IHSG Diprediksi Mampu Bertahan Meski Tertekan Aksi Jual Asing

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 31 Juli 2025 | 07:34 WIB
IHSG Diprediksi Mampu Bertahan Meski Tertekan Aksi Jual Asing
Pemantauan IHSG di BEI [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi mengalami technical rebound meski pada perdagangan Rabu (30/7/2025) kemarin ditutup turun 0,89%, disertai dengan net sell asing yang cukup besar, mencapai sekitar Rp1,02 triliun. Saham-saham perbankan besar menjadi sasaran utama jual bersih asing, termasuk BBCA, BMRI, PGEO, BBRI, dan BBNI.

Kajian BNI Sekuritas pada pagi ini memprediksi, IHSG mampu mengalami technical rebound. Level support IHSG diperkirakan berada di rentang 7480-7520, sedangkan level resist berada di 7580-7620.

Sementara, pergerakan pasar saham global kembali menunjukkan volatilitas pada Rabu (30/7). Wall Street mayoritas ditutup melemah setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengisyaratkan bahwa bank sentral belum siap memangkas suku bunga. Sementara itu, bursa Asia bergerak bervariasi karena investor menunggu kepastian dari perundingan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed.

Wall Street Terbebani Sinyal Higher-for-Longer dari The Fed

Pada perdagangan Rabu (30/7), indeks-indeks utama di Wall Street mayoritas ditutup melemah. Indeks S&P 500 turun 0,12%, dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,38%. Hanya Nasdaq Composite yang berhasil naik tipis 0,15%.

Pelemahan ini dipicu oleh pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang mengisyaratkan bahwa bank sentral belum siap memangkas suku bunga. Keputusan ini muncul di tengah evaluasi dampak potensial dari tarif impor yang lebih tinggi oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump terhadap inflasi. The Fed sendiri memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,25-4,5%, meskipun ada tekanan dari Presiden Trump yang mendesak pemangkasan agresif.

Dalam konferensi persnya, Powell menegaskan bahwa The Fed "belum memutuskan apapun soal September" terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga. "Kami akan melihat seluruh data ekonomi sebelum mengambil sikap," kata Powell. Ia juga menyoroti pengamatan The Fed terhadap potensi dampak tarif terhadap inflasi. “Kewajiban kami adalah menjaga ekspektasi inflasi jangka panjang tetap terkendali dan mencegah lonjakan harga sekali waktu berubah menjadi masalah inflasi yang berkelanjutan,” ujarnya, menandakan fokus The Fed pada stabilitas harga di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan.

Bursa Asia Bervariasi di Tengah Penantian Kepastian Global

Di kawasan Asia-Pasifik, bursa saham menunjukkan pergerakan yang beragam pada perdagangan Rabu (30/7). Investor cenderung bersikap hati-hati, menanti hasil perundingan dagang antara AS dan Tiongkok, serta mencermati pengumuman kebijakan suku bunga The Fed yang baru saja dirilis.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun tipis 0,05%, sementara indeks Topix berhasil naik 0,40%. Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,74%, meski Kosdaq melemah 0,10%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,59%, dan Taiex Taiwan juga menguat 1,12%. Namun, Hang Seng Hong Kong tercatat turun cukup signifikan sebesar 1,36%. Di Asia Tenggara, FTSE Straits Times turun 0,24% dan FTSE Malay KLCI naik tipis 0,04%.

Berikut adalah beberapa ide perdagangan (trading idea) IHSG untuk hari ini yang mungkin menarik perhatian investor:

WIFI: Spec Buy dengan area beli di 2800-2870, cutloss di bawah 2800. Target dekat di 2970-3000.
CUAN: Spec Buy dengan area beli di 1560-1570, cutloss di bawah 1545. Target dekat di 1590-1620.
BKSL: Spec Buy dengan area beli di 148-152, cutloss di bawah 146. Target dekat di 158-167.
DEWA: Spec Buy dengan area beli di 226-232, cutloss di bawah 226. Target dekat di 236-250.
SSIA: Spec Buy dengan area beli di 2670-2700, cutloss di bawah 2610. Target dekat di 2750-2800.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja BBRI Q2 2025: Laba, Kredit Tumbuh Moderat dan Laporan LDR

Kinerja BBRI Q2 2025: Laba, Kredit Tumbuh Moderat dan Laporan LDR

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 06:58 WIB

Ada Apa dengan CDIA, Kok Harga Saham Bisa Ambrol 9 Persen

Ada Apa dengan CDIA, Kok Harga Saham Bisa Ambrol 9 Persen

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:49 WIB

Literasi Keuangan Digenjot, Remaja Rentan Jadi Korban Investasi Saham Abal-abal

Literasi Keuangan Digenjot, Remaja Rentan Jadi Korban Investasi Saham Abal-abal

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 17:51 WIB

IHSG Akhirnya Ambruk di Perdagangan Sore Ini, CDIA Merosot Tajam

IHSG Akhirnya Ambruk di Perdagangan Sore Ini, CDIA Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 17:01 WIB

Laba Ultrajaya (ULTJ) Anjlok, Penjualan Susut! Ada Apa dengan Si Raja Susu di Semester I 2025?

Laba Ultrajaya (ULTJ) Anjlok, Penjualan Susut! Ada Apa dengan Si Raja Susu di Semester I 2025?

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 15:27 WIB

Cara Main Saham untuk Pemula: Ubah Mindset dari 'Main-Main' Jadi 'Cuan-Cuan'

Cara Main Saham untuk Pemula: Ubah Mindset dari 'Main-Main' Jadi 'Cuan-Cuan'

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 19:30 WIB

Terkini

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:02 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:17 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:32 WIB

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:00 WIB

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:27 WIB

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:10 WIB

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:56 WIB