Saham Ini Terus Melesat, Kepemilikan Kian Terkonsentrasi di Tangan Grup Raksasa

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 24 Juli 2025 | 16:50 WIB
Saham Ini Terus Melesat, Kepemilikan Kian Terkonsentrasi di Tangan Grup Raksasa
Ilustrasi. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan performa gemilang pada perdagangan Rabu (23/7/2025) kemarin, melesat tajam sebesar 10,78% ke level Rp16.700.

Suara.com - Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan performa gemilang pada perdagangan Rabu (23/7/2025) kemarin, melesat tajam sebesar 10,78% ke level Rp16.700.

Lonjakan ini bahkan memecahkan prediksi analis yang menargetkan batas tertinggi PANI di angka Rp16.500. "PANI telah melampaui target," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset Sapa Mentari dikutip Kamis (24/7/2025).

Namun, di balik kegemilangan harga saham tersebut, tersimpan realita menarik mengenai struktur kepemilikan saham PANI yang semakin terkonsentrasi. Berdasarkan laporan pemegang saham per 30 Juni 2025, sebanyak 89,92% saham PANI kini dikuasai oleh PT Multi Artha Pratama, sebuah entitas yang terafiliasi dengan grup besar Agung Sedayu dan Salim Group. Sementara itu, sisa kepemilikan terbagi kepada pemodal nasional kecil sebesar 3,68% dan investor asing sebesar 6,41%.

Yang tak kalah menarik, jumlah pemegang saham PANI terpantau menyusut drastis dalam sebulan terakhir. Per Mei 2025, tercatat ada 48.288 investor, namun pada akhir Juni, jumlahnya merosot menjadi hanya 42.552. Penurunan ini kemungkinan besar didominasi oleh investor ritel.

Meskipun terjadi penurunan jumlah pemegang saham ritel, aktivitas transaksi harian saham PANI justru mencerminkan antusiasme pasar yang tinggi. Pada perdagangan kemarin, volume perdagangan PANI mencapai 45,08 juta lembar dengan nilai transaksi fantastis sebesar Rp717,04 miliar. Angka ini jauh melampaui hari sebelumnya yang hanya mencatat 22,59 juta saham dan nilai Rp346,01 miliar. Investor asing pun turut ambil bagian dengan mencatat net buy senilai Rp20,1 miliar.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun kepemilikan saham PANI semakin terkonsentrasi dan jumlah investor ritel menurun, minat beli terhadap saham properti premium ini justru meningkat. Hal ini semakin menguatkan citra PANI sebagai saham dengan kepemilikan yang solid dan daya tarik tinggi di pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reksa Dana Masih Jadi Buruan Investor Anak Muda untuk Berinvestasi

Reksa Dana Masih Jadi Buruan Investor Anak Muda untuk Berinvestasi

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 19:31 WIB

CDIA Susul Saham COIN Kena Suspend BEI, Ini Pantauan Harga Terkini

CDIA Susul Saham COIN Kena Suspend BEI, Ini Pantauan Harga Terkini

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 12:16 WIB

CDIA Meroket Tembus ARA, Harga Saham COIN Kena Suspensi Dadakan!

CDIA Meroket Tembus ARA, Harga Saham COIN Kena Suspensi Dadakan!

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 10:34 WIB

Terkini

'Mereka Membantah, Kami Membuktikan', Kuasa Hukum Pelapor Siap Lawan Bantahan Betrand Peto

'Mereka Membantah, Kami Membuktikan', Kuasa Hukum Pelapor Siap Lawan Bantahan Betrand Peto

News | Senin, 14 September 2026 | 18:12 WIB

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

News | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Bola | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Video | Senin, 14 September 2026 | 18:00 WIB

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

News | Senin, 14 September 2026 | 17:57 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 17:51 WIB

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

News | Senin, 14 September 2026 | 17:49 WIB

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 17:45 WIB

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

×