Emas Antam Terus-terusan Naik, Harganya Kini Rp 1.959.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 05 Agustus 2025 | 08:48 WIB
Emas Antam Terus-terusan Naik, Harganya Kini Rp 1.959.000 per Gram
Pramuniaga menunjukkan emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 5 Agustus 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.959.000 per gram.

Harga emas Antam melompat tinggi sebesar Rp 13.000 dibandingkan hari Senin, 4 Agustus 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.805.000 per gram.

Harga buyback itu juga melonjak Rp 13.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.029.500
  • Emas 1 Gram Rp 1.959.000
  • Emas 2 gram Rp 3.858.000
  • Emas 3 gram Rp 5.762.000
  • Emas 5 gram Rp 9.570.000
  • Emas 10 gram Rp 19.085.000
  • Emas 25 gram Rp 47.587.000
  • Emas 50 gram Rp 95.095.000
  • Emas 100 gram Rp 190.112.000
  • Emas 250 gram Rp 475.015.000
  • Emas 500 gram Rp 949.820.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.899.600.000

Harga Emas Dunia Lanjutkan Kenaikan

Harga emas dunia melanjutkan reli untuk hari ketiga berturut-turut pada Senin (4/8/2025), seiring meningkatnya harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS. Sentimen ini muncul setelah serangkaian data ekonomi yang dirilis pekan lalu menunjukkan pelemahan di pasar tenaga kerja AS.

Seperti dilansir Reuters, harga emas spot naik 0,3 persen menjadi USD 3.372,15 per ons, mencapai level tertingginya sejak 24 Juli. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup menguat lebih tajam, naik 0,8 persen ke level USD 3.426,4 per ons.

"Peluang penurunan suku bunga di bulan September kini semakin kuat, dan bahkan lebih kuat lagi untuk penurunan suku bunga berikutnya di bulan Desember. Hal itu, ditambah dengan hambatan inflasi, menurut saya cukup bullish untuk emas," ujar Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Data ketenagakerjaan AS menunjukkan pelemahan signifikan pada bulan Juli, di mana pertumbuhan lapangan kerja berada di bawah ekspektasi. Lebih lanjut, data penggajian nonpertanian (NFP) untuk dua bulan sebelumnya direvisi turun sebesar 258.000, menandakan penurunan tajam dalam kondisi pasar tenaga kerja.

Di sisi lain, inflasi berbasis Personal Consumption Expenditures (PCE) yang menjadi tolok ukur utama The Fed tercatat naik 0,3 persen pada Juni, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 0,2 persen. Kenaikan ini sebagian dipicu oleh efek tarif baru yang mulai mendongkrak harga barang-barang tertentu.

Berdasarkan alat pemantau CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada bulan September kini mencapai 87,8 persen, meningkat signifikan dari 63% pada pekan sebelumnya.

Dalam situasi suku bunga rendah, emas umumnya menjadi aset yang lebih menarik karena tidak memberikan imbal hasil bunga, dan secara historis juga dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Sementara itu, kebijakan tarif kembali menjadi sorotan. Presiden AS Donald Trump, dalam perintah eksekutif terbaru, menetapkan tarif baru atas sejumlah negara: 35 persen untuk Kanada, 50 persen untuk Brasil, 25 persen untuk India, 20 persen untuk Taiwan, dan 39 persen untuk Swiss. Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer menyampaikan bahwa tarif-tarif tersebut diperkirakan akan tetap diberlakukan sebagai bagian dari strategi negosiasi dagang AS yang sedang berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Hari Ini Dibanderol Rp 1.946.000 per Gram

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Hari Ini Dibanderol Rp 1.946.000 per Gram

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 09:38 WIB

Buruan Borong! Harga Emas Antam Lagi 'Diskon' Hari Ini

Buruan Borong! Harga Emas Antam Lagi 'Diskon' Hari Ini

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 10:43 WIB

Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp 1.901.000 per Gram

Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp 1.901.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB