Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Tarif Trump 19 Persen Bikin Emiten Udang Kaesang Makin Merana

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2025 | 16:29 WIB
Tarif Trump 19 Persen Bikin Emiten Udang Kaesang Makin Merana
Tarif 19 persen ini masih menjadi beban berat bagi sejumlah emiten Tanah Air, tak terkecuali PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan pengolah udang yang terafiliasi dengan putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Euforia pemangkasan tarif impor Amerika Serikat (AS) yang diumumkan Presiden Donald Trump dari 32 persen menjadi 19 persen ternyata tidak sepenuhnya membawa kabar baik bagi semua pihak.

Pasalnya, tarif 19 persen ini masih menjadi beban berat bagi sejumlah emiten Tanah Air, tak terkecuali PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan pengolah udang yang terafiliasi dengan putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep.

Emiten berkode saham PMMP ini disinyalir menjadi salah satu pihak yang "kena getahnya" dari kebijakan tarif baru Trump. Alasannya jelas: PMMP memiliki eksposur ekspor yang sangat tinggi ke pasar AS, yang merupakan salah satu tujuan utama produk udang olahannya.

Selama ini, pasar AS dikenal sebagai salah satu 'ladang' terbesar bagi PMMP untuk meraup pendapatan. Dengan tarif impor 19 persen yang baru ini, produk udang olahan dari Indonesia akan menjadi lebih mahal saat masuk ke AS, sehingga berpotensi mengikis daya saing PMMP di pasar Negeri Paman Sam. Kenaikan harga akibat tarif ini bisa membuat importir AS mencari alternatif dari negara lain dengan tarif lebih rendah atau bahkan nol.

Ini tentu menjadi tantangan serius bagi manajemen PMMP. Strategi mitigasi seperti efisiensi biaya produksi, diversifikasi pasar ekspor, atau bahkan penyesuaian harga jual harus segera dirancang untuk menjaga profitabilitas perusahaan.

Berdasarkan kinerja, emiten pengolah makanan beku berbasis udang ini sebetulnya tidak begitu menggemberikan, pasalnya mencatatkan kinerja yang tertekan pada kuartal III/2024.

Perseroan melaporkan rugi bersih sebesar US$15,26 juta atau sekitar Rp240,07 miliar (kurs Rp15.732 per dolar AS), berbanding terbalik dengan laba sebesar US$5,29 juta atau Rp83,28 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini disebabkan oleh anjloknya penjualan neto PMMP sebesar 57,99% secara tahunan (YoY) menjadi US$63,37 juta, dari US$150,86 juta pada kuartal III/2023. Produk utama PMMP, yaitu udang vanname, mengalami penurunan penjualan hingga 58,1% YoY menjadi US$57,45 juta, sedangkan penjualan udang black tiger turun 73,78% YoY menjadi US$1,37 juta. Sementara itu, penjualan produk lain-lain juga merosot 46,46% YoY menjadi US$4,54 juta.

Perseroan berusaha meningkatkan penjualan di pasar domestik dengan membuka jalur distribusi baru melalui jaringan minimarket. Selain itu, PMMP tengah mempersiapkan strategi untuk ikut berpartisipasi dalam Program Makan Siang Gratis yang dicanangkan pemerintah, sebagai upaya untuk mendongkrak permintaan lokal.

PMMP juga mulai mengalihkan sebagian penjualannya ke pasar lain seperti China, serta melakukan renegosiasi dengan para pembeli di Amerika Serikat untuk menyesuaikan harga guna mengurangi dampak kebijakan antidumping yang membebani perusahaan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara hingga kondisi perdagangan dengan AS membaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Tarif Trump Turun, Ternyata Tetap Bisa Bikin Indonesia Rugi

Meski Tarif Trump Turun, Ternyata Tetap Bisa Bikin Indonesia Rugi

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:00 WIB

Ekonom Sebut Tarif Trump 19 Persen Justru Ancam Swasembada Pangan Prabowo

Ekonom Sebut Tarif Trump 19 Persen Justru Ancam Swasembada Pangan Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:35 WIB

Kaesang Pamerkan Logo Baru PSI Gambar Gajah, Apa Artinya?

Kaesang Pamerkan Logo Baru PSI Gambar Gajah, Apa Artinya?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 14:57 WIB

Terkini

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB