Empat Dekade Mengawal Asa, Pertalife Insurance Setia Menjaga Keluarga Indonesia

M Nurhadi

Senin, 14 Juli 2025 | 13:30 WIB
Empat Dekade Mengawal Asa, Pertalife Insurance Setia Menjaga Keluarga Indonesia
Pertalife tawarkan rasa aman untuk nasabah dan keluarga

Suara.com - Di tengah hiruk pikuk dinamika ekonomi yang penuh ketidakpastian, ada satu hal yang didambakan setiap kepala keluarga di penjuru Indonesia, yaitu sebuah jaminan. Jaminan bahwa mimpi untuk masa depan anak-anak, ketenangan di hari tua, dan martabat keluarga yang terus terjaga, apapun tantangan di masa depan. Inilah pentingnya peran asuransi, bukan sebagai produk finansial semata, tetapi sebagai jangkar harapan. Selama 40 tahun melayani masyarakat Indonesia, Pertalife Insurance telah menapaki jalan panjang, mengawal asa jutaan keluarga Indonesia dengan kinerja positif yang teruji oleh waktu.

Empat dekade bukan waktu yang singkat. Perjalanan ini adalah sebuah epik yang merekam jejak resiliensi, adaptasi, dan yang terpenting, komitmen. Meluncur pada 30 Juni 1983 dengan nama PT Tugu Mandiri, perusahaan ini awalnya didirikan oleh Dana Pensiun Pertamina untuk mengelola program asuransi jiwa kumpulan bagi karyawan di lingkungan Pertamina Group. 

Transformasi usaha kemudian muncul ketika perusahaan memutuskan untuk melebarkan sayap, tidak lagi hanya melayani internal, melainkan juga membuka pintu bagi pelayanan masyarakat luas. Perubahan nama menjadi Pertalife Insurance pada tahun 2021 menjadi penanda babak baru yang lebih inklusif dan modern. Tidak hanya sekadar pergantian jenama, langkah ini dianggap sebagai deklarasi komitmen untuk menjadi mitra perlindungan bagi setiap lapisan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, khususnya bagi generasi produktif di pusat-pusat ekonomi seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.

Benteng Finansial yang Teruji Krisis

Sebuah institusi keuangan diuji kualitasnya bukan saat pasar sedang bergairah, melainkan saat krisis menerjang. Pertalife Insurance sudah membuktikan ketangguhannya melewati berbagai episode turbulensi ekonomi nasional dan global. Dari krisis moneter 1998 yang meluluhlantakkan banyak pilar ekonomi, krisis finansial global 2008, hingga badai pandemi COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya, Pertalife tetap berdiri kokoh.

Bagaimana Pertalife melewati tantangan ini? Jawabannya terletak pada tata kelola perusahaan yang pruden dan manajemen risiko yang disiplin. Data dan fakta selalu berbicara lebih lantang dalam pembuktian. Tingkat solvabilitas atau Risk-Based Capital (RBC) Pertalife Insurance secara konsisten berada jauh di atas ambang batas minimum 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga akhir 2024, RBC mencapai 347,9% hingga 359,66%, jauh melampaui ambang minimum OJK (120%). Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan kesehatan finansial perusahaan yang solid, yang sekaligus menjadi garansi bagi setiap nasabah bahwa dana yang mereka percayakan, dikelola dengan penuh tanggung jawab oleh Pertalife.

Selain itu, premi Pertalife Insurance juga mencatatkan kinerja yang positif. Pada 2024 lalu, premi bruto Pertalife mencapai Rp1,252triliun, melampaui target RKAP (Rp1,087triliun) sebesar 15,16%, dan naik 38,7% dibandingkan dengan tahun 2023. Kinerja positif ini semakin lengkap dengan laporan laba bersih perusahaan yang mencapai Rp97,18miliar, meningkat 1,09% dari tahun sebelumnya.

Fondasi bisnis Pertalife juga terus dipupuk melalui efisiensi yang terukur. Pada tahun, 2024, perusahaan mencatatkan rasio BOPO (biaya operasional terhadap premi bruto) pada titik terendah, yakni 12,19%–12,34%, jauh menurun dari rata-rata sebelumnya yang kerap menyentuh angka 22%. Komitmen ini menunjukkan bahwa efisiensi Pertalife tidak sesimpel "memotong biaya", melainkan bagaimana teknologi, proses, dan sumber daya manusia dikelola dengan cermat agar setiap rupiah premi yang dibayarkan nasabah benar-benar kembali dalam bentuk manfaat, bukan beban biaya perusahaan. Di tengah persaingan ketat industri, langkah ini menjadi bukti bahwa Pertalife lebih dari jualan polis, tetapi menawarkan ketenangan yang dikelola dengan bijak.

Keputusan Pertalife yang menjangkau lebih banyak audiens terbukti tepat. Pada 2024, perusahaan melaporkan adanya lonjakan kontribusi dari kanal distribusi non-captive sebesar 223,8%–323,8%. Bukan sekadar angka pertumbuhan, data ini memerlihatkan bagaimana Pertalife bisa dipercaya dan hadir lebih dekat ke masyarakat luas, ke pusat-pusat aktivitas baru, ke para pejuang nafkah di berbagai kota besar.

baca juga

Kepercayaan ini tidak bisa lepas dari inovasi dan respon cepat perusahaan. Sebagai bukti bahwa Pertalife membuktikan kecepatan bukan hanya janji, setidaknya Rp20 miliar klaim kesehatan sudah dibayarkan hingga Februari 2025. Penyaluran ini ditangani dengan sistem yang transparan, efisien, dan menggandeng mitra TPA serta layanan telehealth. Didukung dengan kemudahan dalam satu genggaman, di mana nasabah Pertalife bisa memantau polis, mengajukan klaim, bahkan mengakses layanan kesehatan tanpa harus menghadapi birokrasi berlapis.

VP Operation & Claim Pertalife Insurance Luh Ayu Santi Utami Dewi pada Maret lalu menegaskan komitmen Pertalife dalam memberikan layanan prima untuk nasabah, sekaligus menegaskan bahwa aset terbesar Pertalife adalah kepercayaan nasabah. Kepercayaan itu terus dibangun dengan menjaga kesehatan finansial perusahaan secara ketat, sehingga setiap klaim yang diajukan dapat kami penuhi dengan cepat dan tepat. "Pertalife Insurance berkomitmen untuk menyediakan layanan klaim yang lebih cepat, aman, dan transparan, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis dan meningkatkan kepuasan nasabah,” ujar dia.

Pertalife Insurance
Pertalife Insurance

Saat Janji Menjadi Kenyataan

Bagi nasabah, polis asuransi adalah selembar kertas berisi janji. Janji itu baru menjadi kenyataan saat klaim dibayarkan. Di sinilah reputasi sebuah perusahaan asuransi dipertaruhkan. Pertalife Insurance telah membuktikan komitmennya dengan rekam jejak pembayaran klaim yang memudahkan nasabah.

Salah satunya yang dialami oleh keluarga Novia. Ia bersama keluarganya sudah menjadi nasabah Pertalife Insurance sejak lama. Ia juga membayar premi secara disiplin untuk produk asuransi jiwa dan kesehatan. Ketika situasi mendesak tiba, ia harus berhadapan dengan realitas pahit, bagaimana saya harus membayar kebutuhan medis jika keuangan saya sedang sulit? "Ada sedikit panik karena stigma asuransi yang berbelit-belit. Saya bingung harus mulai dari mana. Selain itu juga ada kekhawatiran finansial begitu menghimpit," kenangnya.

Namun, stigma tersebut segera dipatahkan setelah ia merasakan kemudahan yang ditawarkan Pertalife Insurance. Dengan dukungan CS yang sigap dan empatik, proses pengajuan klaim berjalan dengan sangat lancar.

"Saya terbantu banget. Klaim di (asuransi) Pertalife, menurut saya emang mudah banget, ya. Pernah, pas sakit dan sempat ada kendala, tapi respon customer carenya cepat dan helpfull sekali," ujar Ainun Novia, warga Sukmajaya, Depok yang menjadi nasabah Pertalife Insurance.

Sepenggal ungkapan di atas bukan anomali, melainkan representasi dari ratusan klaim yang telah dibayarkan. Komitmen untuk membayar klaim secara tepat waktu adalah denyut nadi yang membuat Pertalife Insurance hidup dan dipercaya selama 40 tahun.

Menyongsong Masa Depan Melalui Digitalisasi dan Inovasi

Memasuki dekade kelimanya, Pertalife Insurance tidak berpuas diri. Tantangan zaman menuntut adaptasi dan inovasi. Menyadari bahwa audiens utama kini adalah generasi milenial dan Gen Z yang melek digital, perusahaan gencar melakukan transformasi digital guna memudahkan akses nasabah. Melalui aplikasi Pertalife Care , Pertalife atau Plife (AppStore dan Playstore), nasabah bisa dengan mudah melakukan proses pengajuan polis secara online, layanan pelanggan interaktif, hingga proses klaim yang bisa dipantau langsung. Ini adalah langkah strategis untuk mendekatkan asuransi dengan gaya hidup generasi muda yang dinamis, efisien, dan serba cepat. Produk-produk yang ditawarkan pun semakin relevan, mencakup perlindungan jiwa, kesehatan, dana pendidikan, hingga persiapan pensiun yang fleksibel dan terjangkau.

Di usianya yang ke-40, Pertalife Insurance tidak lagi hanya terbatas pada usaha asuransi. Melainkan sudah berevolusi menjadi mitra perjalanan hidup, seorang penjaga mimpi yang bekerja dalam sunyi, memastikan bahwa setiap keluarga di Indonesia memiliki benteng finansial yang kokoh untuk menghadapi masa depan. Perjalanan panjang ini adalah bukti bahwa dengan integritas, komitmen, dan kemampuan beradaptasi, sebuah institusi dapat tumbuh kuat dan memberikan dampak positif yang langgeng bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Peringatkan, Ada 6 Perusahaan Asuransi Bermasalah yang Sedang Diawasi di Indonesia

OJK Peringatkan, Ada 6 Perusahaan Asuransi Bermasalah yang Sedang Diawasi di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 14:53 WIB

Nasabah Asuransi Bisa Bernapas Lega! Aturan 10 Persen Resmi Ditunda, Ini Kata OJK

Nasabah Asuransi Bisa Bernapas Lega! Aturan 10 Persen Resmi Ditunda, Ini Kata OJK

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 17:00 WIB

Lindungi Diri dari Agen Asuransi Bodong: OJK Rilis Database Agen Resmi, Ini Cara Cek

Lindungi Diri dari Agen Asuransi Bodong: OJK Rilis Database Agen Resmi, Ini Cara Cek

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 22:06 WIB

DPR Tunda Co Payment Asuransi, Nasabah Tidak Jadi Bayar 10 Persen

DPR Tunda Co Payment Asuransi, Nasabah Tidak Jadi Bayar 10 Persen

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 15:35 WIB

Danantara Berencana Lebur 16 Asuransi BUMN, OJK Panggil IFG

Danantara Berencana Lebur 16 Asuransi BUMN, OJK Panggil IFG

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 14:49 WIB

Indonesia Masih Kalah dari Singapura untuk Penggunaan Asuransi

Indonesia Masih Kalah dari Singapura untuk Penggunaan Asuransi

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 14:36 WIB

Terkini

5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering dan Kusam di Bawah Rp50 Ribu

5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering dan Kusam di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

×