Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Sri Mulyani Jualan Surat Utang di Australia: Laris Manis Diserbu Investor

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 14:27 WIB
Sri Mulyani Jualan Surat Utang di Australia: Laris Manis Diserbu Investor
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Suara.com/Alvian Winanto

Suara.com - Indonesia berhasil menerbitkan Kangaroo Bond perdananya, yaitu surat utang negara (SUN) berdenominasi dolar Australia, dengan hasil yang luar biasa. Penawaran yang dibuka hanya dalam satu hari ludes diserbu investor hingga 10 kali lipat dari target, atau oversubscribed!

"Tingginya minat investor global termasuk investor domestik Australia ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi dan kredibilitas pengelolaan fiskal Indonesia," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan resminya di Jakarta dikutip Sabtu (9/8/2025).

Kangaroo Bond perdana ini dibuka pada 7 Agustus 2025 dengan dua seri, yaitu:

  1. Seri RIAUD0830 (tenor 5 tahun) senilai 500 juta dolar Australia (sekitar Rp5,3 triliun).
  2. Seri RIAUD0835 (tenor 10 tahun) senilai 300 juta dolar Australia (sekitar Rp3,18 triliun).

Total orderbook yang masuk mencapai sekitar 8 miliar dolar Australia atau setara Rp84,8 triliun, jauh melampaui target penerbitan yang hanya 800 juta dolar Australia.

Permintaan yang membludak ini memungkinkan pemerintah menetapkan tingkat imbal hasil (yield) akhir yang jauh lebih kompetitif.

  1. Yield seri RIAUD0830 turun 25 basis poin menjadi 4,427%.
  2. Yield seri RIAUD0835 turun 30 basis poin menjadi 5,380%.

Penurunan yield ini menunjukkan bahwa investor bersedia menerima imbal hasil yang lebih rendah karena yakin dengan prospek investasi pada surat utang Indonesia.

Sri Mulyani menegaskan bahwa penerbitan ini adalah langkah strategis untuk diversifikasi pembiayaan APBN dan memperluas basis investor global. Ini juga menjadi milestone peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia.

Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmers, menyambut baik obligasi ini dan menyebutnya sebagai contoh kemitraan ekonomi yang solid. "Kami sangat senang melihat betapa cepat dan antusiasnya pasar dalam merespons obligasi Australian Dollar pertama dari pemerintah Indonesia," kata Jim Chalmers.

Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk pembiayaan APBN 2025. Kangaroo Bond ini berhasil memperoleh peringkat yang solid, yaitu Baa2 dari Moody's, BBB dari Standard & Poor's, dan BBB dari Fitch. Transaksi bersejarah ini difasilitasi oleh ANZ, Standard Chartered Bank, dan UBS Bank sebagai Joint Lead Managers.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Sri Mulyani Meningkat Tajam, Jadi Sorotan di Tengah Kenaikan Pajak

Harta Sri Mulyani Meningkat Tajam, Jadi Sorotan di Tengah Kenaikan Pajak

Video | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Sri Mulyani Buka Opsi Gaji Guru Tak Ditanggung Negara, Ekonom: Pernyataan Tak Bermoral

Sri Mulyani Buka Opsi Gaji Guru Tak Ditanggung Negara, Ekonom: Pernyataan Tak Bermoral

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 18:45 WIB

Sri Mulyani Sentil Gaji Guru Rendah: Pajak Rakyat Buat Apa?

Sri Mulyani Sentil Gaji Guru Rendah: Pajak Rakyat Buat Apa?

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:15 WIB

Terkini

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:26 WIB

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:37 WIB

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:28 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:22 WIB