Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.285

Kondisi WIKA! Pendapatan Ambles, Rugi Miliar Rupiah, Defisit Menganga

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 26 Juli 2025 | 18:33 WIB
Kondisi WIKA! Pendapatan Ambles, Rugi Miliar Rupiah, Defisit Menganga
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah diterpa badai finansial hebat. Emiten karya yang kini berada di bawah naungan BPI Danantara ini harus menelan pil pahit penyusutan pendapatan hingga 22,2 persen.

Suara.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah diterpa badai finansial hebat. Emiten karya yang kini berada di bawah naungan BPI Danantara ini harus menelan pil pahit penyusutan pendapatan hingga 22,2 persen secara tahunan, hanya mencatat Rp5,858 triliun pada semester I 2025 berdasarkan laporan keuangan yang di unggah dilaman Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini.

Penurunan drastis ini dipicu oleh anjloknya pendapatan dari segmen infrastruktur dan gedung, yang melorot 32,3 persen menjadi Rp2,343 triliun. Tak hanya itu, pendapatan industri juga ikut terpukul, terjun bebas 29,7 persen menjadi Rp1,613 triliun.

Meskipun WIKA berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 21,8 persen, namun laba kotor tetap tergerus 26,8 persen, tersisa Rp472,55 miliar. Parahnya lagi, laba usaha WIKA anjlok 96,08 persen, hanya menyisakan Rp133,2 miliar!

Salah satu pemicu utama kerugian ini adalah anjloknya pendapatan lain-lain sebesar 79,6 persen. Pada semester I 2025, WIKA tidak lagi membukukan keuntungan dari restrukturisasi pinjaman, padahal pada periode yang sama tahun lalu pos ini sempat menyumbang keuntungan fantastis Rp3,944 triliun.

Situasi diperparah dengan beban keuangan yang membengkak hingga Rp1,38 triliun, ditambah dampak kerugian dari perusahaan pengendalian bersama sebesar Rp542,31 miliar, dan pajak final Rp109,55 miliar.

Akibatnya, WIKA kini menderita rugi sebelum pajak Rp1,693 triliun, dan lebih mengerikan lagi, rugi bersih sedalam Rp1,663 triliun. Defisit perusahaan pun semakin dalam, membengkak 17,8 persen menjadi Rp11,2 triliun pada akhir Juni 2025. Tak pelak, total ekuitas perseroan pun terkikis 14,4 persen, menyisakan Rp10,1 triliun.

Di tengah kemelut ini, manajemen WIKA mengaku telah menyusun rencana strategis untuk keluar dari lubang kerugian. Upaya yang dilakukan termasuk menggandeng mitra strategis yang kuat, melakukan efisiensi operasional dengan sistem kerja hybrid, menyesuaikan biaya pemasaran, hingga membuka kembali diskusi dengan kreditur untuk keringanan pembayaran.

Manajemen WIKA masih berkeyakinan bahwa rencana ini dapat berjalan efektif. Namun, kelangsungan hidup WIKA sangat bergantung pada dukungan keuangan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemegang saham serta pencapaian kinerja keuangan yang memuaskan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puma Rugi Besar Imbas Penurunan Penjualan

Puma Rugi Besar Imbas Penurunan Penjualan

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:47 WIB

Isu Amplop Kondangan Kena Pajak, Rakyat Makin Diperas Demi Tambal Defisit Anggaran?

Isu Amplop Kondangan Kena Pajak, Rakyat Makin Diperas Demi Tambal Defisit Anggaran?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 16:49 WIB

Alami Pelecehan Saat Manggung, Wika Salim Spontan Getok Penonton Pakai Mic

Alami Pelecehan Saat Manggung, Wika Salim Spontan Getok Penonton Pakai Mic

Entertainment | Kamis, 24 Juli 2025 | 16:22 WIB

Terkini

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB