Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Saham Ini Terus Melesat, Kepemilikan Kian Terkonsentrasi di Tangan Grup Raksasa

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 24 Juli 2025 | 16:50 WIB
Saham Ini Terus Melesat, Kepemilikan Kian Terkonsentrasi di Tangan Grup Raksasa
Ilustrasi. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan performa gemilang pada perdagangan Rabu (23/7/2025) kemarin, melesat tajam sebesar 10,78% ke level Rp16.700.

Suara.com - Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan performa gemilang pada perdagangan Rabu (23/7/2025) kemarin, melesat tajam sebesar 10,78% ke level Rp16.700.

Lonjakan ini bahkan memecahkan prediksi analis yang menargetkan batas tertinggi PANI di angka Rp16.500. "PANI telah melampaui target," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset Sapa Mentari dikutip Kamis (24/7/2025).

Namun, di balik kegemilangan harga saham tersebut, tersimpan realita menarik mengenai struktur kepemilikan saham PANI yang semakin terkonsentrasi. Berdasarkan laporan pemegang saham per 30 Juni 2025, sebanyak 89,92% saham PANI kini dikuasai oleh PT Multi Artha Pratama, sebuah entitas yang terafiliasi dengan grup besar Agung Sedayu dan Salim Group. Sementara itu, sisa kepemilikan terbagi kepada pemodal nasional kecil sebesar 3,68% dan investor asing sebesar 6,41%.

Yang tak kalah menarik, jumlah pemegang saham PANI terpantau menyusut drastis dalam sebulan terakhir. Per Mei 2025, tercatat ada 48.288 investor, namun pada akhir Juni, jumlahnya merosot menjadi hanya 42.552. Penurunan ini kemungkinan besar didominasi oleh investor ritel.

Meskipun terjadi penurunan jumlah pemegang saham ritel, aktivitas transaksi harian saham PANI justru mencerminkan antusiasme pasar yang tinggi. Pada perdagangan kemarin, volume perdagangan PANI mencapai 45,08 juta lembar dengan nilai transaksi fantastis sebesar Rp717,04 miliar. Angka ini jauh melampaui hari sebelumnya yang hanya mencatat 22,59 juta saham dan nilai Rp346,01 miliar. Investor asing pun turut ambil bagian dengan mencatat net buy senilai Rp20,1 miliar.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun kepemilikan saham PANI semakin terkonsentrasi dan jumlah investor ritel menurun, minat beli terhadap saham properti premium ini justru meningkat. Hal ini semakin menguatkan citra PANI sebagai saham dengan kepemilikan yang solid dan daya tarik tinggi di pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reksa Dana Masih Jadi Buruan Investor Anak Muda untuk Berinvestasi

Reksa Dana Masih Jadi Buruan Investor Anak Muda untuk Berinvestasi

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 19:31 WIB

CDIA Susul Saham COIN Kena Suspend BEI, Ini Pantauan Harga Terkini

CDIA Susul Saham COIN Kena Suspend BEI, Ini Pantauan Harga Terkini

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 12:16 WIB

CDIA Meroket Tembus ARA, Harga Saham COIN Kena Suspensi Dadakan!

CDIA Meroket Tembus ARA, Harga Saham COIN Kena Suspensi Dadakan!

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 10:34 WIB

Terkini

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:54 WIB

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:46 WIB

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:37 WIB

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 09:54 WIB

IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun

IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 08:56 WIB

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 07:29 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB