Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Pemerintah Targetkan Merauke Jadi Penghasil Bioetanol di 2027

Achmad Fauzi

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 18:34 WIB
Pemerintah Targetkan Merauke Jadi Penghasil Bioetanol di 2027
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, membeberkan pemerintah tengah memuluskan rencana pembangunan pabrik Bioetanol di Merauke, Papua Selatan.

Ia menuturkan, pabrik Bioetanol ini akan memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Pemerintah pun mengebut rencana proyek tersebut.

"Jadi, yang ini dalam minggu ini kita lagi fokus untuk menyiapkan ini, pabrik biodiesel untuk kebutuhan di dalam negeri. Jadi, untuk biodiesel ini kita akan ada percepatan pembangunan, itu khususnya di Merauke, Papua Selatan," ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Ilustrasi bioetanol. [Ist]
Ilustrasi bioetanol. [Ist]

Pembangunan proyek tersebut, lanjutnya, ditargetkan bisa selesai pada tahun 2027. Saat ini, pemerintah juga tengah berbicara intens dengan pemangku kepentingan lain untuk mencapai target itu.

Sayangnya, Yuliot tak merinci nilai proyek dan siapa sosok yang akan menggarap proyek prestisius itu.

"Jadi, kita harapkan tahun 2027 sudah akan berproduksi biodiesel yang ada di Merauke, Papua Selatan. Jadi, ini kita lagi konsolidasikan," ucapnya.

Sebelumnya, Penggunaan bensin di era Pemerintahan Prabowo Subianto tampaknya tak akan digunakan lagi. Pasalnya, pemerintah berencana mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan produk minyak untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) ke bioetanol.

Rencana ini diutarakan Luhut Binsar Pandjaitan dalam postingannya di akun Instagram pribadinya.

Luhut beralasan penggunaan bensin lebih banyak dampak negatifnya dibandingkan bioetanol yang jauh lebih ramah lingkungan.

Menurut Luhut, bioetanol digunakan untuk mengurangi polusi dan memiliki kandungan sulfur yang jauh lebih rendah daripada bensin.

"Kita kan sekarang berencana ini mau mendorong segera bioetanol masuk menggantikan bensin. Supaya polusi udara ini juga bisa dikurangin cepat. Karena sulfur yang ini kan hampir 500 ppm. Kita mau sulfurnya itu 50 ppm," kata Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Bahan Bakar B50 Siap Dipakai 2026

Siap-siap! Bahan Bakar B50 Siap Dipakai 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:55 WIB

Jumlah Sumur Rakyat Makin Bertambah Capai 33.000, Pertamina Jadi 'Stanby Buyer'

Jumlah Sumur Rakyat Makin Bertambah Capai 33.000, Pertamina Jadi 'Stanby Buyer'

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:59 WIB

ESDM Sebut Ada Perusahaan Rusia Kepincut Investasi di Sektor Minerba

ESDM Sebut Ada Perusahaan Rusia Kepincut Investasi di Sektor Minerba

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 08:56 WIB

Terkini

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:10 WIB

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 21:55 WIB

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:52 WIB

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:45 WIB

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:42 WIB

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:32 WIB

Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju

Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:26 WIB

OJK Siapkan Tiga Kebijakan Strategis, Dorong Tokenisasi Aset dan Stablecoin Nasional

OJK Siapkan Tiga Kebijakan Strategis, Dorong Tokenisasi Aset dan Stablecoin Nasional

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB