Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Resmi Tutup Operasional, Jetstar Asia PHK 500 Karyawan

Dwi Bowo Raharjo, Rina Anggraeni

Senin, 04 Agustus 2025 | 11:13 WIB
Resmi Tutup Operasional, Jetstar Asia PHK 500 Karyawan
Ilustrasi PHK di jetstar. (Ist)

Suara.com - Maskapai penerbangan berbiaya rendah yang berbasis di Singapura, Jetstar Asia, akhirnya menutup resmi operasional sejak 31 Juli. Hal ini sebagai bagian dari "restrukturisasi strategis" oleh perusahaan induknya, maskapai penerbangan nasional Australia, Qantas.

Dilansir Business Time, lebih dari 500 karyawan Jet Star di Singapura akan dirumahkan akibat penutupan tersebut.

Maskapai ini memberikan jaminan bahwa mereka akan menawarkan berbagai dukungan, termasuk tunjangan pemutusan hubungan kerja dan kesempatan kerja, baik di dalam Qantas Group maupun di tempat lain.

Jetstar Asia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada 11 Juni bahwa mereka akan terus mengoperasikan penerbangan dari Singapura selama tujuh minggu ke depan, dengan jadwal yang semakin berkurang hingga hari terakhir operasinya pada 31 Juli.

Qantas menyatakan 16 rute intra-Asia akan terdampak penutupan Jetstar Asia, tanpa perubahan pada layanan Jetstar Airways (JQ) dan Jetstar Japan (GK) ke Asia.

Layanan internasional Jetstar Airways dari dan ke Australia juga tidak akan berubah.

Jetstar Asia terbang ke pusat-pusat utama di Asia Tenggara seperti Bangkok, Manila, Jakarta, dan Kuala Lumpur, serta tempat-tempat lain seperti Bali, Surabaya, dan Kolombo di Sri Lanka.

Maskapai ini mengoperasikan sekitar 180 layanan mingguan di Bandara Changi dan mengangkut sekitar 2,3 juta penumpang pada tahun 2024, yang mencakup sekitar 3 persen dari total lalu lintas bandara.

Ilustrasi pesawat hilang kontak dan terjatuh di laut. ANTARA/Shutterstock/am.
Ilustrasi pesawat. (ANTARA/Shutterstock).

Sedangkan, pelanggan dengan pemesanan yang terdampak oleh pengumuman ini akan dihubungi secara langsung, dengan pilihan pengembalian dana tunai penuh atau penerbangan alternatif jika memungkinkan.

baca juga

Maskapai berbiaya rendah ini, yang beroperasi di Terminal 4 Bandara Changi, telah menyiapkan halaman web khusus berisi informasi bagi pelanggannya, dan halaman Peringatan Perjalanannya akan diperbarui secara berkala dengan saran terbaru.

Perusahaan telah mengalami kerugian keuangan selama beberapa tahun, menurut catatan Otoritas Akuntansi dan Regulasi Perusahaan.

Sementara itu, maskapai ini merugi 165,4 juta dolar AS pada tahun keuangan yang berakhir pada 30 Juni 2021. Lalu, 37,2 juta dolar AS pada tahun keuangan berikutnya, selama pandemi Covid-19.

Maskapai ini berhasil meraup laba 12,5 juta dolar AS pada tahun 2023, tetapi kembali merugi dengan kerugian 7,1 juta dilar AS dalam 12 bulan yang berakhir pada Juni 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reino Barack Ungkap Rutinitas Syahrini di Singapura: Bangun Jam 4 Pagi dan Salat Tahajud

Reino Barack Ungkap Rutinitas Syahrini di Singapura: Bangun Jam 4 Pagi dan Salat Tahajud

Entertainment | Senin, 04 Agustus 2025 | 10:15 WIB

Setia dengan Klub Vietnam, Mano Polking Tolak Latih Timnas Singapura

Setia dengan Klub Vietnam, Mano Polking Tolak Latih Timnas Singapura

Bola | Senin, 04 Agustus 2025 | 08:25 WIB

Tarif Trump 19% Berlaku 7 Agustus, RI & Thailand Kena 'Diskon' Sama, Singapura Paling Murah!

Tarif Trump 19% Berlaku 7 Agustus, RI & Thailand Kena 'Diskon' Sama, Singapura Paling Murah!

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:59 WIB

Singapura Cari Cuan dari Pajak Karbon di Sektor Penerbangan, Harga Tiket Pesawat Siap-siap Naik

Singapura Cari Cuan dari Pajak Karbon di Sektor Penerbangan, Harga Tiket Pesawat Siap-siap Naik

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 17:20 WIB

Penyamaran Terbongkar! 2 Bumil Akting jadi Ortu Demi Jual Bayi-bayi Indonesia ke Singapura

Penyamaran Terbongkar! 2 Bumil Akting jadi Ortu Demi Jual Bayi-bayi Indonesia ke Singapura

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:21 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB