Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Investasi Emas atau Saham: Mana yang Lebih Cuan di Tengah Badai Ekonomi 2025?

Muhammad Yunus | Suara.com

Kamis, 24 Juli 2025 | 18:14 WIB
Investasi Emas atau Saham: Mana yang Lebih Cuan di Tengah Badai Ekonomi 2025?
Ilustrasi saham. Tahun 2025 diwarnai dengan dinamika ekonomi yang penuh tantangan (Pexels)

Dalam kondisi ekonomi yang bergejolak, investor cenderung "lari" ke emas, sehingga permintaannya naik dan harganya pun ikut terkerek.

Singkatnya, saham menawarkan potensi keuntungan fantastis saat ekonomi stabil, sementara emas bersinar paling terang saat awan kelabu ekonomi menebal.

Volatilitas Pasar vs Biaya Peluang

Setiap keuntungan selalu diiringi risiko. Memahami ini adalah kunci menjadi investor yang bijak.

-Risiko Saham

Risiko terbesarnya adalah volatilitas pasar. Harga saham bisa berfluktuasi secara liar dalam waktu singkat karena sentimen investor, berita ekonomi, atau bahkan rumor.

Di tahun 2025 yang penuh gejolak, risiko ini menjadi semakin nyata. Saham yang hari ini tampak perkasa, besok bisa anjlok karena rilis data ekonomi yang buruk.

-Risiko Emas

Risiko utama emas bukanlah kehilangan seluruh nilainya—karena ia aset fisik yang diakui secara global—melainkan biaya peluang (opportunity cost).

Saat Anda menyimpan dana di emas yang pergerakannya cenderung lambat, Anda mungkin kehilangan peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih besar dari saham-saham yang sedang bangkit dari koreksi.

Selain itu, ada risiko penyimpanan fisik jika Anda tidak menggunakan layanan brankas yang aman.

Tren Harga dan Prediksi Analis untuk 2025

Melihat tren terkini, harga emas menunjukkan grafik yang cenderung menguat sepanjang periode ketidakpastian.

Permintaan dari bank sentral global yang terus melakukan diversifikasi cadangan devisanya menjadi salah satu pendorong utama.

Banyak analis memprediksi bahwa selama ketegangan geopolitik dan kekhawatiran resesi masih ada, emas akan tetap menjadi primadona sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Klaim IHSG Rebound Berkat Negosiasi Tarif Trump dan Optimisme Pelaku Pasar

BI Klaim IHSG Rebound Berkat Negosiasi Tarif Trump dan Optimisme Pelaku Pasar

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:50 WIB

Investasi Saham Kini Bisa Manfaatkan Kecanggihan AI, Apa Keuntungannya?

Investasi Saham Kini Bisa Manfaatkan Kecanggihan AI, Apa Keuntungannya?

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 16:57 WIB

Saham Ini Terus Melesat, Kepemilikan Kian Terkonsentrasi di Tangan Grup Raksasa

Saham Ini Terus Melesat, Kepemilikan Kian Terkonsentrasi di Tangan Grup Raksasa

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 16:50 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB