Industri Pindar Tumbuh 22,16 Persen, Tapi Hadapi Tantangan Berat

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Desember 2025 | 23:43 WIB
Industri Pindar Tumbuh 22,16 Persen, Tapi Hadapi Tantangan Berat
Ilustrasi. Pertumbuhan pesat industri pinjaman daring (pindar) di Indonesia, yang mencatatkan kenaikan penyaluran sebesar 22,16% secara year-on-year (yoy) pada September 2025 dengan total mencapai Rp90,99 triliun.
baca 10 detik
  • Pindar tumbuh 22,16% yoy, jadi momentum emas akses keuangan digital aman.
  • AdaKami fokus pada teknologi dan tata kelola untuk penyaluran dana bertanggung jawab.
  • Keberlanjutan industri wajib kolaborasi data, skoring risiko, dan skema berbagi. 

Suara.com - Pertumbuhan pesat industri pinjaman daring (pindar) di Indonesia, yang mencatatkan kenaikan penyaluran sebesar 22,16% secara year-on-year (yoy) pada September 2025 dengan total mencapai Rp90,99 triliun, tidak hanya dilihat sebagai angka, tetapi sebagai "momentum emas" untuk memperkuat akses layanan keuangan digital yang aman, terjangkau, dan bertanggung jawab.

Hal tersebut dikatkan Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega, dalam sesi paparan pada Bulan Fintech Nasional Festival yang digelar Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) di Jakarta pada 11 Desember 2025.

Bernardino Moningka Vega menegaskan bahwa peningkatan signifikan ini membuktikan bahwa layanan pindar semakin diandalkan sebagai alternatif utama di luar sistem perbankan tradisional dan telah menjangkau populasi yang lebih luas.

Menurut Bernardino, peran fintech lending sangat vital dalam memperluas akses kredit inklusif. Untuk menjaga keberlanjutan dan kualitas pertumbuhan, ia menekankan pentingnya penguatan teknologi dan tata kelola serta kolaborasi multidimensi yang memadukan data, manajemen risiko, dan integrasi teknologi.

“Visi kami di AdaKami adalah menjadi perusahaan fintech lending dengan teknologi terdepan, sehingga kami dapat mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pendanaan yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Dalam paparannya, Bernardino merincikan empat pilar utama yang wajib diperkuat bersama oleh seluruh pelaku industri dan regulator:

Berbagi Data sebagai Fondasi Utama: Kolaborasi data antara platform pindar, biro kredit, dan data alternatif dapat menciptakan riwayat kredit yang lebih kaya dan akurat, meningkatkan ketepatan underwriting, dan menekan potensi gagal bayar.

Skoring Interoperable dan Standardisasi Penilaian Risiko: Adopsi kerangka skoring yang konsisten antar lembaga akan mengurangi kesalahan harga pinjaman dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih stabil.

Jaminan Kredit dan Skema Berbagi Risiko yang Terarah: Skema risk-sharing membantu pemberi pinjaman memperluas akses kredit secara bijak ke segmen berisiko tinggi atau yang belum terlayani formal, tanpa mengorbankan kualitas portofolio.

baca juga

Platform Kolaborasi Terintegrasi: Pilar-pilar di atas harus dioptimalkan melalui ekosistem yang aman dan teregulasi, menciptakan simbiosis di mana lender tumbuh, borrower memperoleh akses yang adil, dan risiko dikelola secara kolektif.

Menutup sesinya, Bernardino menyerukan komitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi. “Akselerasi keuangan digital harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan kolaborasi. Dengan teknologi yang tepat dan tata kelola risiko yang kuat, kita bisa memastikan pertumbuhan fintech lending yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perilaku Konsumen RI Berubah, Kini Maunya Serba Digital

Perilaku Konsumen RI Berubah, Kini Maunya Serba Digital

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 23:29 WIB

Purbaya Larang Bea Cukai Sumbangkan Pakaian Bekas Hasil Sitaan ke Korban Banjir Sumatra

Purbaya Larang Bea Cukai Sumbangkan Pakaian Bekas Hasil Sitaan ke Korban Banjir Sumatra

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:02 WIB

Purbaya Sewot Teknologi AI Bea Cukai Dibandingkan dengan Milik Kemenkes: Tersinggung Gue!

Purbaya Sewot Teknologi AI Bea Cukai Dibandingkan dengan Milik Kemenkes: Tersinggung Gue!

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:37 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×