah besar produk ke AS. Fast Retailing menyatakan laba operasional dalam tiga bulan hingga 31 Mei naik 1,4 persen menjadi 146,7 miliar yen (1,00 miliar dolar AS. Laba kni di bawah perkiraan konsensus sebesar 153,8 miliar yen berdasarkan jajak pendapat LSEG yang melibatkan lima analis.

Dari satu toko di Hiroshima, Jepang bagian barat, 40 tahun yang lalu, Uniqlo telah berkembang menjadi lebih dari 2.500 lokasi di seluruh dunia, menjual bulu domba dan kemeja katun murah yang sebagian besar dibuat di Tiongkok dan pusat manufaktur Asia lainnya.

Namun, model bisnis tersebut telah dijungkirbalikkan oleh tarif yang diumumkan secara luas oleh Trump, sementara penurunan penjualan di Tiongkok akibat lemahnya permintaan konsumen di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut telah menekan laba.

Uniqlo memperkirakan penjualan dan laba kuartal keempat yang lebih rendah di Tiongkok akibat lesunya permintaan pakaian jadi secara keseluruhan. Perusahaan baru-baru ini melirik Amerika Utara dan Eropa untuk pertumbuhan karena ekonomi yang melambat di Tiongkok, pasar konsumen luar negeri terbesarnya dengan lebih dari 900 toko Uniqlo di daratan utama.

Sebelumnya, tarif Presiden Trump yang akan berlaku pada 1 Agustus mendatang. Pasalnya, Jepang terkena tarif 25 persen.

Dalam suratnya yang ditujukan kepada Presiden Korsel dan Perdana Menteri Jepang yang diunggahnya di Truth Social, Trump mengatakan tarif baru akan terpisah dari semua tarif sektoral lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Imbas Indonesia Kena Tarif Tinggi AS

BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Imbas Indonesia Kena Tarif Tinggi AS

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 07:10 WIB

1,2 Juta Orang Terancam Tak Bisa Bekerja Imbas Tarif Trump 32 Persen

1,2 Juta Orang Terancam Tak Bisa Bekerja Imbas Tarif Trump 32 Persen

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 18:25 WIB

Tarif Resiprokal 32% dari AS, Pemerintah Indonesia Siap Negosiasi

Tarif Resiprokal 32% dari AS, Pemerintah Indonesia Siap Negosiasi

Foto | Kamis, 10 Juli 2025 | 18:11 WIB

Soal Tarif Trump 32 Persen, Nasib RI Ditentukan 3 Minggu Lagi

Soal Tarif Trump 32 Persen, Nasib RI Ditentukan 3 Minggu Lagi

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 18:01 WIB

Taliban Promosikan Pariwisata Afghanistan dengan Parodi 'Nyentrik': Berani Coba?

Taliban Promosikan Pariwisata Afghanistan dengan Parodi 'Nyentrik': Berani Coba?

Video | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:40 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB